Jurnal ASIIMETRIK Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi

Published by Universitas Pancasila
Online ISSN: 2655-1861
Publications
Article
Pipa kalor merupakan salah satu jenis pendingin yang memanfaatkan sistem dua fase yang memiliki kemampuan memindahkan kalor yang cukup tinggi. Perangkat ini tidak mengkonsumsi energi mekanik dan kinerja termal tergantung pada struktur sumbu. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat pipa kalor lurus tembaga dengan sumbu kapiler Screen Mesh 300 sebanyak 6 layer. Pada penelitian ini dilakukan pengujian dengan memvariasikan filling rasio, FR40%,60% dan 80%. Pengambilan data diambil menggunakan data aquisition Labjack U6 Pro. Termokopel ditempatkan di beberapa titik kemudian diolah dengan sistem labview. Dari hasil penelitian, didapatkan temperatur steady evaporator tertinggi dengan Filling Rasio 40% pada beban kalor 10W sampai 175W. Untuk FR 80% menghasilkan temperatur evaporator yang paling rendah pada beban kalor 10W hingga 100W. Untuk beban kalor yang lebih tinggi 175W hingga 275W, FR 60% menghasikan temperature evaporator terendah diantara FR 40% dan FR 80%. Selanjutnya, tahanan termal pada FR 80% menghasilkan nilai terbesar untuk semua beban kalor. Sedangkan FR 60% menghasilkan tahanan termal yang hampir sama dengan dengan FR 80% untuk beban kalor 25W hingga 275W. Namun demikian pada beban kalor 10W, FR 60% menghasilkan tahanan termal yang lebih rendah diantara FR40% dan FR 80%. Dengan demikian, dari hasil temperatur dan tahanan termal untuk pipa kalor dengan range beban kalor yang yang lebih luas, FR 60% menghasilkan kinerja terbaik dibandingkan FR 80% dan FR 40%.
 
Article
Saat ini, pemanfaatan pesawat udara dalam moda transportasi semakin meluas, tidak hanya mengambil peran sebagai media untuk transportasi penumpang, tetapi juga digunakan sebagai media untuk melakukan uji kalibrasi terhadap navigasi pendukung keselamatan penerbangan. Uji Kalibrasi di lakukan dengan membawa alat uji di dalam pesawat yang digunakan dan melakukan prosedur untuk mengkalibrasi navigasi penerbangan termasuk manuver yang dibutuhkan. Pemanfaatan pesawat yang biasanya di gunakan untuk melakukan ferry dengan fungsi kembali ke base untuk melakukan perawatan pesawat atau membawa penumpang dari satu daerah ke daerah lain. Pesawat dengan tipe dan interval waktu penggunaan yang sama akan memiliki perbedaan konsumsi bahan bakar apabila digunakan dalam jenis pemanfaatan terbang yang berbeda. Hal ini dapat dilihat dengan melakukan uji ANOVA dan t-test menggunakan SPSS. Saat dilakukan uji dengan SPSS didapatkan hasil uji t-test menunjukkan nilai Signifikan atau Sig. sebesar 0,002 sehingga hipotesa adanya perbedaan konsumsi bahan bakar saat melakukan ferry dan kalibrasi dapat di terima. Sehingga perlu di lakukan penjadwalan terbang yang baik agar setiap pesawat dapat memasuki masa perawatan rutin yang sesuai dengan waktu yang ditentukan.
 
Article
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh direct-quenching dan furnace-quenching dengan media air terhadap nilai kekerasan dan struktur makro hasil hardfacing menggunakan elektroda HV 600. Proses direct quenching satu dilakukan hardfacing dua lapis dengan satu kali quenching menggunakan air, pada proses direct quenching dua dilakukan hardfacing dua lapis dengan dua kali quenching menggunakan air. Selanjutnya pada spesimen furnace quenching dilakukan proses hardfacing dua lapis, kemudian dilanjutkan proses heat treatment dengan variasi holding time (10, 20 dan 30 menit) lalu dilakukan quenching menggunakan air. Kekerasan furnace quenching lebih tinggi jika dibandingkan direct quenching. Pada spesimen furnace quenching semakin lama holding time dalam furnace maka nilai kekerasannya akan menurun. Penggunaan direct quenching sangat menjanjikan, karena dapat meningkatkan nilai kekerasan tanpa mengeluarkan biaya untuk pemanasan ulang dalam tungku (furnace heat treatment).
 
Article
Konsumsi sumber energi fosil meningkat sehingga cadangan minyak bumi semakin berkurang.Peningkatan penggunaan peralatan air conditioner telah menyebabkan pemanasan global.Kondensor adalah salah satu komponen air conditioner split yang mengubah uap menjadi cair dan menurunkan temperaturnya. Proses pada kondensor melepaskan panas. Panas kondensor akan dibuang keudara dan belum dimanfaatkan.Tujuan penelitian adalah menganalisisenergi termalyang dihasilkan dari kondensor air conditioner menjadi energi listrik dengan insulasi dangeneratortermoelektrik. Ducting bahan plataluminium dengan ketebalan 1.2 mm berbentuk silinder,diameter 355 mm, panjang 100 mm dan 200 mm digunakan untuk menampung udara panas dari kondensor. Ductingdihubungkan dengan sisi panas generator termoelektrik, heatsink dan fan dipasang dibagian sisi dingin termoelektrik untuk menjaga kestabilan temperatur. Pengujian dilakukan untukductingmenggunakaninsulasi glasswooldan rockwooldengan ketebalan 4mm. Pengujian untuk ducting 100 mm menggunakan insulasirockwool dan glasswool dengan ketebalan 4 mm menghasilkan dayalistrik rata-rata 0.018 dan 0.015 Watt, ducting 200 mm menghasilkan 0.015 dan 0.012 Watt. Daya listrik rata-rata yang dihasilkan dari panas kondensor untuk ducting 100 mm dan 200 mm dengan insulasirockwool26.76% dan 25.25% lebih besar daripada glasswool.
 
Article
Practical work is one of the requirements for taking the final project (thesis) in the Architectural Engineering Study Program. Practical Work Performed by students majoring in Architecture for approximately four (4) months to carry out activities on certain construction projects that are related to the field of architecture such as planning, implementation and supervision of institutions outside the campus in this case the Contractor or Planning Consultant. This research is to find out whether students in carrying out the Final Project also apply the experience gained while carrying out practical work. Based on the above background, we are very interested in proposing and trying to do research with the title "The Role of Practical Work Subjects in Engineering Student Program Final Project". This research was conducted in several stages, namely the survey stage, the data processing stage, and the conclusion drawing stage. In the survey stage, primary data collection is carried out by making a comparison between the Job Training Report and the Final Task Report. Comparisons were made at several universities which according to the plan would be chosen as sampling locations, namely: Bung Karno University, Pancasila University, Indonesian Christian University and "YAI" University. The second stage, data processing is done using the method of raising the sample, the method of analysis, and testing the hypothesis. The last stage was drawing conclusions about the Role of Practical Work Subjects in the Final Project of the Architectural Engineering Study Program.
 
Article
Lalu lintas merupakan penyumbang terbesar polusi udara perkotaan. Oleh karena itu diperlukaan perencanaanlalu lintas yang baikdalam mengurangi polusi udara. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan efisiensi pergerakan simpang. Penelitian ini merencanakan pengelolaan simpang dengan optimasi pada cycle time. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi besarnyapengurangan polusi akibat optimasi cycle timepada sebuah simpang dengan studi kasus Simpang Way Halim, Bandar Lampung. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan penguranganbesaran emisi CO pada simpang bersinyal hasil Simulasi menggunakan PTV Vissim. Dari simulasi lalu lintas dihasilkan besar emisi CO pada 2019 sebesar 261.475gr CO dan 2024 adalah sebesar 349.453gr. Setelah optimasi, emisi CO tahun 2019 171.852gr sedangkan tahun 2024 sebesar 174.425gr CO. Kesimpulannya adalah pada dengan optimasi cycle time maka terjadi pengurangan emisi CO 2019 sebesar 34% dari sedangkan pada tahun 2024 terjadi pengurangan CO sebesar 50%.
 
Article
Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan. Namun faktanya, masih banyak nelayan yang hidup dalam garis kemiskinan karena ketidak mampuan para nelayan untuk menangkap ikan semaksimal mungkin. Untuk memecah permasalahan tersebut, diperlukan sebuah alat bantu tangkap ikan, alat ini merupakan alat yang digunakan untuk membantu mempermudah para nelayan menangkap ikan. Berdasarkan 51 proses manufaktur alat bantu tangkap ikan, komponen penyusun alat terdiri atas base, support base, rangka bawah, rangka atas, rangka sliding, hidrolik, bracket, pin dan motor penggerak. Dari hasil analisis DFMA, total waktu yang dibutuhkan untuk membuat alat bantu tangkap ikan yaitu 1397 menit. Adapun total biaya yang dibutuhkan untuk membuat 1 set alat bantu tangkap ikan adalah sebesar Rp 9.950.000,-.
 
Article
Kereta Api Ringan (LRT/ Light Rapid Transit) merupakan salah satu angkutan massal yang efektif dalam mengatasi masalah transportasi di perkotaan. Kendaraan jenis ini akan digunakan secara luas untuk transportasi perkotaan nasional baik di Jawa maupun luar Jawa. Dalam rancang bangun struktur badan Kereta Api Ringan dari bahan aluminum banyak digunakan sambungan-sambungan las. Kualitas lasan dan kekuatan mekanik sambungan aluminium tersebut menjadi masalah ketika diminta jaminan kepastian keandalannya, karena untuk rancang bangun ini harus memperhatikan aspek “Reliability, Availability, Maintainability and Safety” (RAMS). Oleh karena itulah guna verifikasi kualitas hasil pengelasan perlu dilakukan penelitian melalui serangkaian pemeriksaan pada daerah sambungan lasan yang beresiko mengalami kerusakan/ patah. Dalam penelitian ini dpilih metode uji tak merusak (Non-Destructive Test) guna pemeriksaan benda uji sambungan las aluminium yang akan digunakan pada struktur Kereta Api Ringan. Hasil pemeriksaan visual terlihat ada ketidaksesuaian pengelasan pada bagian root pass (tidak sesuai dengan tabel standar acuan). Sementara itu, hasilpemeriksaan radiography juga telah semakin memperjelas indikasi ketidaksesuaian tersebut. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui adanya ketidaksempurnaan dari proses pengelasan yang dilakukan. Dengan demikian, penggunaan metode uji tak merusak dapat membantu koreksi secara tepat dan akurat terhadap ketidaksempurnaan hasil proses pengelasan dari sambungan las aluminium struktur kereta api ringan.
 
Article
Obat-obatan dalam kehidupan sehari-hari merupakan kebutuhan yang tidak dapat dianggap sebagai kebutuhan tersier dikarenakan dalam situasi dan kondisi tertentu obat dapat menjadi kebutuhan yang sangat penting. Perusahaan farmasi bersaing untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang optimal dan memasarkan produknya yang meliputi obat bebas (OTC, Over The Counter)dan obat resep (ETC, Ethical)untuk memenuhi permintaan konsumen di pasar lokal maupun internasional. Industri farmasi memiliki beberapa tahapan proses, yaitu proses penyimpanan material bahan, produksi, sampai pengemasan. Pada proses pengemasan yang terkait didalamnya adalah proses penyetripan kaplet yang dilakukan menggunakan mesin yang sesuai dengan jenis kapletnya. Walapun demikian, masalah-masalah pada mesin yang menghambat kelancaran proses produksi akan terjadi. Mencari solusi yang tepat untuk masalah yang timbul dan menghambat kelancaran proses produksi mampu dikurangi, dengan tujuan meningkatkan produktifitas mesin, mengurangi rejectpada mesin stripping, meningkatkan tingkat keselamatan kerja operator, dan meningkatkan efisiensi dalam proses produksi.
 
Article
Biji kakao merupakan salah satu bahan dasar untuk membuat coklat. Sebelum diolah, biji kakao harus mengalami proses fermentasi dan pengeringan terlebih dahulu. Kendala yang dihadapi oleh petani biji kakao di Indonesia adalah harga mesin pengering biji kakao yang mahal dan perawatan yang tidak mudah. Untuk itu, perlu adanya alat pengering biji kakao yang disesuaikan dengan kebutuhan petani di Indonesia. Metode yang digunakan dalam desain alat pengering biji kakao adalah Quality Function Deployment (QFD). Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan interview kepada petani dan pemilik perkebunan biji kakao, kemudian mengumpulkan data sebagai dasar membuat beberapa varian desain alat pengering biji kakao. Mesin pengering biji kakao paling sesuai ditentukan dengan membuat rating pada setiap variasi mesin. Setelah didapatkan dilakukan perhitungan untuk mendapatkan hasil yang akurat. Dari hasil perhitungan didapatkan mesin pengering biji kakao dengan panjang x lebar x tinggi sebesar 1100 mm x 750 mm x 1350 mm. Poros bahan S45 C-D, pasak S 55 C, V-belt tipe A dan diameter puli 95 mm.
 
Article
Tulisan ini menjelaskan tentang identifikasi waste pada perawatan kereta bagian bogie dan memberikan rekomendasi perbaikan yang bertujuan untuk mengurangi waste yang terjadi. Dengan menggunakan pendekatan lean concept yang lebih dominan ke arah lean service, penelitian ini dimulai dengan menggambarkan big picture mapping dan pembobotan nilai waste berdasarkan kuesioner menggunakan VALSAT. Waste juga diidentifikasi menggunakan fault tree analysis yang selanjutnya dilakukan perhitungan nilai kritis waste menggunakan FMEA kemudian dilakukan rekomendasi perbaikan menggunakan pendekatan 5W+1H. Hasil perhitungan berdasarkan data yang dikumpulkan, didapatkan bahwa total lead time pengerjaan perawatan kereta yang sebelumnya sebesar 995 menit menjadi 873 menit. Dengan presentase dari value added activity sebesar 93% dan non – necessary value adding sebesar 7%. Dan berdasarkan analisa FMEA didapatkan bahwa waste kritis yang diperlukan perbaikan adalah waste unnecessary motion dengan skor RPN sebesar 140.
 
Article
Pada Dinas penanggulangan kebakaran dan penyelamatan kota administari Jakarta utara dalam pengarsipan surat masuk dan surat keluar masih manual dengan dicatat ke dalam buku agenda yang mengakibatkan sulitnya dalam pencarian berkas surat. Hal ini bertujuan untuk membuat system pengarsiapan surat masuk dan surat keluar untuk memudahkan dalam pengarsipan surat dan pencarian surat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara, sedangkan untuk pengembangan aplikasi metode yang dipakai menggunakan metode MDLC (Mobile Development Life Cycle). Perangkat lunak yang digunakan adalah windows 10,sublime text 3, xampp control panel v3.2.2, viso 2016. Hasil dari aplikasi yang dibangun berdasarkan pengujian alpha adalah secara fungsionalitas mengeluarkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan dan berdasarkan pengujian betha menurut responden, aplikasi sesuai kebutuhan dan berjalan dengan baik.
 
Article
Di pabrik kelapa sawit, Water Treatment Plant adalah stasiun yang digunakan khusus untuk melakukan proses pengolahan air. Adapun tahapan-tahapan dari proses pengolahannya adalah dari sungai, waduk (reservoir) untreated tank, clarifier tank, water basin, sand filter, treated water tank dan selanjutnya dikirim untuk domestik dan air untuk kebutuhan dalam pengoperasian Boiler. Kualitas air yang dihasilkan sangat tergantung bagaimana cara pengolahan dan jumlah chemical yang dibutuhkan dalam kg/jam, dan kinerja dari chemical juga dipengaruhi oleh desain dari Water Treatment Plant itu sendiri. Adapun jenis chemical yang ada pada pengolahan air di Water Treatment Plant adalah untuk koagulan digunakan alum (Nalco 3276) sebagai pembuat flock dan utuk flokulasi digunakan Nalco 8173. Untuk meningkatkan kerja dari Nalco 3276 sebagai pembuat flock adalah dengan cara menyebarkan keseluruh bagian sisi pipa dan menurunkan laju kecepatannya sehingga flocknya dapat terbentuk secara sempurna dan juga memudahkan kerja dari Nalco 8173 sebagai penjaring atau penangkap flock. Dengan alasan ini dibuatlah sebuah alat guna menunjang kinerja dari Nalco 3276 yaitu Static Mixer Pipe sebagai pengaduk dan menaikkan turbulensi dari Re 95.808,800 hingga menjadi Re 191.912,2400. Sedangkan penambahan Head loss yang terjadi adalah sebesar 0,4542 m dari total Head loss desain awal yaitu 5,343 m. Penambahan Static Mixer Pipe akan menghasilkan dua kali pengadukan yang lebih besar dari aliran turbulen yang terjadi sehingga akan menghasilkan pembentukan flock yang lebih banyak sehingga menghasilkan kualitas air yang lebih baik untuk proses pengolahan air di pabrik minyak kelapa sawit (PMKS).
 
Article
Pengelolaan gudang yang baik akan mempengaruhi didalam memperlancar proses produksi. Dengan meningkatnya Kapasitas produksi mencapai 93.624 kaleng atau setara dengan 3.901 kardus dan terdiri dari 20 jenis produk. Hal ini yangmenyebabkan perlunya dilakukan pengaturan tata letak gudang guna mengatur posisi penyimpanan dan penyusunan barang jadi. Barang jadi hasil produksi akan ditempatkan dan disusun secara acak bergantung pada posisi gudang yang kosong. Hal ini mengakibatkan waktu angkut menjadi lebih lama karena adanya proses pencarian. Oleh karena itu diperlukan adanya perbaikan tata letak gudang barang jadi dengan metode dedicated storage. Metode dedicated storage merupakan metode penyusunan tata letak dimana penyimpanan produk disusun berdasarkan banyaknya aktivitas keluar masuk dengan jarak tempuh terpendek terhadap I/O point (throughput). Dengan penggunaan metode ini, maka barang jadi yang akan disimpan akan menempati lokasi yang tetap sehingga memudahkan operator dalam menyimpan dan mengambil produk sehingga aliran produk menjadi lancar. Dari hasil perancangan tata letak didapatkan 3 alternatif dengan jenis aliran barang yang berbeda. Tata letak dengan arus lurus, arus “U” dan arus “L” memiliki total jarak tempuh 177.714 m, 178.147,71m, dan 178.455,8 m. Alternatif tata letak yang dipilih adalah arus lurus karena memiliki jarak tempuh terpendek dan jenis tata letak ini memiliki proses penyimpanan dan pengambilan barang relatif lebih cepat.
 
Article
PT. Gloria Origita Cosmetics adalah perusahaan yang bergerak dalam industri kecantikan dan perawatan tubuh (skin care). Salah satu produk yang diproduksi PT Gloria Origita Cosmetics adalah Lulur Mandi Purbasari kemasan 235 gr. Dalam proses produksinya tidak ada standar waktu yang diterapkan dalam proses produksinya sehingga pihak perusahaan belum dapat menentukan secara pasti berapa kebutuhan jumlah tenaga kerja seharusnya sesuai dengan beban kerja dari masing-masing stasiun kerja. Penelitian ini dilakukan untuk menetapkan waktu baku dan beban kerja pada produksi Lulur Mandi Purbasari kemasan 235 gr tersebut. Proses pengamatan dilakukan dibagian filling dan packing lulur mandi Purbasari dan pengambilan data waktu kerja dilakukan dengan menggunakan jam henti (Stopwatch) serta metode penyesuaian yang digunakan adalah westinghouse. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan menganalisis pekerjaan yang dilakukan oleh operator yang ada di ruang filling dan packing, menghitung waktu kerja operator, memperkirakan jumlah permintaan yang akan diterima, menentukan beban kerja dari masing-masing stasiun kerja, dan menentukan jumlah tenaga kerja yang sesuai dengan beban kerja. Hasil perhitungan diperoleh bahwa berdasarkan perhitungan waktu baku maka diperoleh beban kerja yang kurang dari 100% adalah pada proses menutup pot, memasang shrink label, dan memasang capseal, sehingga pada proses tersebut dilakukan pengurang masing-masing satu operator, sedangkan pada proses inspeksi hasil perekatan label (shrinking process) terdapat beban kerja yang berlebih yaitu 114% maka diperlukan penambahan overtime pada proses inspeksi ini.
 
Article
Penelitian ini membahas analisis perbandingan kualitas produk kampas rem jenis cakram (disc brake) antara original dengan aftermarket . Analisis dilakukan pada hasil uji tribologi (uji friksi dan keausan), uji kekerasan, komposisi kimia dan struktur mikro untuk mengetahui ketahanan gesekan dan aus serta bahan yang digunakan. Dari hasil uji diperoleh perbandingan kualitas kampas rem original dan aftermarket yang lebih baik adalah original dimana nilai koefisienfriksi 0,14 dibanding 0,11, sedangkan keausan (kondisi normal) 1.35 x 10-7 g/mm2.detik dan 1.22 x 10-6 g/mm2.detik. Dari uji kekerasan diperoleh kampas rem original kekerasan rata-rata 65.567 HVN dan untuk aftermarket adalah 13.983 HVN, untuk hasil uji komposisi kimia dan struktur mikro menunjukan bahwa material kampas rem original menggunakan serat penguat berbahan karbon (C), tembaga (Cu), Besi (Fe) dan Alumunium (Al). Sedangkan bahan serat penguat yangterdapat pada kampas rem aftermarket adalah asbes, karbon (C), alumunium (Al) dan besi (Fe).
 
Article
Indonesia dikenal sebagai Negara dengan sumber daya alam yang melimpah, termasuk dibagian industri perikanan dan kelautan, yang dimana di setiap tahunnya tingkat konsumsi ikan meningkat disetiap tahunnya. Dengan meningkatnya kebutuhan ikan disetiap tahunnya, dibutuhkan alat tangkap ikan yang lebih efisien demi memenuhi permintaan produktivitas tersebut, salah satunya yaitu alat bantu tangkap ikan, yaitu fishing deck machinery tipe hidrolik. Alat ini menggunakan roda gigi untuk dapat memutar tiang pengangkatnya. Berdasarkan fungsi tersebut, komponen roda gigi menjadi bagian yang penting dalam menopang beban tiang dan kompoenen lainnya yang bergerak memutar. Roda gigi yang dipakai adalah jenis roda gigi lurus. Untuk mendapatkan hasil analisis tegangan roda gigi menggunakan bantuan software Solidwork, sedangkan untuk desainnya digunakan software Inventor. Dengan mendapatkan hasil analisis tegangan roda gigi ini, dapat mengoptimalkan pemilihan dimensi serta material yang digunakan untuk aplikasinya.
 
Article
Sebagian besar orang yang mengunjungi psikiater merasa canggung bahkan malu karena kuatnya stigma negatif dari masyarakat terhadap orang-orang yang berobat ke dokter jiwa. Masyarakat cendrung masih mempercayai gangguan jiwa adalah penyebab kurangnya iman atau masuknya roh halus ke dalam tubuh manusia yang lemah. Tulisan ini menjelaskan tentang perancangan aplikasi untuk memudahkan masyarakat dalam memahami serta mampu mengatasi kesehatan jiwasecara daring yang begitu informatif bersama psikolog maupun psikiater terpercaya. Dengan metode pengumpulan data dan analisa kebutuhan menghasilkan Aplikasi Konsultasi Online untuk Gangguan Jiwa berbasis web. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan menggunakan metode black box aplikasi ini mempermudah penguna dalam menggunakan aplikasi serta memudahkan mencari informasi tentang kesehatan jiwa.
 
Article
Pengecatan serbuk adalah metode pelapisan logam yang merupakan proses akhir dilakukan untuk memperindah atau melindungi logam dari serangan korosi. Proses menggunakan bahan dari resin yang kering untuk mencapai daya rekat dan kekuatan serta ketahan korosi yang maksimal. Sebelum dilakukan pelapisan dilakukan proses pelakuan awal untuk proses pembersihaan permukaan material yang bertujuan untuk meningkatkan gaya adhesi antara serbuk pelapis dengan material logam yang dilapisi. Perlakuan awal memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan kualitas pelapisan yang dihasilkan. Peneliti meneliti pengaruh perlakuan awal terhadap daya rekat dan kekuatan lapisan pada proses pengecatan serbuk. Perlakuan awal yang dilakukan adalah amplas grit 150, penembakan pasir dan cairan kimia phosphating. Hasil pengujian adhesion / kelekatan didapatkan 0% terkelupas. Hasil pengujian ketahanan yang terbaik didapatkan dengan perlakuan awal penembakan pasir dan cairan kimia phosphating dengan tidak ada retak pada hasil lapisan. Hasil pengujian daya rekat yang terbaik didapat dengan perlakuan awal phosphating dengan nilai tarik rata-rata 4.3 MPa
 
Article
Electrical Discharge Machining (EDM) merupakan pemesinan nonkonvensional yang memanfaatkan proses konversi listrik dan panas, dimana energi listrik digunakan untuk memunculkan loncatan bunga api dan proses pelepassan bahan terjadi akibat energi panas yang ditimbulkan dari bunga api tersebut.Keausan elektroda pada proses EDM die sinking merupakan peristiwa yang tidak dapat di hindari, namun dengan mengatur parameter pemotongan yang sesuai, diharapkan keausan yang terjadi pada elektroda se-minim mungkin dan pemakanan benda kerja semaksimal mungkin sehingga didapati tingkat akurasi ukuran pada benda kerja. Pada penelitian ini menggunakan metode Taguchi dengan L8 orthogonal array memakai elektroda bahan tembaga dan benda kerja material SKS 3. S/N ratio dan ANOVA menentukan performa parameter proses EDM dengan respon yang di teliti adalah Material Removal Rate (MRR) dan Tool Wear Rate (TWR). Hasil dari eksperimen tersebut menghasilkan parameter optimum Aruslevel 2= 6 A; Ponlevel 1=100 µs dan Pofflevel 1=50µs.
 
Article
Mesin gerinda copy camshaft adalah mesin untuk menduplikat atau memperbanyak camshaft. Tujuan dari rancang bangun ini adalah agar pengerjaan pembuatan camshaft menjadi lebih mudah karena mesin melakukan copy master secara otomatis sesuai dengan master tersebut. Metode perancangan yang digunakan adalah metode Ulrich & Eppinger serta metode DFMA sebagai metode manufakturnya. Proses racang bangun mesin gerinda copy camshaft ini meliputi:pembuatan konsep desain, identifikasi bahan, identifikasi mesin dan peralatan yang digunakan, serta identifikasi gambar kerja. Hal yang perlu di perhatikan dalam pembuatan mesin gerinda copy camshaft ini adalah kerapatan sambungan pada rangka atas dan kaki rangka sehingga tidak terjadi getaran pada saat mesin beroperasi. Mesin ini memiliki dimensi panjang 1000 mm, lebar 600 mm, tinggi 500 mm. Pengujian kinerja mesin yang dilakukan dengan cara pengujian secaralangsung membuat camshaft. Hasil pengujian waktu yang dibutukan untuk membuat satu buah camshaft adalah 10 menit, dengan kecepatan putaran 2800 RPM.
 
Article
The Educational Assessment Center is a Government Agency under the Ministry of Education and Culture's Research and Development Agency. To carry out office activities, it is necessary to be supported by the availability of supplies to support these activities. Therefore, it is necessary to improve the management of state owned goods. Where the data processing is still done manually, that is, the demand for goods is done by filling out the paper form, so that the process of processing requires more time. Based on these problems an information system is needed. This information system is designed based on Object Oriented by using the Unified Modeling Language (UML) as a system modeling language to facilitate employees in processing data of State owned goods..
 
Article
Hasil pertanian jambu biji merah di Kabupaten Kendal bisa dikatakan cukup tinggi dan menjadi salah satu komoditas buah yang diunggulkan. Tingginya hasil produksi jambu biji merah tidak turut meningkatkan kesejahteraan para petani jambu biji merah, dikarenakan para petani menjualnya dalam keadaan segar, dimana tidak terdapat nilai tambah. Perlu adanya alternatif lain dalam menjual jambu biji merah agar dapat memberikan nilai tambah yaitu dengan mengolah jambu biji merah menjadi produk olahan.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keinginankonsumen terhadap kerupuk jambu biji merah, mengetahui atribut persyaratan teknis yang menjadi prioritas utama untuk dikembangkan dan mengetahui atribut keinginan konsumen yang paling mempengaruhi preferensi konsumen terhadap kerupuk jambu biji merah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD).Dari analisa matriks House of Qualitydidapatkan sepuluh atribut keinginan konsumen dan lima belas atribut persyaratan teknis terhadap produk kerupuk jambu biji merah. Berdasarkan perhitungan nilai Improvement Ratio, terdapat sembilan atribut yang sudah sesuai dengan keinginan konsumen (IR=1) dan satu atribut yang belum sesuai dengan keinginan konsumen yaitu atribut tekstur renyah dan halus karena memiliki nilai IR sebesar 1,12 (IR>1) sehingga perlu dilakukan adanya tindakan perbaikan. Atribut persyaratan teknis (Technical Requirment)yang menjadi prioritas utama untuk dikembangkan adalah konsentrasi jambu biji merah dalam adonan karena memiliki nilai prioritas tertinggi (4,69). Atribut informasi tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa pada label kemasan merupakan atribut yang paling mempengaruhi preferensi konsumen ketika membeli kerupuk jambu biji merah karena memiliki bobot kepentingan terbesar (TKK=4,69).
 
Article
Kebutuhan akan suatu mesin tepat guna yang dapat dapat mengolah hasil pertanian sehingga meningkatkan pendapatan para petani. Salah satu komoditasnya adalah cabai yang harganya sangat tinggi saat pasokan kurang dan sangat rendah pada saat panen raya, hal ini karena perhitungan waktu tanam yang tidak tepat. Untuk itu diperlukan suatu mesin yang dapat mengolah kelebihan hasil panen menjadi bubuk cabai dengan mengeringkan terlebih dahulu. Mesin dioperasikan menggunakan sistem pengeringan tipe hibrida dengan memanfaatkan tenaga surya atau listrik sebagai sumber panas. Proses pengeringan dengan cara cabai dimasukkan kedalam tabung lalu dipanaskan dengan temperatur 60 C0, tabung diputar untuk mengaduk cabai dengan agar pengeringan merata. Waktu untuk mengeringkan cabai sekitar 4 jam dengan temperatur stabil. Kapasitas mesin pengering adalah 4 kg untuk sekali proses
 
Article
Produk Wellhead digunakan sebagai penutup kepala sumur setelah pengeboran minyak selesai dilakukan. Produk ini dibuat dengan proses turning dan milling. Permasalahan yang dihadapi adalah masih ditemukan cacat dimensi ovality proses pemesinan. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan setting parameter optimum dari proses pemesinan turning dan milling dengan model persamaan regresi yang optimal. Parameter yang ditentukan adalah Kecepatan Potong (Vc), Kecepatan Pemakanan (f), dan Kedalaman Potong (Ap). Dengan metode experimental yang dilakukan dengan mengambil 20 sampel produk dengan setting parameter yang berbeda-beda. Hasil percobaan yang dilakukan, pada proses turning parameter yang paling berpengaruh terhadap ovality adalah kedalaman potong (Ap), dan pada proses milling adalah Kecepatan Potong (F). Selanjutnya dilakukan analisa dengan metode Surface Responseuntuk mendapatkan persamaan regresi optimal untuk ovality.
 
Article
Sistem penggerak utama motor starter berfungsi untuk mempermudah proses menghidupkan engine, dimana sistem motor starter merupakan suatu sistem kelistrikan yang bekerja dengan tenaga elektromagnetik terhadap motor starter arus searah dengan mekanisme merubah energi listrik yang berasal dari baterai dengan sumber arusnya menjadi energi mekanik berupa putaran. Energi mekanik inilah yang selanjutnya digunakan untuk melakukan gerakan awal saat engine akan dihidupkan dengan cara memutar flywheel melalui perkaitan gigi antara roda gigi pinion pada starting motor dengan roda gigi cincin pada flywheel. Alat peraga adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Secara umum alat peraga pembelajaran dalam pendidikan disebut media, yaitu berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk berpikir, perancangan merupakan proses awal dari kegiatan pembuatan produk. Perancangan bertujuan untuk memberikan keputusan-keputusan yang akan mempengaruhi langkah dalam proses pembuatan produk peraga, membuat peraga motor starter dengan memberi tanda alur garis pada bagian luar komponen motor starter dipresentasikan pada gambar pembuatan trainer motor starter cutting bisa digunakan sebagai alat peraga pada mata kuliah perawatan mesin yang mampu memberikan penjelasan tentang nama-nama komponen pada motor stater.
 
Article
Upaya pengelolaan daur ulang sampah kertas menjadi kertas baru telah banyak dilakukan pada jaman sekarang. Dibutuhkan suatu alat atau mesin yang mampu secara efektif dan efisien dalam mendaur ulang kertas bekas menjadi kertas baru. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat efektifitas mesin daur ulang kertas diantaranya adalah ketebalan kertas. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketebalan kertas pada proses produksi kertas menggunakan mesin daur ulang kertas adalah analisis regresi. Analisis regresi merupakan teknik analisis data dalam statistika yang digunakan untuk mengkaji hubungan antara beberapa variabel bebas dengan variabel tidak bebas. Namun, jika ingin mengkaji hubungan atau pengaruh dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel tidak bebas, maka model regresi yang digunakan adalah model regresi linier berganda. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketebalan kertas pada mesin daur ulang kertas menggunakan regresi linier berganda serta memberikan informasi pemodelan mengenai hal tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi keoptimalan ketebalan kertas adalah penghancuran dan pemadatan kertas. Kata Kunci: analisis regresi linier berganda, langkah pembuatan kertas, ketebalan kertas, mesin daur ulang kertas
 
Article
Styrofoam telah banyak digunakan sebagai kemasan atau pembungkus. Limbah produk-produk ini mengakibatkan polusi lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai secara alami dan jika dalam penangannya tidak baik, maka akan menghasilkan zat berbahaya ke udara. Pada penelitian ini digunakan metode perancangan Pahl & Beitz untuk merancang mesin pengolah limbah styrofoam dengan metode sabuk pemanas, mesin akan dapat mengolah limbah styrofoam menjadi bahan baku produk berbahan plastik. Cara kerja mesin menggunakan prinsip ekstrusi, dimana styrofoam dicacah kemudian diekstrusi melalui sabuk pemanas agar mencapai titik leleh, kemudian dialirkan melalui cetakan untuk menghasilkan produk dengan bentuk penampang sesuai penampang cetakan. Hasil perancangan diperoleh mesin pengolah limbah styrofoam dengan metode sabuk pemanas yang digerakkan motor listrik 750 Watt dengan putaran 1400 rpm dan kapasitas rencana 15,26 kg/jam.
 
Article
Kursi sandar merupakan kursi tunggu yang disiapkan oleh PT. Kereta Commuter Indonesia (PT. KCI) disetiap peron stasiun. Pergantian bentuk kursi sandar dinilai tidak memberikan rasa nyaman bagi para penumpang, oleh karena perlu diidentifikasi kebutuhan kursi sandar penumpangdengan menggunakan metode QualityFunction Deployment(QFD). Metode QFD merupakan suatu metode yang terstruktur didalam pengembangan produk yang memungkinkan tim pengembangan produk untuk menetapkan dengan jelas semua keinginan dan kebutuhan konsumen. Data dalam penelitian ini merupakan data primer yang didapatkan dari penyebaran kuesioner dan wawancara kepada pengguna commuter linekhususnya yang menggunakan stasiun Manggarai dan stasiun Jatinegara. Pengambilan data melibatkan 100 orang pengguna commuter lineyang diambil secara acak (random sampling). Berdasarkan metode QFD didapatkan kebutuhan pelanggan prioritas dari kursi sandar yaitu nyaman saat digunakan, aman untuk digunakan, tidak mudah rusak, dan mampu menahan beban. Karakteristik teknis prioritas yaitu ukuran tinggi dudukan dan jenis material yang digunakan pada kursi sandar. Perbaikan kursi sandar antara lain mengganti ukuran tinggi kursi, ukuran tinggi dudukan kursi, tinggi sandaran kursi, dan banyaknya jumlah kursi di peron stasiun.
 
Article
Salah satu jenis pangan strategis di Indonesia, jagung mempunyai nilai ekonomis karena merupakan sumber karbohidrat. Sebagai bahan pangan pengganti beras, butir jagung terlebih dahulu digiling menjadi butiran lebih kecil. Prosesnya dengan cara jagung tongkolan dipipil terlebih dahulu kemudian digiling secara manual ataupun dengan mesin pemipil lalu digiling dengan mesin giling secara terpisah. Tujuan dari perancangan mesin ini untuk menghasilkan mesin pemipildan penggiling terpadu dengan masukan jagung tongkolan dan keluaran butiran jagung dengan ukuran tertentu. Mesin dioperasikan menggunakan tenaga motor listrik yang dikonversikan ke gerakan untuk mempipil dan menggiling jagung tongkolan kering dan menghasilkan jagung giling 70 kg/jam. Daya motor penggerak: 1 HP dengan putaran: 1450 rpm. Dari hasil perancangan didapat mesin yang berfungsi menjadikan jagung tongkolan menjadi butiran beras jagungyang ukurannya dapat diatur.
 
Gambar 7. Diagram alir simulasi aliran fluida
Article
Flow Visualization is the process of making the physical flow of a fluid visible. The air fluid used is transparent, so the flow pattern must be shown by several special methods. There are three methods for visualizing flow: surface flow visualization, particle tracking method, and optical method. Turbulence is one of the most important subjects related to testing the test section in a wind tunnel, at different wind speeds turbulence levels and other flow quality parameters must be kept as close as possible to free flow conditions. The flow visualization test is carried out using a slow motion camera at speeds of 1 m/s, 2 m/s, 3 m/s, 4 m/s and 5m/s which will form a fluid flow in the form of lines of smoke coming out of the nozzle holes inside. Test section. From the research results, conclude that the flow obtained forms a laminar flow and good suction power from various wind speed variables. Abstrak Visualisasi Aliran adalah proses membuat fisik aliran fluida terlihat. Fluida udara yang digunakan transparan, sehingga pola alirannya harus ditampakkan dengan beberapa metode khusus. Terdapat tiga metode untuk memvisualisasikan aliran: visualisasi aliran permukaan, metode pelacak partikel, dan metode optik. Turbulensi adalah salah satu subjek yang paling penting berkaitan dengan pengujian pada test section dalam sebuah wind tunnel, pada kecepatan angin yang berbeda-beda tingkat turbulensi dan parameter kualitas aliran lainnya harus dijaga kondisinya semirip mungkin dengan kondisi aliran bebas. Pengujian visualisasi aliran dilakukan menggunakan bantuan slowmotion camera di kecepatan 1m/s, 2m/s, 3m/s, 4m/s dan 5m/s yang akan membentuk aliran fluida yang berupa garis-garis dari smoke yang keluar dari lubang-lubang nozzle di dalam test section. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa aliran yang didapatkan membentuk aliran yang laminar dan daya hisap yang bagus dari berbagai variabel kecepatan angin. Kata kunci: aliran, kecepatan angin, visualisasi aliran, wind tunnel, test section.
 
Article
Material rumah apung dengan menggunakan rakit dan dinding serta lantai dari bambu, sering kali mengalami kerusakan yang umumnya disebabkan oleh mikroorganisme perusak, sehingga membuat masyarakat pemilik rumah apung merasa kesulitan karena material bambu tersebut mempengaruhi kinerja daya apung dari rakit bambu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pengawetan bambu yang dilakukan di rumah apung Danau Tempe Sulawesi Selatan. Pengawetan bambu menggunakan metode Modified Bouchery dengan menggunakan beberapa perlakuan antara lain, sebagai kontrol, menggunakan boron, cuka kayu, dan juga dilapisi oleh epoksi. Hasil penelitian dengan data sampai dengan satu bulan menunjukkan bahwa pemberian boron dan cuka kayu, maupun pelapisan pada bagian ujung dengan epoksi tidak menyebabkan penurunan sifat fisis (kadar air, kerapatan, berat jenis, proporsi volume rongga) dan sifat mekanis (MOE dan MOR) bambu dan pemberian boron dan cuka kayu, maupun pelapisan pada bagian ujung dengan epoksi meningkatkan ketahanan bambu dari serangan organisme perusak terutama terhadap jamur pewarna dan jamur pelapuk, serangan rayap dan kumbang belum ditemukan pada semua jenis perlakuan bambu
 
Article
Sultan Wind Turbine is a vertical type wind turbine researched by New Renewable Energy Lab. which is used as development for wind energy utilization. In this wind turbine, there are problems in the form of blade resistance which is not strong enough to withstand wind velocity when the wind blows reaches 4 m/s. The blade, which is one of the parts that have the highest liability on the turbine, can be improved in terms of performance and their overall strength. The blade material which currently used is fibreglass, and Styrofoam can be substituted using a better material to improve its performance. Carbon fiber and ABS filament can be substituted as a blanket and airfoil to be used as materials for manufacturing new blades. This research will focus on improvised blades in terms of performance and strength. With an experimental and quantitative approach, the data obtained from the blades that have been improvised with carbon fiber and ABS filament, resulting in blades that are superior from their predecessors. Abstrak Sultan Wind Turbine merupakan turbin angin jenis vertikal yang dikembangkan oleh Lab. Energi Baru Terbarukan digunakan sebagai pengembangan ujicoba proses pemanfaatan energi angin. Pada turbin angin ini terdapat permasalahan berupa ketahanan sudu yang tidak kuat menahan angin ketika angin bertiup kencang yang mencapai 4 m/s. Sudu yang merupakan salah satu bagian yang dapat memiliki liabilitas paling tinggi dari turbin tersebut, dapat ditingkatkan performa dan ketangguhannya. Material Sudu yang digunakan saat ini berupa fibreglass, dan styrofoam dapat disubtitusi menggunakan material yang lebih baik untuk meningkatkan performanya. Serat karbon dan filamen ABS dapat disubtitusi sebagai pengganti body dan airfoil untuk digunakan sebagai bahan manufakturing sudu baru. Penelitian ini akan memfokuskan pada improvisasi sudu ditinjau dari performa, dan kekuatannya. Dengan pendekatan pengujian secara eksperimen dan kuantitatif, maka didapatkan data nilai pengujian dari sudu yang telah diimprovisasi serat karbon dan filamen ABS, menghasilkan sudu yang lebih unggul dari sudu pendahulunya. Kata Kunci: angin, sudu, performa.
 
Article
Kajian ini dilakukan untuk mengetahui penghematan biaya yang diperoleh responden rumah tangga dari pemanfaatan pengembangan jaringan gas bumi (jargas) yang akan dipasang untuk menggantikan LPG di 7 kelurahan, kecamatan Bojonegoro, kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dari 4,000 responden yang setuju rumahnya dipasang jargas, seluruhnya masih menggunakan Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebagai bahan bakar dirumahnya. Sebagian besar responden (93%) diketahui memakai LPG 3 kg (subsidi), 6% LPG 12 kg dan 1% LPG 5.5 kg untuk kebutuhan rumah tangga mereka. Secara komersial, penghematan biaya yang didapat dari pemanfaatan pengembangan jaringan gas bumi terhadap pemakaian LPG 3 kg yaitu Rp 878,-/tabung, LPG 5.5 kg : Rp 71,277,-/tabung dan LPG 12 kg : Rp 76,913,-/tabung. Jumlah kebutuhan gas bumi rata-rata setiap rumah/responden adalah 12,39 m3/bulan. Total kebutuhan gas untuk pemakaian jargas 4,000 responden rumah tangga adalah sebesar 0.062 mmscfd dan untuk seluruh rumah tangga di kabupaten Bojonegoro adalah sebesar 6.48 mmscfd. Kata Kunci: gas bumi, jargas, LPG, penghematan biaya, Bojonegoro. Abstract This study was purposed to determine the cost saving obtained by household respondents from utilization of natural gas network development which will be installed replacing LPG uses in Bojonegoro regency. All 4,000 respondents still using Liquified Petroleum Gas (LPG) as fuel. Most of the respondents (93%) using LPG 3 kg (subsidy), 6% LPG 12 kg and 1% LPG 5.5 kg for their household needs. Commercially, cost savings obtained from natural gas network development instead LPG 3 kg is Rp 878,-/bottle, LPG 5.5 kg Rp 71,277,-/bottle and LPG 12 Rp 76,913,-/bottle. The average amount of natural gas per house is 12.39 m3/month. Total gas demand for 4,000 household respondents is 0.062 mmscfd and for all households in Bojonegoro regency is 6.48 mmscfd.
 
Top-cited authors
Muhammad Yunus
  • Bosowa University
M. Daud
  • Universitas Muhammadiyah Makassar
Dwijaya Febriansyah
  • Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Imam Basori
  • Jakarta State University
Ferry Budhi Susetyo
  • Jakarta State University