Project

Legal psychology

Updates
0 new
0
Recommendations
0 new
0
Followers
0 new
1
Reads
0 new
33

Project log

Ester Lianawati
added a research item
Dans cet article, les thèmes suivants seront abordés : (a) les formes de la rencontre entre psychologie et droit, comment ils sont problématiques en raison du chevauchement entre eux ; (b) l'histoire de la psychologie légale en général ; (c) les obstacles dans le développement de la psychologie légale ; (d) les conflits entre la psychologie et la loi ; et (e) la possibilité de la réunion entre la psychologie et la loi.
Ester Lianawati
added a research item
Kumpulan artikel mengenai kekerasan dalam rumah tangga, dari tinjauan psikologi dan hukum. Artikel-artikel pernah dimuat dalam surat kabar dan media online (Suara Pembaruan, Harian Kompas, Solopos, Harian Jogja, dan Kompasiana).
Ester Lianawati
added a research item
Budaya kita (Indonesia) adalah budaya yang menghukum. Tidak banyak orang tua yang memuji saat anak melakukan tindakan positif sehingga tidak sejak dini manusia mengenal prinsip penguatan positif (positive reinforcement). Lain halnya dengan hukuman (punishment). Kebanyakan orang terpancing untuk menghukum bila anak melakukan kesalahan. Akibatnya sedari kecil manusia telah belajar bahwa perbuatan buruk akan mendatangkan sanksi dan penghukuman. Padahal hukuman dan penguatan, keduanya sama-sama bagian dari upaya modifikasi perilaku agar seseorang berperilaku sesuai yang diharapkan. Sayangnya, dalam hal memodifikasi perbuatan buruk, manusia lebih terfokus pada hukuman. Tetapi efektivitas hukuman itu sendiri diragukan bila melihat kriminalitas terus meningkat, dengan sebagian besar pelakunya adalah mantan narapidana. Apakah hukuman tidak efektif dan malah berdampak negatif? Atau ada kondisi-kondisi tertentu yang harus diperhatikan untuk menjamin efektivitasnya? Prinsip-prinsip psikologi apa yang sebenarnya mendasari sanksi dan penghukuman? Tulisan ini akan mencoba untuk menelaah hukuman dan penguatan dari perspektif psikologi. Restorative justice akan dipaparkan sedikit pada akhir tulisan, yang mungkin dapat menjadi bahan pemikiran bersama mengenai bentuk keadilan yang tidak menghukum