Project

Writing a book regarding Castellated Beam design

Goal: Profil baja Castellated atau Honeycomb relatif populer di Indonesia. Sistem tersebut banyak dipakai pada bangunan atap gudang / pabrik atau bangunan tingkat rendah, yang didominasi oleh beban gravitasi. Begitu populernya bahkan PT Gunung Garuda, pabrik baja hot-rolled menyediakannya secara khusus. Meskipun demikian sampai saat ini tidak tersedia code Indonesia yang mendukung, termasuk SNI baja 2015 yang terbarupun. Mengisi kekosongan hal tersebut, JTS UPH melalui Steel Research Group melakukan beberapa penelitian berbasis numerik untuk menelaah berbagai strategi perencanaan balok Castellated, mulai dari Boyer (1964), Bloodget (1966), Kerdal-Nethercot (1984), Knowles (1985), Demirdjian (1999), Darwin(2003), StaadPro(2012) untuk dibandingkan dan dibuatkan program komputernya masing-masing. Bahkan dengan merujuk strategi perencanaan yang ada, dalam hal ini adalah BS maka dapat dibuat strategi perencanaan Castellated Beam yang mengacu pada AISC (2010) yang notabene adalah sumber rujukan dari SNI (2015). Akhirnya dapat diharapkan dapat dibuat prosedur perencanaan yang paling up-dated terkait Castellated Beam yang mengacu code Indonesia yang terbaru. Semoga dengan buku tersebut maka pemakaian Castellated Beam di Indonesia akan semakin maju dan dapat dipertanggung-jawabkan secara teknis.

Methods: uji parametrik, studi literatur

Updates
0 new
0
Recommendations
0 new
0
Followers
0 new
12
Reads
1 new
303

Project log

Wiryanto Dewobroto
added a project goal
Profil baja Castellated atau Honeycomb relatif populer di Indonesia. Sistem tersebut banyak dipakai pada bangunan atap gudang / pabrik atau bangunan tingkat rendah, yang didominasi oleh beban gravitasi. Begitu populernya bahkan PT Gunung Garuda, pabrik baja hot-rolled menyediakannya secara khusus. Meskipun demikian sampai saat ini tidak tersedia code Indonesia yang mendukung, termasuk SNI baja 2015 yang terbarupun. Mengisi kekosongan hal tersebut, JTS UPH melalui Steel Research Group melakukan beberapa penelitian berbasis numerik untuk menelaah berbagai strategi perencanaan balok Castellated, mulai dari Boyer (1964), Bloodget (1966), Kerdal-Nethercot (1984), Knowles (1985), Demirdjian (1999), Darwin(2003), StaadPro(2012) untuk dibandingkan dan dibuatkan program komputernya masing-masing. Bahkan dengan merujuk strategi perencanaan yang ada, dalam hal ini adalah BS maka dapat dibuat strategi perencanaan Castellated Beam yang mengacu pada AISC (2010) yang notabene adalah sumber rujukan dari SNI (2015). Akhirnya dapat diharapkan dapat dibuat prosedur perencanaan yang paling up-dated terkait Castellated Beam yang mengacu code Indonesia yang terbaru. Semoga dengan buku tersebut maka pemakaian Castellated Beam di Indonesia akan semakin maju dan dapat dipertanggung-jawabkan secara teknis.