ChapterPDF Available

kekerasan dalam Rumah Tangga di Banda Aceh & Aceh Besar Strategi Ibterfensi Komunitas Sebagai Upaya Pencegahan Intensitas & Eskalasi (book chapter 2009)

Authors:

Abstract

UU PKDRT yang hampir 4 (empat) tahun diundangkan sebenarnya dapat dijadikan sebagai alat untuk menguji apakah kasus-kasus KDRT dapat diminimalisir atau bahkan tidak terjadi lagi lagi korban kekerasan dalam rumah tangga. Namun demikian disadari sepenuhnya suatu kajian yang bertujuan untuk memajukan hak asasi perempuan dan keadilan gender ketika disosialisasikan haruslah sangat hati-hati. Hal ini karena ketika masuknya instrumen hukum publik ke dalam lingkup privat/domestik dan masuk ke dalam arena sosial kehidupan masyarakat yang tadinya dianggap sangat tabu dan arena tersebut telah dipenuhi terlebih dahulu dengan berbagai aturan yang telah ada sebelumnya yang juga memiliki aturan tersendiri yang bahkan memiliki memiliki sanksi, maka biasanya terjadi penokan-penolakan dari masyarakat tersebut. Aturan dan sanksi tersebut dapat bersumber dari interpretasi agama, adat, kebiasaan-kebiasaan atau pengaruh dari perkembangan global. Artinya persepsi masyarakat terhadap penerapan, pelaksananaan, penegakan atau penerimaan terhadap UU PKDRT ini, tidak bekerja di ruang kosong dan hampa, dia akan berbenturan, berpengaruh dan mengadopsi antara berbagai aturan-aturan yang telah lebih dulu muncul dalam kehidupan masyarakat di Indonesia. Khususnya di Provinsi Aceh, aturan yang hidup dalam masyarakat terkait erat dengan budayanya. Di Aceh digambarkan bahwa budayanya seperti ”Adat ngon agama lagee zat ngon sifeut”. Artinya cerminan agama Islam tergambar dalam budaya orang Aceh dalam kehidupan sosialnya. Tentu saja kata-kata bijak tersebut perlu diuji kebenarannya secara empiris dan faktual dalam kondisi real, karena ternyata data-data tentang korban KDRT bertambah dari tahun ke tahun di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Di Banda Aceh sendiri angka perceraian dari tahun ke tahun terjadi peningkatan terhadap perkara yang masuk dan yang diputuskan sebagaian besar adalah cerai gugat. Karena terjadi peningkatan intensitas dan eskalasi terjadinya KDRT dan sebagaian besar korbannya adalah perempuan di Banda Aceh dan Aceh Besar, oleh karena itu penelitian ini penting untuk dilakukan di kedua wilayah tersebut. Sekaligus ingin mengetahui strategi dan intervensi upaya pencegahan KDRT dan ketersediaaan fasilitas layanan pendukung KDRT yang disediakan oleh pihak pemerintah dan segenap komunitas setelah hadirnya UU PKDRT No. 23 Tahun 2004. Berdasarkan data yang telah diuraikan maka penelitian ini memfokuskan pada masalah bagaimanakah pemahaman masyarakat Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ? Bagaimanakah strategi-strategi intervensi komunitas untuk mencegah intensitas dan eskalasi KDRT yang berbasis pada sumberdaya lokal dan kekuatan masyarakat ? Sejauhmana telah terjadi ekskalasi dan intensitas KDRT di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh ? Bagaimana sistem pendukung dan layanan yang dibutuhkan untuk menangani kasus KDRT dan apakah sistem tersebut telah bekerja dengan baik?
c},-,f
PEREMPUAN
1"
0
'
DALAM
MASYARAKAT
ACEH:
I
Mema.hami Beberapa Persoalan Kekinian
\ S 8
LOGICA
Diterbitkan
Atas
Kerja
Sama:
.}
Aceh
..
R'earch
M
hlstrallan
Government
,
AusAID
lnltlatlw
iWJRR§e
Edit
or
: Eka
Srimulyani,
Ph.D
In
a
yatillab,
M.Ag
10
PEREMPUAN
DALAM
MASYARAKAT
ACEH
Perempuan
dala1n
Masyarakat Acch: Memahami Bcbcrapa
Pcrsoalan
K
ki
.
CLOGICA-ARTI 2009 e
tUan
cetakan pertama, September
2009
xxiv
+
247
hlm.;
15
cm
x
21
cm
ISBN:
978-602-95119-3-2
hak
cipta dilindungi undang-undang
dilarang mereproduksi sebagian atau seluruh
isi
buku
ini
.dalam bentuk dan tujuan apapun tanpa izin tertulis dari penerbit
penerbitan
ini
terlaksana
atas
kerjasama:
LOGICA
ARTI
PUSLIT
IAIN
AR-RANIRY
PSW
IAIN
AR-RANIRY
PSG
UNSYIAH
dicetak oleh:
bandar publishing
Jl.
Utama Rukoh
Lr.
T Daud
Silang
No.5
Desa
Rukoh
Darussalam,
Banda
Aceh
Mobile: +62 8126999020,
E-mail:
bandar.publishin
g@gm
ail
.
com
editor:
Eka
Srimulyani,
Ph.D dan
Inayatillah,
M.
Ag
editor
bahasa:
Sehat Ihsan Shadiqin,
M.Ag
LukmanEmha
Husaini Nurdin
desain sampul:
Jabbar
Sabil
tata letak:
Kojax
foto sampul:
Fakhruddin
\
~"OJIUM~~T
kB\.
Mowwl
8EBE1un
~
K£l<INlAN
PfflmPSSD
du
Pmealaa
Kekttasu
Bib
~ :
~
cl-en..._~
dwm
Rumah
Tangga
di
Banda
Acch
clan
A
· l _
_c_
_ _ :
v.
,
~ .
-L
ceh
Bc:su:
Strattgt
nu
:u~
1'.0IDUnttJ.S
JCDagai
U
pa
ya
Penc~
lntmSiu.s
dan
Esktla
si
-
101
04:
Jlf'i
Ir~
R.:hoJX
Bib\ 1
~
cbn
Proses
Perdamaian
di
Aceh:
Realitas
Korban
~Scksual-123
OJrk
Z11
l
rida
h
Djel,IIT
dkk..
PH-empuan
du
Pffsoalan
Hakum
&h
\
11
Perempw.n
dan
Penegak:an
Hul'1J.[I};
Studi
Mengenai
Perspektif
-\plrmir
Pt:neg.lk
Hukum
di
Kabupaten
Aceh
U
tara
-
147
OJdr
X
tZllda
,
4-aio
&h
Y
III
~lbh
Sim:
Falmr
clan
Dampaknya
terhadap
Perempuan
-
177
Oldr
EnriJa
Da
i
Pe.rempuan
du
Kepemimpinan
dalam
Institusi (
Pendidikan
]
Bah
IX
~perniropinan Perempuan
dalam
Lembaga
Pendidikan
Tmggi
di Banda
Ac.eh:
Pduang
clan
T
antangan
(Studi
Analisis
di
IAIN
Ar-R2Iliry
)
-193
BahX
Olth
:
I~
~[eogaoalisa
Kepemimpinan Perempuan
dalam
Pesantren
clan
Dayah-211
0
/dJ:
Ek.a
S
riMtt!Ja,,i
DafbrPastak•
-22
7
ladeks-241
'D
qft
ar
Istilali
dan
Singfutan
Achieved
Advokasi
AIDS
AKI
A5EAN
Behan domestik
BRR
Burong
: Status seseorang akan berubah sesuai dengan
usaha yang dia lakukan.
: U paya pendekatan terhadap orang lain yang
dianggap mempunyai pengaruh terhadap
keberhasilan suatu program atau kegiatan yang
dilaksanakan.Oleh karena itu yang menjadi
sasaran advokasi adalah para pemimpin atau
pengambil kebijakan
(policy
makers)
atau pembuat
keputusan
(decision
makers)
baik di institusi
pemerintah maupun
swa~ta
.
:
Acquired
Immune
Deficiency
Syndrome.
: Angka Kematian lbu, sering dijadikan
df!
.sar
untuk mengukur tingkat kesehatan masyarakat.
:
Association
of
S
outheastAsian
Nation,
a tau persatuan
negera-negara di kawasan Asia Tenggara.
: Behan kerja yang berkaitan dengan urusan rumah
tangga.
: Badan Rehabilitasi
clan
Rekonstruksi.
: Makhluk ghaib yang dalam kepercayaan
masyarakat Aceh dianggap dapat mengganggu
atau mencelakai orang yang hidup karena berbuat
salah kepadanya.
~ii
ResearchGate has not been able to resolve any citations for this publication.
  • A Buku-Buku Aceh Dalam Angka
A. BUKU-BUKU Aceh Dalam Angka, 2004. BAPPEDA Propinsi NAD, 2005. Gadis Arivia, (2003) Filsafat Perspektif Feminis, YJP, Jakarta.
Mengeser Konsepsi Gender dan Transformasi Sosial, Pustaka Pelajar
  • Mansour Faqih
Mansour Faqih (1996), Mengeser Konsepsi Gender dan Transformasi Sosial, Pustaka Pelajar, Yogyakarta. Nursyahbani Katjasungkana dan Mumtahanah, (2002), Kasus-kasus Hukum Kekerasan Terhadap Perempuan, LBH Apik, Jakarta.
Optional Protokol Terhadap Konvensi penghapusan segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan, Mitra Perempuan
  • Rita Serena Kolibonso
Rita Serena Kolibonso (2001), Optional Protokol Terhadap Konvensi penghapusan segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan, Mitra Perempuan, Jakarta.
Metode Penelitian Survei. Edisi ke-2, Yogyayakarta, Pusat Penelitian dan Studi Kependudukan
  • Masri Singarimbun
  • Dan Sofian
  • Efendi
Singarimbun, Masri dan Sofian Efendi (ed), (1989), Metode Penelitian Survei. Edisi ke-2, Yogyayakarta, Pusat Penelitian dan Studi Kependudukan, Universitas Gajah Mada. Seri Metodologi No. 6.
Perempuan di Persidangan: Pemantauan Peradilan Berperspektif Perempuan
  • L I Sulistyowati Irianto Dan
  • Nurtjahyo
Sulistyowati Irianto dan L.I. Nurtjahyo (2006), Perempuan di Persidangan: Pemantauan Peradilan Berperspektif Perempuan, Obor, Jakarta.
Tentang Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan atau The Convention on The Elimination of All Forms of Discrimination against Women
  • Republik Indonesia
  • No
Republik Indonesia, UU No. 7 Tahun 1984 Tentang Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan atau The Convention on The Elimination of All Forms of Discrimination against Women-CEDAW.
Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
  • Republik Indonesia
Republik Indonesia, Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
  • Republik Indonesia
Republik Indonesia, Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
Undang-undang Nomor 11 Tahun
  • Republik Indonesia
Republik Indonesia, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh.
Assesment of Child Abuse, Exploitation and Trafficking in NAD Province and Nias After Tsunami, dilaksanakan oleh Tim Peneliti PSG Unsyiah dibantu sepenuhnya oleh Emmy LS
  • D Hasil Penelitian Unicef
D. HASIL PENELITIAN Unicef (2006), Assesment of Child Abuse, Exploitation and Trafficking in NAD Province and Nias After Tsunami, dilaksanakan oleh Tim Peneliti PSG Unsyiah dibantu sepenuhnya oleh Emmy LS, Retno dan Rino Antarini.