Jambura Nursing Journal

Published by Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo
Online ISSN: 2654-2927
Publications
Article
Pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini, telah menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi di seluruh dunia. Program vaksinasi yang diberikan pemerintah Indonesia bertujuan menanggulangi pandemi Covid-19. Hasil beberapa survey menunjukkan masih banyak masyarakat Indonesia yang menolak divaksin Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan minat masyarakat Kota Gorontalo Dan Kabupaten Bone Bolango terhadap vaksinasi Covid-19.Desain penelitian merupakan penelitian deskriptif. Populasi adalah masyarakat di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango yang bukan berlatar belakang pendidikan kesehatan. Pengambilan sampel secara purposive sampling, dengan kriteria sampel usia 18-80 tahun. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-September 2021. Hasil penelitian adalah sebesar yaitu 70 responden (50%) memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang vaksinasi Covid-19, 38 responden (27%) memiliki tingkat pengetahuan baik, dan 32 responden (23%) memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang vaksinasi Covid-19. Untuk minat responden, yang berminat untuk dilakukan vaksinasi Covid-19 yaitu 78 responden (56%), dan yang tidak berminat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 juga masih cukup tinggi, yaitu 62 responden (44%). Kesimpulan sebagian besar masyarakat Gorontalo memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang vaksinasi Covid-19 dan berminat untuk dilakukan vaksinasi Covid-19.
 
Article
ASI Eksklusif adalah pemberian ASI pada bayi sampai berumur 6 bulan tanpa makanan dan minuman tambahan. Pemberian ASI eksklusif di pengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Boroko Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Penelitian ini menggunakan desain survey deskriptif. Sampel sebanyak 73 responden dengan mengggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan instrumen penelitian kuesioner. Hasilnya didapatkan ASI eksklusif 41 responden (56,2%) dan tidak ASI eksklusif 31 responden (43,8%). Kesimpulan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Boroko Kabupaten Bolaang Mongondow Utara lebih tinggi dibandingkan dengan tidak ASI ekslusif.
 
Article
Obesitas merupakan masalah kesehatan yang penting, selain karena merupakan faktor risiko timbulnya penyakit kronis degenerative dikemudian hari, obesitas juga sudah banyak menimbulkan masalah pada usia anak dan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas di SD Laboratorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitic melalui pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 150 orang. Sampel penelitian sebanyak 121 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada analisa bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik (P-Value=0,000), dengan kejadian obesitas pada anak di SD Labratorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Diharapkan pada pihak sekolah agar memperhatikan status gizi siswa/siswi, karena status gizi yang buruk akan berdampak negatif bagi kondisi kesehatan anak.
 
Article
Infark Miokard Akut (IMA) merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang memberikan sumbangsi kematian secara tiba-tiba yang cukup banyak. Kejadian infark miokard akut dapat terjadi berulang yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Pasien yang pernah mengalami serangan infark miokard akut 50% kemungkinan akan mengalami infark miokard akut recurrent akibat pasien tidak patuh mengontrol faktor resiko kardiovaskuler. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan kepatuhan mengontrol faktor resiko kardiovaskuler dengan kejadian infark miokard akut rekuren di kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien infark miokard akut di RSUD Prof H. Aloe Saboe dan RS Bunda Kota Gorontalo dengan jumlah sampel sebanyak 30 dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Sampel infark miokard akut kemudian ditelusuri kepatuhan sampel dalam mengontrol faktor resiko kardiovaskuler seperti tekanan darah, gula darah, profil lipid, olahraga, kebiasaan merokok dan berat badan. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif kuantitatif memakai analisis chi square berdasarkan data yang telah diperoleh. Hasil yang dicapai adalah ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan mengontrol faktor resiko kardiovaskuler berupa tekanan darah dengan kejadian IMA rekuren dengan P value 0,000, kadar glukosa darah dengan kejadian IMA rekuren dengan P value 0,001 dan kadar kolesterol dengan kejadian IMA rekuren dengan P value 0,000. Disarankan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terutama penderita yang telah mengalami IMA untuk selalu mengontrol faktor resiko kardiovaskuler sehingga dapat mencegah terjadinya IMA yang rekuren.
 
Article
Dermatitis adalah peradangan kulit (epidermis dan dermis) sebagai respon terhadap pengaruh faktor eksogen dan atau faktor endogen, menimbulkan kelainan klinis berupa efloresansi polimorfik (eritema, edema, papul, vesikel, skuama, likenifikasi) dan keluhan gatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres aloe vera pada penderita dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan Eksperimen Semu (quasi-expe rimental) menggunakan rancangan penelitiandengan pra-post test design. Populasi sebanyak 25 responden, dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Sampel penelitian sejumlah 10 responden yaitu penderita penyakit dermatitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan kompres aloe vera kepada 10 responden, semua responden mengalami penurunan gejala. Berdasarkan hasil komputerisasi melalui uji T Berpasangan didapatkan nilai p value =0,000 a = 0,05 yang artinya dapat dinyatakan ada pengaruh kompres aloe vera pada Penyakit Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Sumalata. Kesimpulan penilitian adalah kompres aloe vera sangat efektif dalam penurunan gejala dermatitis sehingga disarankan kepada penderita dermatitis menggunakan kompres aloe vera untuk menyembuhkan penyakit dermatitis.
 
Article
Diabetes melitus gestasional merupakan intoleransi glukosa pada waktu kehamilan, pada wanita normal atau yang mempunyai gangguan toleransi glukosa setelah terminasi kehamilan. Keadaan ini biasa terjadi pada saat 24 minggu usia kehamilan dan sebagian penderita akan kembali normal pada setelah melahirkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran diabetes mellitus gestasional pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif. Sampel penelitian sejumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian diabetes melitus pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo adalah sebanyak 17 orang (56,7%), dan yang normal berjumlah 13 orang (43,3%). Dimana 25 orang ibu yang mengalami DMG tidak memiliki riwayat DM, sedangkan 1 orang ibu yang mengalami DMG memiliki riwayat diabetes mellitus. kejadian DMG ini dapat disebabkan dari beberapa faktor, diantaranya pengaruh pola makan yang tidak teratur, usia beresiko, memiliki riwayat DM, overweight/obesitas, multiparitas, dan juga karena kadar glukosa yang tidak terkontrol
 
Article
Kesehatan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang dan sebagai faktor penentu keutamaan atau keunggulan dari sumber daya manusia. Namun demikian, kesehatan sering terlupakan karena berbagai macam faktor, dimana faktor yang paling sering adalah karena kesibukan individu itu sendiri. Selama ini para ibu untuk mendapatkan informasi tentang kehamilan dan anak berasal dari posyandu atau puskesmas serta dari bidan, perawat atau dokter di lingkungan sekitar mereka. Kekurangan dari fasilitas layanan kesehatan tersebut adalah waktu pelaksanaannya yang tidak bisa dilakukan setiap saat, serta kesibukan dan jarak yang cukup menyulitkan dalam mendapatkan informasi tersebut. Studi ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai alternative pemenuhan informasi bagi kesehatan ibu hamil dan anak dengan menggunakan system informasi mobile dalam bentuk aplikasi beserta panduannya pada Android. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Observasi dan literatur review. Adapun hasil dari studi ini adalah panduan sistem informasi mobile dalam bentuk aplikasi yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil untuk mendapatkan informasi seputar kehamilan berdasarkan parameter-parameter yang dibutuhkan untuk setiap menu-nya. Kesimpulan pada penelitian ini adalah sistem informasi yang berbasis Android ini dibuat untuk membantu pemantauan kesehatan pada ibu hamil dan anak yang ada dalam kandungannya.
 
Article
Perilaku kekerasan pada remaja merupakan tindakan yang disengaja yang mengakibatkan cidera fisik atau tekanan mental. Perilaku kekerasan disebabkan oleh berbagai faktor yaitu faktor pengalaman psikologi, spiritual dan lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengalaman psikologi, spiritual dan lingkungan dengan perilaku kekerasan pada siswa baru. Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan Di SMKN 3 Kota Gorontalo. Populasi seluruh siswa baru di SMKN 3 Kota Gorontalo dengan jumlah sampel yang diperoleh dari teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor pengalaman psikologis, spiritual dan lingkungan dengan perilaku kekerasan pada remaja (0,000) α (0,05). Saran diharapkan agar terapi ini dapat diberikan dalam upaya pencegahan terjadinya perilku kekerasan pada remaja.
 
Article
Artikel ilmiah dengan judul Pengembangan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa Dengan Mental Health Screening Berbasis Aplikasi Android Untuk Masyarakat Pesisir Pantai Desa Ponelo dilatar belakangi oleh keinginan penulis untuk menciptakan suatu produk berupa aplikasi yang dapat mendeteksi lebih dini dan menekan terjadinya peningkatan kasus gangguan kesehatan jiwa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan melakukan deteksi dini gangguan kesehatan jiwa dengan menggunakan Mental Health Screening Berbasis Aplikasi Android. Metode penelitian ini termasuk pada Penelitian dan Pengembangan, atau biasa disingkat menjadi Litbang (Research and Development atau R&D).Hasil penelitian menunujukkan bahwa aplikasi Mental Health Screening dapat mendeteksi gangguan jiwa yang dialami oleh masyarakat Desa Ponelo yang dibuktikan dengan 30 orang responden yang telah melakukan uji coba dengan hasil 29 responden (96,7%) tidak mengalami masalah kesehatan jiwa dan 1 responden (3,3%) mengalami masalah kesehatan jiwa.
 
Article
PMR merupakan wadah kegiatan remaja di sekolah atau lembaga pendidikan normal dalam kepalangmerahan melalui program ekstrakurikuler. Salah satu tugas pokok dari PMR yaitu melakukan pertolongan pertama jika terjadi kejadian cedera di lingkungan sekolah.Pertolongan pertama adalah tindakan orang yang memberikan bantuan atau pertolongan pada orang yang terjadi kecelakaan atau cedera. Diperlukan tindakan yang tepat untuk membatasi resiko cedera yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan anggota PMR tentang tindakan pertolongan pertama pada cedera di SMAN Kota Gorontalo. Metode Penelitian meliputi desain dan jenis penelitian deskriptif. Populasi sebanyak 94 anggota PMR. Sampel penelitian sebanyak 94 responden dengan teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil dalam penelitian didapatkan presentasi tertinggi yaitu pengetahuan dengan kategori cukup sebanyak 48 responden (51.1%). Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya rentan waktu pemberian informasi tentang tindakan pertolongan pertama pada cedera menyebabkan pemahaman yang kurang dan penerapan secara langsung atau pelatihan dasar yang sangat jarang dilakukan oleh responden. Kesimpulannya didapatkan tingkat pengetahuan responden tentang tindakan pertolongan pertama pada cedera kategori baik 39 responden (41.5%), cukup 48 responden (51.1%), dan kurang 7 responden (7.4%). Disarankan pihak sekolah mengundang instansi yang terkait untuk memberikan materi tentang pertolongan pertama dan pelatihan dasar untuk meningkatkan pengetahuan anggota PMR sekolah.
 
Article
Penyakit asam urat biasa dikenal dengan Gout Arthritis merupakan penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak, berulang dan nyeri. Asam urat merupakan hasil akhir metabolisme dari purin. Secara garis besar bahwa purin didapatkan dari makanan, jika pola makan tidak dirubah kadar asam urat dalam darah yang berlebihan akan menimbulkan menumpuknya kristal asam urat, apabila kristal tebentuk dalam cairan sendi maka akan terjadi serangan nyeri yang hebat dan timbul secara mendadak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap kadar asam urat di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional, Tehnik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Diuji dengan menggunakan analisis Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pola makan dengan kadar asam urat (p-Value = 0,023). Kesimpulan terdapat hubungan antara pola makan terhadap kadar asam urat di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Disarankan kepada masyarakat lingkungan kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo agar menjaga pola makan yang baik serta mau memeriksakan diri ke pusat pelayanan kesehatan terdekat secara rutin.
 
Article
Menyusui merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk memberikan nutrisi dan menjaga kesehatan bayi. Pemberian ASI eksklusif juga mampu mengurangi angka kesakitan dan kematian bayi namun saat ini pemberian ASI eksklusif masih rendah presentasinya, Produksi ASI yang tidak mencukupi kebutuhan bayi akan menyebabkan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Salah satu faktor penyebab berkurangnya produksi ASI pada ibu postpartum adalah kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan terhadap produksi ASI ibu dengan persalinan seksio sesaria di Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan 30 orang responden pasca operasi seksio sesaria di Kota Gorontalo. Hasil uji statistic chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan antara kecemasan ibu postpartum terhadap produksi ASI dengan nilai p value 0,000. Hasil ini membuktikan bahwa kecemasan merupakan salah satu faktor yang bisa mempengaruhi produksi ASI ibu menyusui.
 
Article
Knowledge possessed by pregnant women is one of the factors that can affect the risk of dangers in pregnancy. The object of this research is a pregnant women at Kabila Bone Public Health Center, Bone Bolango Regency. This research aims to describe the knowledge of pregnant women about danger signs during pregnancy. The research’s method is a descriptive observational method, conducted from July to November 2021. The sample in this study is a pregnant women who came to check their pregnancy and met the research criteria and willing to fill out the quistionnaires. The sampling technique used an accidental sampling, as many as 30 samples obtained. From total of 30 pregnant women respondents, we obtained data on the knowledge of pregnant women who are willing to become respondents based on their characteristics. Most of the respondents are 20 -30 years old (86.7%), with high school aducation (56.7%), respondents with housewife occupation (90%), with 4 ANC visits (83.3%). Multi gravida (66.%), and respondents with birth spacing 2-5 years (40%). Result based on the research obtained from the majority of respondents showed that most of respondents had a good knowledge about pregnancy as many as 22 respondents(73.3%).
 
Article
Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Gorontalo. Pada tahun 2013-2016 Gorontalo mengalami 56 kejadian bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat menghadapi bencana banjir di Desa Permata Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental design dengan jenis rancangan One Group Pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 140 orang kepala keluarga, sampel sebanyak 30 orang dan pengambilan sampel menggunakan cara non probability sampling jenis purposive sampling. Teknik analisa data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan, tingkat pengetahuan masyarakat dikategorikan cukup (54,12%), setelah diberikan penyuluhan, tingkat pengetahuan masyarakat dikategorikan baik (77,51%), dan setelah dilakukan uji wilcoxon di peroleh hasil nilai z -4.839 dan nilai p-value =0,000 (α 0.05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Permata Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo. Diharapkan lebih meningkatkan kerja sama antara dinas kesehatan dengan badan penanggulangan bencana daerah dalam melakukan sosialisasi kepada masyarkat tentang kesiapsiagaan bencana banjir.
 
Article
Makrosomia merupakan salah satu penyulit persalinan dan dapat menimbulkan komplikasi bagi ibu maupun bayi. Insidensi makrosomia rata-rata 0,2-2% dari seluruh kelahiran dengan sehingga perlu adanya deteksi dini penyebab kelahiran bayi makrosomia. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan makrosomia di RSUD Toto Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian deskriptif observasional. Jumlah populasi 32 ibu dengan kelahiran bayi makrosomia dan sampel sebanyak 32 responden secara total sampling. Data dikumpul melalui hasil wawancara ibu yang melahirkan bayi makrosomia di RSUD Toto Kecamatan Tilongkabila pada tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan, dari 100% responden, 56,2% ibu berusia 31 tahun, 81,2% ibu dengan status multiparitas, 100% kehamilan ibu cukup bulan (37-40 minggu), 96,9% ibu mengalami penambahan berat badan berlebih tidak sesuai IMT ibu sebelum hamil, 59,4% ibu tidak memiliki riwayat melahirkan bayi makrosomia sebelumnya, 96,9% ibu tidak memiliki riwayat melahirkan bayi makrosomia dalam keluarga (genetik), 100% ibu tidak menderita Diabetes Mellitus, 68,8% bayi makrosomia yang lahir berjenis kelamin laki-laki. Disarankan agar meneliti lebih dalam salah satu faktor yang berhubungan dengan makrosomia sehingga dapat menjelaskan lebih rinci mengapa faktor tersebut berhubungan dengan kejadian makrosomia
 
Article
Perawatan Central Venous Catheters (CVC) adalah tindakan yang dilakukan antara lain mempertahankan area steril pada insersi CVC, mengkaji tentang manfaat CVC terhadap pasien, mengobservasi area insersi terhadap tanda – tanda infeksi lainnya, mengganti balutan CVC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan perawatan CVC di Ruang ICU RS X Jakarta. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan total sampel 30 responden. Penelitian menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. analisa univariat mayoritas usia perawat di ICU 26-35 tahun (56,7%), pendidikan D3 (70%), masa kerja 2 – 5 tahun (40%), pengetahuan cukup baik (60%), sikap positif (53,3%), motivasi tinggi (53,3%), kepatuhan perawat dalam melakukan perawatan CVC patuh (63,4%). Analisa bivariate dapat disimpulkan factor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan perawatan CVC adalah pengetahuan (p value = 0,000), sikap (p value = 0,001), motivasi (p value = 0,011). Faktor – faktor yang tidak berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan perawatan CVC adalah usia (p value = 0,982), pendidikan (p value = 0,481), masa kerja (p value = 0,910). Pengetahuan, sikap dan motivasi adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan perawatan CVC. Diharapkan perawat dapat melaksanakan review prosedur, meningkatkan sikap positif dan motivasi yang tinggi dalam melakukan perawatan CVC di RS X Jakarta.
 
Article
Bullying merupakan perilaku agresif seseorang atau sekelompok orang yang dilakukan secara berulang terhadap orang atau sekelompok orang lain yang lebih lemah untuk menyakiti korban secara fisik maupun mental. Banyak faktor yang dapat berhubungan dengan kejadian bullying antara lain yaitu faktor jenis kelamin, teman sebaya dan media social. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa dan menidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian bullying pada remaja di SMP N 3 Gorontalo. Metode yang digunakan yaitu menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII di SMP N 3 Gorontalo. Dan instrumennya yaitu menggunakan data demografi dan kuesioner. Hasil penelitian ini menggunakan uji fisher’s exact test. Didapatkan bahwa yang paling banyak melakukan bullying yaitu yang berjenis kelamin perempuan 78 responden (51%), teman sebaya dalam kategori sedang 93 responden (60.8%), dan media sosial dalam kategori tinggi 112 responden (73.2%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara faktor jenis kelamin (0,034), teman sebaya (0,039), dan media sosial (0,028) terhadap kejadian bullying pada remaja di SMP N 3 Gorontalo
 
Article
Kenakalan remaja merupakan perilaku remaja yang mengabaikan nilai- nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat sehingga akibatnya dapat menganggu orang lain, merusak lingkungan sekitarnya dan juga dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediktor kenakalan remaja. Penelitian deskriptif analitik ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi adalah semua murid SMP di tiga SMP swasta di Surabaya. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, besar sampel 40 orang. Variabel kenakalan remaja diukur dengan kuesioner yang valid dan reliabel. Data diskrit yang dihasilkan dianalisis dengan uji regresi logistik multinomial. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah remaja laki-laki (77,5%) berusia 13-14 tahun (67,5%) dengan kenakalan remaja level sedang (47,5%). Aktivitas merokok, sikap mendramatisir masalah, dan aktivitas berkelahi/tawuran terbukti mempengaruhi kenakalan remaja secara signifikan (@ p = 0,000). Ketiga hal ini menjadi prediktor terkuat kenakalan remaja pada populasi ini. Kata kunci: berkelahi, kenakalan remaja, mendramatisir, merokok, remaja.
 
Article
Caring adalah sikap peduli, menghormati dan menghargai orang lain. Caring sangat dibutuhkan dalam tatanan layanan keperawatan, karena caring inti dari praktik keperawatan. Caring perawat merupakan perilaku perawat yang ditunjukan kepada pasien dalam memberikan asuhan keperawatan seperti memberi rasa nyaman, perhatian, peduli, terampil, memberi sentuhan, memenuhi kebutuhan pasien, serta mengunjungi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran caring perawat di RSUD Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo. Desain dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien rawat inap (interna kelas 1 dan 2, interna kelas 3, bedah, VIP, anak, dan ICU) di RSUD Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo yang berjumlah 247 responden. Sampel penelitian berjumlah 153 responden dengan teknik sampling propotional stratified sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebanyak 109 responden (71,2%) caring perawat tinggi dan sebanyak 44 responden (28,8%) caring perawat rendah. Kesimpulannya sebagian besar caring perawat di RSUD Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo tinggi. Saran bagi perawat perlu ditingkatkan lagi penerapan caring perawat dalam melakukan pelayanan terhadap pasien dan juga bisa dijadikan sebagai acuan untuk evaluasi kinerja perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien minimal 6 bulan sekali.
 
Article
Masalah kesehatan jiwa dapat diketahui melalui beberapa cara diantaranya adalah dengan MHI (Mental Health Invetory). Kesehatan jiwa menurut MHI (Mental Health Invetory) dibagi menjadi psycological well being dan psycohological distress. Psycological being/kesejahteraan mental menggambarkan life satisfaction, emotional ties dan general positive effect sedangkan Psycohological distres/mental distress menggambarkan kesehatan jiwa seseorang dalam tekanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran mental health inventory (MHI) pada Perawat di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain Survey Deskriptif. Sampel 149 orang yang didapatkan dengan teknik Total sampling. Analisis data menggunakan analisisi unvariat. Hasil penelitian didapatkan perawat di RSUD Toto Kabila sebagian besar atau sebanyak 95 perawat (63,8%) memiliki kesehatan mental pada kategori kesejahteraan psikologis dan hanya sebagian kecil atau 54 perawat (36,2%) yang memiliki kategori tekanan psikologis.
 
Article
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Pasar Mardika Kota Ambon, terdapat banyak pedagang tahu yang menjual tahu di pasar dengan mengambil atau membeli langsung dari distributor yang pabriknya berada di Desa Batu Merah maupun Desa Waiheru. Semakin banyak penjual tahu di pasar memungkinkan permainan curang oleh para pedagang dengan menambahan bahan kimia boraks yang berfungsi untuk memberikan tekstur padat, meningkatkan kekenyalan, kerenyahan, dan memberikan rasa gurih serta bersifat tahan lama. Penggunaan bahan kimia boraks tersebut sangat berakibat buruk untuk kesehatan bagi para pembeli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendektesi boraks menggunakan kertas wathman dengan ekstrak kunyit pada tahu di Pasar Mardika Kota Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ekperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh pedagang tahu di Pasar Mardika Kota Ambon berjumlah 31 pedagang. Dari hasil penggunaan kertas wathman dengan ekstrak kunyit sebagai indikator pendeteksi boraks pada tahu di Pasar Mardika Kota Ambon tahun 2020 didapatkan hasil bahwa 6 sampel tahu mentah yang terdeteksi positif mengandung boraks sedangkan 25 sampel negatif tidak mengandung boraks. Dalam hal ini ekstrak kunyit efektif digunakan untuk mendeteksi adanya kandungan boraks pada makanan (tahu). Bagi masyarakat Kota Ambon terkait dengan penggunaan boraks yang masih meningkat oleh karena itu penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi tentang ekstrak kunyit yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan mendeteksi kandungan boraks pada makanan sehingga makanan akan tetap aman ketika dikonsumsi
 
Article
Saat ini KB Hormonal masih menjadi pilihan metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan. Metode kontrasepsi juga mempunyai berbagai macam efek samping yang ditimbulkan pada pengguna kontrasepsi hormonal yaitu ; adanya gangguan siklus menstruasi, perubahan berat badan, mual/muntah, pusing/ sakit kepala, jerawat dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek samping penggunaan kontrasepsi hormonal di wilayah kerja Puskesmas Buhu Kabupaten Gorontalo. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu pengguna kontrasepsi hormonal yang ada di wilayah kerja Puskesmas Buhu. Hasil penelitian ditemukan efek samping dari penggunaan kontrasepsi pil dari 17 responden yang tertinggi yaitu sebanyak 12 responden mengalami kenaikan berat badan (70.6), pada kontrasepsi suntik dari 61 responden yang tertinggi yaitu sebanyak 42 responden mengalami kenaikan berat badan (68.9%), dan pada kontrasepsi implant dari 35 responden yang tertinggi yaitu sebanyak 25 responden mengalami kenaikan berat badan (71.4%).
 
Article
AbstrakPasien dengan penurunan kesadaran masih tinggi angka kejadiannya. Salah satu terapi untuk menangani pasien dengan penurunan kesadaran adalah dengan pemberian stimulasi Al-Quran. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh stimulasi Al-Quran terhadap Glasgow Coma Scale pasien dengan penurunan kesadaran diruang Intensive Care Unit (ICU). Jenis penelitian Pre Experiment dengan one grup pre-post test design. Populasi adalah pasien dengan penurunan kesadaran sebanyak 14 pasien. Sampel berjumlah 10 pasien dengan teknik non probability sampling jenis accidental sampling. Data dikumpul melalui observasi, pengukuran Glasgow Coma Scale sebelum dan sesudah intervensi. Dianalisis dengan uji T berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan nilai Glasgow Coma Scale antara sebelum dan setelah pemberian stimulasi Al-Quran dengan hasil uji komputerisasi T Berpasangan didapatkan nilai P value = 0,003 yang lebih kecil dari ? = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh stimulasi Al-Quran terhadap Glasgow Coma Scale pasien dengan penurunan kesadaran di ruang Intensive Care Unit (ICU).
 
Article
Infeksi nosokomial merupakan masalah yang besar di setiap rumah sakit. Infeksi dapat terjadi antar pasien, dari pasien ke petugas, dari petugas ke petugas, dari petugas ke pasien dan antar petugas. Infeksi di rumah sakit lebih dikenal sebagai infeksi nosokomial. Kasus infeksi nosokomial terjadi hampir di seluruh negara terutama di negara miskin dan berkembang termasuk Indonesia. Tujuan penelitian Mengetahui Penerapan Universal Precaution dalam mencegah Infeksi Nosokomial di RSUD Toto Kabila. Desain yang digunakan studi deskriptif. Jumlah sampel 130 responden dengan tehnik sampel yang di gunakan adalah Total Sampling. umur responden lebih banyak yang berusia 31-40 tahun yaitu 54.6%, berjenis kelamin perempuan sebesar 98 responden. berpendidikan Ners sebanyak 67 responden. Lama kerja 5 tahun sebesar 79 responden . Yang tidak melakukan cuci tangan handwash 89 responden. menggunakan cuci tangan memakai hundrub sebanyak 70 responden. Saran: seluruh perawat mencuci tangan sesuai SOP dalam rangka mencegah infeksi nosokomial.
 
Article
Untuk mengetahui pengaruh madu dorsata terhadap kadar kolesterol total dan LDL plasma pada penderita hiperkolesterolemia. Penelitian True Experimental - Pre and Post Test Only Control Group Design dengan 34 sampel yang dibagi atas dua kelompok yaitu perlakuan dan kontrol. Kadar kolesterol dan LDL plasma diukur sebelum dan sesudah 14 hari konsumsi madu dorsata. Mean selisih kolesterol total pada kelompok terapi (-39,12 g/dl) sedangkan pada kelompok tanpa terapi (2,53 g/dl), mean selisih LDL plasma kelompok terapi (-11.06 g/dl) sedangkan kelompok tanpa terapi (6,47 g/dl) dan dengan menggunakan uji T tidak berpasangan didapatkan P value perbedaan kolesterol total antara dua kelompok adalah 0,003 yang berarti ada perbedaan signifikan antara kelompok terapi dengan kelompok tanpa terapi sehingga ada pengaruh yang signifikan madu dorsata terhadap penurunan kolesterol total, dan pada kadar LDL plasma didapatkan P value perbedaan antara dua kelompok adalah 0,040 yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sehingga ada pengaruh yang signifikan madu dorsata dalam menurunkan kadar LDL Plasma. Kesimpulan: terdapat pengaruh madu dorsata terhadap kadar kolesterol total dan kadar LDL plasma pada penderita hiperkolesterolemia.
 
Article
Smartphone saat ini sudah menjadi kebutuhan khusus untuk semua orang khususnya remaja. Kurangnya kemampuan individu mengontrol intensitas penggunaan smartphone dapat mengakibatkan buruknya kualitas dan kuantitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan smartphone dengan kualitas dan kuantitas tidur pada remaja.Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan desain Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi kelas 1 SMA. Teknik pengambilan sampling penelitian ini adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 80 orang. Data dikumpul menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan intensitas penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada remaja (P value = 0,000 < 0,05), dan terdapat hubungan antara intensitas penggunaan smartphone dengan kuantitas tidur pada remaja kelas 1 SMA (P value = 0,000 < 0,05). Semakin tinggi intensitas penggunaan smartphone maka semakin menurunnya kualitas dan kuantitas Tidur. Disarankan pada remaja untuk membatasi penggunaan smartphone terutama pada malam hari sebelum tidur agar tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas tidurnya di malam hari. Waktu tidur yang cukup akan membuat kualitas tidur baik dan individu akan merasa segar saat bangun di pagi harinya.
 
Article
Shock Index dan Modified Shock Index merupakan parameter non invasif dapat digunakan dalam pemantauan status hemodinamika pasien untuk menilai hasil klinis dan memprediksi mortalitas pasien gawat darurat, sehingga dapat membantu penatalaksanaan pada waktu yang tepat terutama dalam pelaksanaan triase di departemen darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan parameter Shock Index dan Modified Shock Indeks dalam memprediksi hasil klinis pasien gawat darurat, mengetahui perbandingan penggunaan parameter Shock Index, Modified Shock Indeks dengan Tekanan Darah, Nadi untuk memprediksi hasil klinis pasien gawat darurat dan mengetahui hasil statistik penelitian tentang Shock Index dan Modified Shock Indeks sebagai parameter yang efektif untuk memprediksi hasil klinis pasien gawat darurat. Pencarian artikel jurnal menggunakan kerangka PICO (Population: Pasien gawat darurat, Intervention: parameter Shock Index dan Modified Shock Indeks, Comparison Intervention: Nadi, Tekanan Darah, Outcome: Parameter sederhana untuk mengidentifikasi kondisi pasien gawat darurat. Delapan artikel yang dianalisis dengan rentang waktu antara 2007-2017 (10 tahun), jumlah sampel ± 74.512. Hasilnya menunjukkan secara keseluruhan artikel menyebutkan bahwa Shock Index dan Modified Shock Indeks dapat dan mudah digunakan dalam memprediksi hasil klinis pasien gawat darurat. Shock Index dan Modified Shock Indeks signifikan berkorelasi dengan penanda resiko yang akurat, berupa kematian klinis pada pasien dengan kondisi darurat dan lebih baik dari pada tekanan darah dan detak jantung. Sehingga SI dan MSI dapat direkomendasikan sebagai paramater non invasif guna mendeteksi lebih awal status hemodinamik pasien dan dapat digunakan dalam triase pasien di ruang gawat darurat.
 
Article
Kontrasepsi hormonal merupakan kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Hormon tersebut diketahui dapat mempengaruhi kadar glukosa darah. Provinsi Gorontalo pada tahun 2017 dengan pengguna kontrasepsi hormonal pil sebanyak 22.64 %, suntik 37.36 %, implant 24.62 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kadar glukosa darah. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan desain Cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah Sampel sebanyak 132 responden. Hasil Penelitian menunjukan bahwa berdasarkan uji Chi Square tidak ada hubungan penggunaan kontrasepsi pil dengan kadar glukosa darah p=1,000 (α 0,05), ada hubungan penggunaan kontrasepsi suntik dengan kadar glukosa darah p=0,025 (α 0,05), tidak ada hubungan penggunaan kontrasepsi implant dengan kadar glukosa darah p=1,000 (α 0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kadar glukosa darah di puskesmas kota tengah kota gorontalo. Saran Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan mengendalikan variabel perancu yang ikut mempengaruhi seperti gaya hidup, pola makan dan keturunan.
 
Article
Berdasarkan data World Health Organization (WHO), diprediksi adanya peningkatan jumlah penyandang DM yang menjadi salah satu ancaman kesehatan global. Jumlah penderita DM kian meroket tiap tahunnya, baik di indonesia maupun dunia. Tercatat di data WHO memprediksi kenaikan jumlah penyandang DM di Indonesia dari 8,4 juta di tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan berobat dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe II di Poli Interna RSUD Labuang Baji Makassar.Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional study yang merupakan rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat yang bersamaan (sekali waktu). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode accidental Sampling, sebanyak 54 responden dan instrumen penelitiannya menggunakan kuesioner.Hasil penelitian dianalisis mengunakan uji Chi Square diperoleh nilaip 0,00 (?
 
Article
Perawatan paliatif adalah bentuk pelayanan yang bertujuan memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga dari penyakit yang dapat mengancam jiwa, dengan pengetahuan yang baik maka sikap perawat dalam memberikan pelayanan perawatan paliatif kepada pasien dan keluarga menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap perawat tentang perawatan paliatif di RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan Survei analitik dengan desain cross sactional Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat yang bertugas d ICU, HD dan perawatan bedah sebanyak 51 responden. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 51 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebahagian besar responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 35 responden (68,63%) dan sikap dengan kategori baik sebanyak 37 responden (72,55% ). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap perawat tentang perawatan paliatif di RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Tahun 2019. Diharapkan penelitian ini dapat menambah wawasan dan pengalaman dalam mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dibangku kulia, serta hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan penelitian dalam lingkup yang sama.
 
Article
Pendahuluan: Salah satu indikator kegawatdaruratan dan prognosis pada pasien kritis adalah status kesadaran dari pasien. Kehadiran dan interaksi keluarga dapat menjadi pilihan untuk membantu memperbaiki kondisi psikologis pasien ICU. Literatur Review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reorientasi melalui suara keluarga terhadap tingkat kesadaran pada pasien di ruang ICU. Metode: Pencarian artikel menggunakan database Elsiver/Sciendirect, ProQuest, DOAJ, dan Google Scholar, dibatasi rentang 10 tahun terakhir; 2010 s/d 2020 didapatkan 12 jurnal. Hasil: Literatur yang didapat menyatakan bahwa pemberian intervensi berupa reorientasi melalui suara keluarga berpengaruh terhadap kesadaran pada pasien di ruang ICU. Melalui intervensi ini dapat meningkatkan tingkat kesadaran pasien yang menjalani perawatan di ruang ICU. Kesimpulan: Reorientasi melalui suara keluarga dapat diterapkan pada pasien dengan penurunan kesadaran di ruang ICU. Setelah mengetahui pengaruh reorientasi melalui suara keluarga bagi pasien, diharapkan dapat menjadi masukan dan acuan bagi rumah sakit dalam memberikan pelayanan keperawatan terhadap status kesadaran pasien di ruang ICU.
 
Article
Prevalensi dan insidensi penyakit hipertensi semakin meningkat dan menyebabkan tingginya morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Gorontalo merupakan Provinsi yang ikut menyumbang jumlah kumulatif kasus hipertensi. Sebagai penyakit yang dikenal dengan isitilah “silent killer”. Dalam upaya pengurangan komplikasi ini diperlukan kepatuhan dan kesadaran dri akan kemampuan dalam mencapai tujuan pengobatan yang kemudian lebih dikenal dengan isitilah self-efficacy. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif dimana pengukuran dengan menggambarkan variabel yang diteliti tanpa menganalisa hubungan antar variabel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yakni purposive sampling dengan jumlah 100 sampel yang diambil berdasarkan kriteria sampel. Hasil peneltian didapatkan terdaat 65 responden berjenis kelamin laki-laki dan 35 responden berjensi kelamin perempuan . Pada penelitian ini juga didapatkan juga responden yang memiliki self-efficacy tinggi berjumlah 53, dan 47responden memiliki self-efficacy rendah. Self-efficacy memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik dalam proses perubahan perilaku kesehatan sehingga akan meningkatkan kemampuan seseorang dalam memahami terkait penyakit, dan memilih cara yang tepat dalam mengurangi tingkat keparahan dengan keterampilan yang terlatih.
 
Article
Penyakit jantung Koroner/ Coronary Artery Disease (CAD) merupakan suatu kondisi terbentuknya plak yang membesar di dinding pembuluh arteri Koroner dan menyebabkan minimnya aliran darah ke otot jantung. Faktor risiko penyakit jantung koroner (PJK) salah satunya adalah diabetes mellitus yang perlu dilakukan perawatan yang baik untuk mencegah kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mensitesis bukti-bukti/ literatur tentang berbagai faktor risiko terhadap kejadian penyakit jantung koroner (PJK) pada pesien Diabetes Melitus (DM) tipe 2. Pencarian menggunakan PICOT Framework di database: Ebscho, Sciencedirect, Pubmed, Proquest dan Google Scholar, yang dibatasi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir 2015-2020 didapatkan 5 Jurnal Internasional. Literatur menunjukkan bahwa dyslipidemia, jenis kelamin (laki-laki), merokok, penyakit arteri perifer, peningkatan tekanan darah sistolik, lamanya waktu menderita Diabetes Melitus, defisiensi vitamin D, aktifitas fisik, dan glycemic variability memiliki hubungan dengan kejadian PJK serta dapat memperberat penyakit jantung koroner pada pasien Diabetes Melitus. Perubahan gaya hidup perlu dilakukan, untuk mencegah dan mengurangi keadaan memburuk kondisi penyakit serta terjadinya penyakit jantung koroner.
 
Article
Diabetes mellitus (DM) atau disebut diabetes saja merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi secara efektif. Madu adalah cairan kental manis yang dihasilkan oleh lebah, bahan ini telah lama di gunakan sebagai obat dan penelitian yang dilakukan pada penelitian dekade terakhir telah menunjukkan manfaat yang besar dari madu. Tujuan review untuk mengkaji lebih lanjut pengaruh penggunaan madu dalam pertumbuhan jaringan baru (granulasi) pada luka, khususnya DFU. Metode pencarian artikel yang relevan menggunakan database PubMed dan search engine Google Schoolar. Hasil tujuh artikel masuk dalam tinjauan literatur. Penggunaan madu telah terbukti dapat menyembuhkan luka diebetik serta memperpendek periode pengobatan. Efek anti bakteri dari madu dapat membantu mengatasi infeksi pada luka dan anti inflamasinya dapat mengurangi nyeri serta meningkatkan sirkulasi yang berpengaruh pada proses penyembuhan. Kesimpulan: dressing menggunakan madu lebih aman dan lebih efektif untuk perawatan DFU juga memperpendek periode pengobatan, meningkatkan tingkat pembersihan bakteri dan mengurangi resiko amputasi.
 
Article
Penggunaan kontrasepsi hormonal hingga saat ini masih menjadi pilihan metode kontrasepsi yang populer di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya minat kontrasepsi hormonal dibandingkan kontrasepsi non hormonal. Desain penelitian ini adalah studi analitik komparatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang menggunakan kontrasepsi hormonal atau non hormonal, berusia di atas 30 tahun dan jumlah anak lebih dari 2. Dari hasil penelitian diketahui ada hubungan antara faktor pengetahuan (p value = 0,000), sikap ibu ( p value = 0,010), pendapatan (p value = 0,000) dan informasi KB (p value = 0,000) terhadap tingginya minat kontrasepsi hormonal dibandingkan kontrasepsi non hormonal. Sedangkan untuk faktor dukungan suami (p value = 0,980), tidak terdapat hubungan dengan minat kontrasepsi hormonal yang tinggi dibandingkan kontrasepsi non hormonal. Dapat disimpulkan bahwa lebih banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi hormonal dibandingkan kontrasepsi nonhormonal.
 
Article
Self-Directed Learning (SDL) merupakan kemampuan belajar mandiri atas inisiatif mahasiswa sendiri dalam merencanakan, mengarahkan model pembelajaran dan mengevaluasi hasil belajarnya sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Self-Directed Learning Pada Mahasiswa Keperawatan Semester II Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan rancangan descriptive dengan pendekatan descriptive survey. Populasi sebanyak 109 orang, dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian sejumlah 103 orang yaitu mahasiswa Keperawatan Semester II Universitas Negeri Gorontalo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat SDL mahasiswa berada pada kategori tinggi sebesar 86.4%. Berdasarkan jenis kelamin, semua responden laki-laki memiliki tingkat SDL tinggi atau 100%, berdasarkan usia, responden berusia 18 tahun memiliki SDL tertinggi sebesar 48.5%, berdasarkan jalur masuk PTN, SDL tertinggi dimiliki lulusan jalur SBMPTN sebesar 56.3%, berdasarkan tempat tinggal responden SDL tertinggi dimiliki oleh mahasiswa yang bertempat tinggal di rumah sebesar 61.2%. Kesimpulan penelitian adalah Self-Directed Learning Pada Mahasiswa Keperawatan Semester II Universitas Negeri Gorontalo dalam kategori tinggi.
 
Article
Osteoartritis merupakan suatu penyakit sendi degeneratif yang terjadi karena proses inflamasi kronis pada sendi dan tulang sekitar sendi. Salah satu penatalaksanaan non Farmakologi yaitu dengan stretching exercise. Stretching Exercise dapat mengurangi nyeri sendi lutut dengan mengunakan tekhnik latihan gerakan tubuh baik secara aktif maupun pasif. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Stretching Exercise Terhadap Penurunan Skala Nyeri Sendi Lutut pada Pasien Osteoartritis. Jenis penelitian adalah pra eksperiment dengan pretest and postest one group design. Penelitian dilaksanakan Di Puskesmas Kota Selatan Kota Gorontalo. Populasi seluruh pasien Osteoartritis di Puskesmas Kota Selatan Kota Gorontalo dengan Jumlah sampel yang diperoleh dari tekhnik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh stretching exercise terhadap penurunan skala nyeri sendi lutut pada pasien Osteoartritis dengan p-value (0,000) ? (0,05). Saran diharapkan agar terapi ini dapat diberikan dalam upaya pencegahan serta penanganan nyeri sendi lutut atau gangguan muskuloskeletal.
 
Article
Full day School merupakan sistem pembelajaran yang dilakukan hampir seharian penuh di sekolah yang dapat beresiko membuat anak merasa bosan dan jenuh sehingga pada akhirnya membuat anak tersebut menjadi stres. Stres Merupakan keadaan dimana tekanan yang dialami oleh individu tidak sebanding dengan kemampuan individu dalam menghadapi tekanan tersebut. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui gambaran tingkat stress siswa pada sekolah yang menerapkan sistem Full Day School di SMP Negeri 6 Gorontalo. Desain penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif dengan metode survey. Sampel penelitian ini sebanyak 100 siswa dari 645 populasi siswa SMP Negeri 6 Gorontalo. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified proportional random sampling. Dalam mengumpulkan data dugunakan instrumen berupa kuesioner dengan teknik analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil Penelitian ini menunjukan tingkat stres siswa pada sekolah dengan sistem full day school bahwa dari 100 sampel siswa 60 (60%) siswa mengalami stres ringan, 39 (39%) siswa mengalami Stres sedang dan 1 (1%) mengalami stres berat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat stres siswa didominasi oleh kategori tingkat stres ringan.
 
Article
MDR-TB merupakan masalah kesehatan yang penting dan segera ditanggulangi. Pengobatannya memerlukan waktu lama dimana jauh lebih sulit dari kasus TB biasa.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengalaman klien sedang menjalani pengobatan MDR-TB di Poli Paru RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Informan berjumlah 5 orang dan 1 orang informan kunci dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode indepth interview dan field note dengan metode analisa Colaizzi. Hasil penelitian menghasilkan 7 tema yaitu respon menolak, respon menerima, mengalami efek samping, kepatuhan, kesulitan dalam menjalani pengobatan, dukungan yang diterima dan harapan untuk mencapai kesembuhan setelah menjalani pengobatan MDR-TB. Simpulan respon menolak akhirnya mereka memahami sehingga menerima dalam menjalani pengobatan MDR-TB. Efek samping dari obat MDR-TB memberikan dampak positif dan negatif terhadap tubuh. Kepatuhan informan mempertahankan pengobatan MDR dengan mendapatkan dukungan dari keluarga dan petugas pelayanan kesehatan. Kesulitan jarak pelayanan kesehatan, aktivitas terbatas, stressor sosial dan keuangan menyebabkan seluruh aspek kesehatan semakin terpuruk yang mempengaruhi kualitas hidup. Harapan bisa kembali bekerja untuk menanggung ekonomi keluarga dan menuntaskan pengobatan. Saran sebagai dasar intervensi bagi petugas kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup klien MDR-TB.
 
Top-cited authors
Muhamad Nur Syukriani Yusuf
  • Universitas Negeri Gorontalo
Edwina Monayo
  • Universitas Negeri Gorontalo
Yuniar Soeli
  • Universitas Negeri Gorontalo