Project

Architecture and Lifestyle

Updates
0 new
0
Recommendations
0 new
0
Followers
0 new
0
Reads
0 new
17

Project log

Christina Gantini
added a research item
Secara historis kota Bandung banyak meninggalkan bangunan perumahan Hindia Belanda dengan langgam Indische Style, yakni perpaduan langgam Eropa dan tradisional Indonesia. Perubahan lansekap kota Bandung dari masa Kolonial sampai dengan masa kini, membawa berbagai fenomena perubahan cukup beragam. Komodifikasi adalah salah satu praktik yang paling banyak ditemui terkait dengan berbagai perubahan tersebut. Beberapa tren terkait komodifikasi antara lain menyangkut isu perubahan fungsi hunian menjadi fungsi komersial seperti café, outlet, distro, hotel, dan lain-lain. Komodifikasi merupakan kata yang provokatif dan sudah banyak ditulis oleh berbagai disiplin ilmu lain, namun masih sedikit buku yang membahas masalah komodikasi dari sudut pandang ilmu arsitektur. Keahlian penulis pada bidang Sejarah, Teori dan Kritik Aristekur (STKA) membuat kehadiran buku ini menjadi inspirasi penting dalam membahas isu komodifikasi dari sudut pandang ilmu arsitektur, sekaligus menjadikan buku ini sedikit berbeda, dengan membahas komodifikasi dari sudut tinjau: 1. Perubahan Komodifikasi pada aspek Fungsi Bangunan, Tampilan Bangunan dan Tata Tapak; 2. Melihat dampak dan makna yang terjadi akibat komodifikasi pada 149 buah bangunan rumah tinggal dan mengangkat 15 buah bangunan sebagai kasus studi yang diteliti pada Kawasan perumahan sekitar Gedung Sate, Bandung. Buku ini merupakan buku hasil penelitian, yang ditulis ulang lebih popular sehingga dapat menjangkau masyarakat luas. Ada banyak hal yang bisa di ambil dari membaca buku ini, antara lain dapat digunakaan sebagai panduan, bahan evaluasi, referensi maupun acuan bagi kalangan akademisi, arsitek, desainer, pemerintah kota maupun pemerhati bangunan Hindia Belanda di Kota Bandung maupun kota lainnya di Indonesia. Komodifikasi saat ini menjadi trend dan isu yang penting pada berbagai kota di Indonesia terutama yang terdapat peninggalan bangunan Hindia Belanda, sehingga salah satu kegunaan buku ini yakni memperkaya pembahasan komodifikasi yang ditinjau dari sudut ilmu arsitektur terutama pada skala perubahan fungsi hunian menjadi fungsi komersial dan perubahan tersebut mencakup juga perubahan pada fasad bangunan, pada tata tapak, termasuk melihat dampak dan makna yang terjadi. Buku ini ditulis bukan tanpa kekurangan, waktu penelitian yang singkat selama 8 (delapan) bulan dan dana yang terbatas menjadikan buku ini, masih jauh dari sempurna. Kritik dan saran merupakan masukan yang berharga dalam penulisan buku ini.