Simulasi Sistem Penanganan Di Lapangan Peti Kemas

Articlewith22 Reads
Source: OAI

    Abstract

    Salah satu faktor yang mempengaruhi efektifitas dan efisiensi sistem transportasi laut adalah pengemasan
    barang sebelum pendistribusian, dimana sistem pengemasan yang banyak dipergunakan pada saat ini
    adalah berupa peti kemas. Seiring dengan perkembangan industri, arus barang dengan peti kemas juga
    akan meningkat dengan pesat sehingga dibutuhkan suatu proses penanganan peti kemas yang baik agar
    lapangan penumpukan peti kemas beserta peralatan penanganan peti kemas dapat dimanfaatkan secara
    optimal.
    Peralatan penanganan peti kemas yang ditinjau dalam penelitian ini adalah Container-Crane, Tractor-
    Trailer, dan Rubber-Tyred Gantry-Crane. Simulasi sistem penanganan peti kemas dilakukan dengan
    bantuan perangkat lunak Microsoft Excel pada suatu lapangan penumpukan peti kemas yang
    direncanakan memiliki 2.838 ground slots.
    Berdasarkan hasil simulasi dapat disimpulkan bahwa total jumlah peralatan penanganan peti kemas yang
    dibutuhkan pada tahun 2010 dan 2015, agar arus peti kemas dapat ditangani dalam waktu kurang dari 1
    hari adalah sebanyak 6 unit Container-Crane, 12 unit Tractor-Trailer, dan 15 unit Rubber-Tyred Gantry-
    Crane. Sedangkan waktu kerja total yang dibutuhkan untuk melakukan proses bongkar dan muat peti
    kemas pada arus puncak adalah selama 2 shift @ 8 jam pada tahun 2010 serta 3 shift @ 8 jam pada
    tahun 2015.