BookPDF Available

Buku 1, Citra, Kualitas Produk dan Kepuasan Pelanggan

Authors:
  • Institut Bisnis dan keuangan Nitro

Abstract

Berkaitan dengan citra produk, kulitas produk hubungannya dengan kepuasan pelanggan, Kotler dan Keller (2009:6) mengutip Asosiasi Pemasaran Amerika yang memberikan definisi berikut, “Pemasaran adalah satu fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan para pemilik sahamnya”. Menurut Kotler dan Armstrong (2012:29), “Marketing as the process by which companies create value for customers and build strong customer relationships in order to capture value from customers in return”, artinya menyatakan bahwa pemasaran sebagai proses dimana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan pelanggan yang kuat untuk menangkap nilai dari pelanggan sebagai imbalan. Menurut David (2011:198), “Pemasaran dapat dideskripsikan sebagai proses pendefinisian, pengantisipasian, penciptaan, serta pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen akan produk dan jasa”. Dari beberapa definisi-definisi di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pemasaran adalah proses menciptakan, mengomunikasikan, dan menyerahkan nilai yang bertujuan untuk memahami kebutuhan dan keinginan konsumen akan produk dan jasa, sehingga tercipta hubungan pelanggan yang menghasilkan penjualan.
A preview of the PDF is not available
ResearchGate has not been able to resolve any citations for this publication.
Article
Full-text available
Sumber sampah terbanyak adalah berasal dari pemukiman, komposisinya berupa 75% terdiri dari sampah organik dan hanya 25% sampah anorganik. Sampah organik telah banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos, briket serta biogas, tetapi sampah anorganik masih sangat minim pengelolaannya. Sampah anorganik sangat sulit didegradasi bahkan tidak dapat didegradasi sama sekali oleh alam, oleh karena itu diperlukan suatu lahan yang sangat luas untuk mengimbangi produksi sampah jenis ini. Sampah anorganik yang paling banyak dijumpai di masyarakat adalah sampah plastik. Pada tahun 2008 produksi sampah plastik untuk kemasan mencapai 925.000 ton dan sekitar 80%nya berpotensi menjadi sampah yang berbahaya bagi lingkungan. Karena potensinya yang cukup besar, alangkah lebih baik untuk memanfaatkan sampah plastik ini menjadi produk dan jasa kreatif dalam rangka mengelola sampah plastik dengan baik, sehingga plastik benar-benar mendukung kehidupan kita. Sebagai produk kreatif, karya kreasi sampah plastik memiliki nilai komersial yang menjanjikan. Produk ini memiliki daya jual yang dapat menghasilkan keuntungan. Secara umum, bisnis ini terbagi dalam dua jenis, yaitu produk dan jasa.
Article
Full-text available
The work is considered to find the relationship between service quality, perceived value and customer satisfaction and repurchase intentions in luxury hotel management in Pakistan. The purpose of this studyis to find dimensions of service quality and perceived value in hotel industry environment. Survey Questionnaires are used to collect data from 125 luxury hotel customers of Pakistan. After analysis of collected data three dimensions of service quality are identified which is service consistency, service convenience and ...
Article
Full-text available
Hypermarkets play an increasingly important role in the retail industry in Taiwan. In this study hypermarket customers in Taiwan were surveyed, using switching costs as a variable, to explore the relationship between customer value, customer satisfaction, and customer loyalty. The results indicate that a customer with a more positive perception of the value of products/services has a more positive evaluation of the hypermarket, greater satisfaction, and loyalty. Greater satisfaction combined with greater concern over nonmonetary switching costs also increases customer loyalty to the hypermarket. These findings may help hypermarket operators to develop their businesses further in Taiwan's competitive retail sector.
Article
Full-text available
The paper introduced new multidimensional perceived value and its impacts. This study aimed to analyze direct/indirect effect of perceived value dimensions (functional and relational value) on attitudinal and behavioral components of loyalty: satisfaction and behavior intentions to use retail bank services. Factor analysis indicated that functional service value, functional service quality, relational value of trust and relational value of commitment are the multi dimensions of perceived value. Step wise regressions analysis further observed that functional service value and relational value of commitment predict behavior intention. The result of the study also indicated that satisfaction fully mediates the relationship between relational value of commitment and behavior intention. The limitations of this study were discussed and suggestions for future research were also put forward.
Article
Full-text available
The objectives of this study is to measure customer level of satisfaction and loyalty toward banking service in East Java. This study is categorized as survey research with descriptive analysis method by taking sample from population and using questionnaire as the main data-collecting instrument. The population in this research is all customers of Mandiri Bank in East Java. The respondents are chosen by using probability sampling and systematic random sampling techniques. The research sample is chosen randomly for the first data whereas the following is using certain interval. The results of analysis using Structural Equation Modeling (SEM) model are: (1) Service quality has positive and significant influence on customer satisfaction. (2) Product quality has positive and significant influence on customer satisfaction. (3) Value for customer has positive and significant influence on customer satisfaction. (4) Customer satisfaction has positive, significant influence to customer loyalty. (5) Service quality has negative, significant influence on customer loyalty. (6) Product quality has negative, significant influence on customer loyalty. (7) Value for customer has positive, significant influence on customer loyalty. (8) Theoretical finding leading to the theory developed is service quality has negative, significant influence on customer loyalty. But significant influence on customer satisfaction. And product quality has negative, significant influence on customer loyalty. But positive, significant influence on customer loyalty mediated by customer satisfaction.
Article
Dampak dari berbagai fenomena dan isu lingkungan yang ada saat ini selayaknya menjadikan masyarakat merubah pola pikir dan perilakunya dalam memperhatikan lingkungan. Salah satu fenomena ini adalah menumpuknya limbah yang tidak dapat terurai oleh alam seperti limbah sampah yang berbahan dasar sintetis seperti plastik dan kain. Salah satu usaha menanggulangi permasalahan lingkungan ini adalah dengan carareuse atau recycle limbah tersebut menjadi produk baru yang dapat digunakan kembali salah satunya adalah penggunaan limbah koran sebagai material utama.Menurutkamus Webster,s Collegiate Dictonary 2004, limbah merupakan material produksi yang tidak diperlukan sepanjang proses manufaktur, namun di sisi lain limbah juga merupakan sisa-sisa produksi yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena dapat menciptakan produk yang ramah lingkugan tanpa meninggalkan citra produk itu sendiri, yaitu rasional, emosional dan fungsional.Dalam praktek mendesain produk aksesoris furniture, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain, pengetahuan tren gaya yang sedang berkembang saat ini termasuk didalamnya tren warna, motif, ukuran, bentuk, material, dan tehnik. Pemilihan Material yang digunakan yaitu fiber sintetis dari bahan recycle koran karena pertimbangan sifat fisiknya yang diharapkan menyerupai kayu sehingga memudahkan dalam menerapkan tehnik produksi.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang mengutamakan eksplorasi proses reka motif dan tekstur dari material fiber sintetis ini. Selanjutnya detail desain produk yang mencakup penggabungan material lain diperlukan sebagai pertimbangan estetika dan ergonomi produk furniture eco product.Kata kunci: Resin, Fiberglass, Eco produk, Recycle
Article
Limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik skala rumah tangga, industri maupun pertambangan. Kertas memiliki kandungan kimia dan alami yang bagus sehingga limbah kertas bisa didaur ulang menjadi berbagai macam bentuk. Kertas koran bekas diolah dahulu menjadi bubur kertas agar pengadukan campurannya lebih mudah. Papercrete adalah suatu material bangunan terbuat dari campuran kertas yang didaur ulang, semen portland, pasir dan air. Pengujian absorpsi dan permeabilitas pada papercrete menggunakan metode eksperimental di laboratorium setelah benda uji berumur 28 hari. Variasi campuran menggunakan perbandingan berat semen, kertas, pasir (SKP) 1:1:1; SKP 1:2:1; SKP 1:3:1; SKP 1:1:2; SKP 1:2:2; SKP 1:3:2 dengan perbandingan faktor air semen (FAS) adalah 1. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 7,5cm dan tinggi 27,5cm sebanyak 18 buah untuk uji absorpsi dan 18 buah untuk uji permeabilitas dengan tiga buah benda uji tiap variasi campurannya. Hasil pengujian absorpsi menunjukkan benda uji SKP 112 memiliki nilai absorpsi terkecil yaitu 35,64%, sedangkan benda uji SKP 131 memiliki nilai absorpsi terbesar yaitu 85,73% dengan lama perendaman 10,5 menit. Pada pengujian permeabilitas benda uji SKP 111 memiliki nilai koefisien permeabilitas terkecil yaitu 2,13505x10 -7 m/dt, sedangkan benda uji SKP 132 memiliki nilai koefisien permeabilitas terbesar yaitu 5,17191x10 -6 m/dt selama 1 menit. Kondisi ini menunjukkan bahwa nilai absorpsi dan nilai koefisien permeabilitas pada papercrete akan semakin besar bersamaan dengan penambahan prosentase bubur kertas ke dalam campuran. Pemanfaatan limbah kertas koran untuk pembuatan papercrete ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan sampah kertas dan memberi keuntungan perawatan kondisi lingkungan dan sumber daya alam melalui produk material papercrete yang ramah lingkungan pada elemen struktur ringan dan non struktur seperti pembuatan dinding partisi, pengganti paving block dan rabat beton lantai.Kata kunci: pemanfaatan limbah, kertas koran, absorpsi, permeabilitas, papercrete dan aplikasinya
Article
In recent years, there has been a resurgence of interest in the value construct among both marketing researchers and practitioners and many researchers have studied how value interacts with related marketing constructs. This research is an investigation into the relationship between customer perceived value and customer satisfaction in banking industry. The research conducted in this survey was taken from two different groups: 1.Managers, personnel and experts of the banks and 2. Customers and clients, that a sample of 859 persons including 433 customers and clients and 426 managers, personnel and experts has been drawn randomly. After studying theoretical and experimental fundamentals of the customer value and satisfaction and in-depth interviews of experts, on the basis of marketing mix (7p: Product, Price, Place, Promotion, Process, Personnel, Physical Assets), a questionnaire as the principal research tool was designed and data were collected. The collected data were analyzed using inferential statistics. Finally, the factors affecting customer perceived value and satisfaction were recognized and prioritized from the viewpoint of both groups. The results indicated that there was a statistically significant and positive correlation between each of the marketing mix and customer value and as a result between customer perceived value and customer satisfaction.
Reformulasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga pada Sumbernya Berbasis Komunitas
  • Dwi Beta
  • Utami
Beta, Dwi Utami. 2008. Reformulasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga pada Sumbernya Berbasis Komunitas. Jurnal.