Conference Paper

Local Institutions and Social Capital for Agrotourism Development: A Case Study in Sanda Village, Tabanan-Bali

Authors:
To read the full-text of this research, you can request a copy directly from the authors.

No full-text available

Request Full-text Paper PDF

To read the full-text of this research,
you can request a copy directly from the authors.

ResearchGate has not been able to resolve any citations for this publication.
Article
Full-text available
Perkembangan pembangunan terutama di kota besar berdampak pada semakin berkurangnya lahan pertanian padi. Kondisi ini membuat generasi muda terutama yang tinggal di kota besar tidak mengenal proses usahatani padi yang berdampak pada sikap kurang menghargai pangan dan petani yang menghasilkannya. Dampak yang lebih mengkhawatirkan adalah semakin menurunnya minat generasi muda dalam pertanian. Saat ini di DIY berkembang agrowisata berbasis usahatani padi sawah tradisional dengan pelajar sebagai pangsa pasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi agrowisata berbasis usahatani padi sawah tradisional sebagai edukasi pertanian bagi generasi muda dan mengkaji manfaat sosial ekonominya bagi petani dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bersifat deskriptif, dan merupakan sebuah studi kasus di Desa Wisata Pentingsari. Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan cara wawancara mendalam ( de pth intreview ) dengan pengelola agrowisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa agrowisata berbasis usahatani padi sawah tradisional berpotensi untuk dikembangkan. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya wisatawan pelajar yang berkunjung untuk menikmati dan terlibat dalam pengolahan sawah (bajak sawah, tandur, maupun panen). Secara ekonomi, agrowisata berbasis usahatani padi sawah tradisional dapat meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat, sedangkan secara sosial budaya, agrowisata ini turut menjaga kelestarian dan kearifan lokal dalam pengelolaan usahatani padi sawah tradisional.
Kelembagaan Petani: Peran dan Strategi Pengembangan Kapasitasnya
  • S Anantanyu
Anantanyu, S.,"Kelembagaan Petani: Peran dan Strategi Pengembangan Kapasitasnya," SEPA Vol. 7 No. 2 : 102-109, 2011.
Perencanaan Ekowisata -Dari Teori ke Aplikasi
  • J Damanik
  • H F Weber
Damanik, J. dan H. F. Weber, Perencanaan Ekowisata -Dari Teori ke Aplikasi, Yogyakarta: Pusat Studi Pariwisata UGM, 2006.
Peran Modal Sosial dalam Pembangunan
  • Inayah
Inayah, "Peran Modal Sosial dalam Pembangunan," Jurnal Pembangunan Humaniora. Vol 12 No 1: 43-49, 2012.
Prosiding Patanas Evolusi Kelembagaan Pedesaan. Disunting oleh Effendi Pasandaran dkk
  • A Pakpahan
Pakpahan, A., "Kerangka Analitik untuk Penelitian Rekayasa Sosial: Perspektif Ekonomi Institusi," Prosiding Patanas Evolusi Kelembagaan Pedesaan. Disunting oleh Effendi Pasandaran dkk. Pusat Penelitian Agro Ekonomi. Bogor. Hal 1-18, 1989.
Tourism and Leisure in The Countryside
  • R Sharpley
Sharpley, R., Tourism and Leisure in The Countryside. Huntingdon UK: ELM Publications, 1997.
Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  • A J Strauss
  • Corbin
Strauss, A. dan J. Corbin, Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.
Agrowisata Meningkatkan Pendapatan Petani
  • Subowo
Subowo, "Agrowisata Meningkatkan Pendapatan Petani," Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Indonesia. Vol 24 No 1: 13-16, 2002.
Modal Sosial dan Pembangunan Wilayah
  • N U Vipriyanti
Vipriyanti, N. U., Modal Sosial dan Pembangunan Wilayah. Malang: Universitas Brawijaya Press, 2011.