PresentationPDF Available

SLIDES: Metakaidah dalam Jagat Hukum Indonesia

Authors:

Abstract

Slides ini merupakan materi untuk pemantik diskusi yang dibawakan dalam acara kuliah umum di Fakultas Hukum Universitas Pancasila Jakarta, tanggal 20 April 2022. Tujuan dari kuliah umum tersebut adalah untuk memberi pemahaman bersama tentang hakikat pembelajaran ilmu hukum [dogmatis] yang lebih luas daripada sekadar pembacaan teks secara gramatikal; dan menekankan arti penting untuk memberi perhatian pada pembelajaran metakaidah dalam pembelajaran ilmu hukum sebagai langkah awal memasuki arena teori hukum.
Materi Pemantik Diskusi
Shidarta
Tujuan diskusi ini:
Memberi pemahaman bersama tentang hakikat pembelajaran ilmu
hukum [dogmatis] yang lebih luas daripada sekadar pembacaan teks
secara gramatikal.
Menekankan arti penting untuk memberi perhatian pada
pembelajaran metakaidah dalam pembelajaran ilmu hukum sebagai
langkah awal memasuki arena teori hukum.
Shidarta, 2011
Proposisi (dalil;asas)
Konsep & Konstruk
à
terma
Teorem (general proposition); postulat; doktrin
Ilmu hukum
Area yang mungkin
dihuni sistem hukum positif
J.J.H. Bruggink
Hukum Positif
Ilmu Hukum
Teo ri Hu ku m
Filsafat Hukum
Teor i Te o r i Te o ri
Meta-teori
(teori tentang teori-teori hukum)
Meta-teori
(teori tentang ilmu-ilmu hukum)
Meta-meta teori
(teori tentang meta-teori)
Ilmu hukum
Filsafat hukum
Teo ri hukum
Sources:
https://scholarshipfarm.com/bachelors-degree-in-architecture/
https://en.tempo.co/read/1407115/welcome-foreign-doctors /
https://seodigitalgroup.com/best-legal-keywords/
Peristiwa
konkret
A
Peristiwa
konkret
B
Peristiwa
konkret
C
empiri A
empiri B
empiri C
KAIDAH
The limits of my language means the limits of my world.
Ludwig Wittgenstein (1889-1951); Austrian philosopher
Bahasa menyajikan bukti terbaik bahwa hukum yang diterima oleh suatu komunitas adalah hal yang ditoleransi dan bukan
aturan yang disetujui secara bebas oleh semua orang.
Language furnishes the best proof that a law accepted by a community
is a thing that is tolerated and not a rule to which all freely consent.
Batas dari bahasaku berarti ujung dari duniaku.
Ferdinand de Saussure (1857-1913); Swiss linguist, semiotician, philosopher
The ultimate law of language is, dare we say, that nothing can ever reside
in a single term. This is a direct consequence of the fact that linguistic
signs are unrelated to what they designate and that, therefore, 'a' cannot
designate anything without the the aid of 'b' and vice versa, or, in other
words, that both have value only by the difference between them.
Berani kami katakan bahwa hukum tertinggi daribahasa adalah bahwa tidak ada yang bisa
menetap di dalam satu istilah. Ini adalah akibat langsung dari fakta bahwa tanda-tanda linguistik
tidak terkait dengan apa yang mereka tunjukkan dan oleh karena itu, 'a' tidak dapat menunjuk apa
pun tanpa bantuan 'b' dan sebaliknya, atau, dengan kata lain, keduanya memiliki nilai. hanya
dengan perbedaan di antara mereka.
Ferdinand de Saussure
https://www.gridoto.com/
Satuan Bahasa terkecil:
TANDA
Simbol hukum
Ikon hukum
Indeks hukum
(sign)
Apa yang ingin dikatakan
dari TANDA ini?
Peraturan Menteri Perhubungan
Nomor PM 59 Tahun 2020
tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan
Kaidah
(norma)
PERILAKU KONKRET
(OBSERVABLE BEHAVIOUR)
KAIDAH
PERILAKU
=
KAIDAH PRIMER
Empat Unsur Norma
1. Subjek norma (normadressaat)
Pihak yang terkena sasaran untuk melaksanakan norma itu.
2. Modus dari perilaku (modus van behoren) = operator norma
Sifat norma yang ditetapkan (perintah, larangan, izin, dispensasi)
3. Objek norma (normgedrag)
Rumusan perilaku yang diminta untuk dilaksanakan.
4. Kondisi norma (normcondities)
Kondisi yang dipersyaratkan
(termsuk kapan & di mana perilaku itu dilaksanakan)
P L
I D
Implikasi
(subalternasi)
Kontraris
Subkontraris
Kontradiktori Implikasi
(subalternasi)
Barangsiapa
Setiap orang
Sekelompok
orang
SUBJEK NORMA
Pesepeda
yang
berkendara di jalan
OPERATOR
NORMA
dilarang
OBJEK NORMA
membiarkan
sepeda ditarik
-
dengan sengaja
-
oleh kendaraan bermotor
-
dengan kecepatan yang membahayakan keselamatan.
mengangkut
penumpang
-
kecuali sepeda dilengkapi dengan tempat duduk di
bagian belakang sepeda.
KONDISI NORMA
SEPEDA
konotasi / intensi
denotasi / ekstensi
Pasal 1 butir 1 Permenhub PM 59 Tah u n 2020
Bagaimana dengan ini?
Peraturan Menteri Perhubungan
Nomor PM 59 Tahun 2020
tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan
Normatif
legal remedies
1. Lex superior derogat legi inferiori
2. Lex posterior derogat legi priori
3. Lex specialis derogat legi generali
4. Res judicata pro veritate habetur
5. Lex dura sed tamen scripta
6. Die normative Kraft des Faktischen
1
1
22
3
4
56
NORMA PERILAKU
Norma Primer
Norma Sekunder
Norma
Sanksi
Norma
Definisi
Norma
Kewenangan
(adjudikasi)
Norma Penilaian
(asas-asas)
Norma
Perubahan
Norma
Pengakuan
(rekognisi)
= kaidah petunjuk (mana pilihan kaidah perilaku yang
lebih valid digunakan pada suatu kondisi tertentu.
Untuk menguji validitas suatu norma dalam sistem hukum itu.*
= kaidah utk mengubah norma
PUBLIK PRIVAT
Contoh
Kewenangan:
-legislasi
-yudikatif
-eksekutif
Contoh
Kewenangan:
-prosedur
-kualifikasi (syarat)
*)
..to say that a given rule is valid is to recognize
it as passing all the tests provided by the rule
of recognition and so as a rule of the system.
We can simply say that the statement
that a particular rule is valid means that
it satisfies all the criteria provided by
the rule of recognition
Pasal 104 KUHP
Makar dengan maksud membunuh presiden atau wakil presiden,
atau dengan maksud merampas kemerdekaan mereka atau
menjadikan mereka tidak mampu memerintah, diancam dengan
pidana mati atau pidana seumur hidup atau pidana selama waktu
tertentu, paling lama 20 (dua puluh) tahun.
KUIS SEDERHANA (penutup)
Terima Kasih
Beberapa materi terkait dipersilakan menyimak:
seri penalaran hukum, shidarta
ResearchGate has not been able to resolve any citations for this publication.
ResearchGate has not been able to resolve any references for this publication.