Article

PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BERMAIN PERAN SISWA KELAS XI IPADI SMA NEGERI 5 PAMEKASAN – MADURA

01/2007;
Source: OAI

ABSTRACT Metode bermain peran adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Penerapan pembelajaran menggunakan metode bermain peran ini sangat menarik karena banyak melibatkan siswa dan membuat siswa senang belajar, sebagaimana dikemukakan oleh Adam dan Mbirimujo (1990:21) dalam Prasetyo (2001) yang menyatakan bahwa metode bermain peran mempunyai nilai tambah, yaitu: (1) Dapat dijamin jika seluruh siswa dapat berpartisipsi dan mempunyai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dalam bekerja sama hingga berhasil, dan (2) Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan tanggal 2 Februari 2007 dengan guru bidang studi Biologi kelas XI IPA SMA Negeri 5 Pamekasan-Madura diketahui bahwa pada pembelajaran Biologi khususnya pokok bahasan sistem respirasi aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran Biologi masih rendah. Kurangnya aktivitas belajar siswa dapat terlihat dari perilaku siswa yang kurang aktif, hal ini terlihat dari kecilnya persentase siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran, yaitu sekitar 21,05 % dari seluruh siswa yang berjumlah 38 orang. Penyebab utama kurang aktifnya siswa adalah sebelum pembelajaran siswa tidak mempelajari materinya terlebih dahulu, sehingga jika guru melakukan tanya jawab siswa hanya diam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dan jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dirancang dalam 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 5 Pamekasan-Madura. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dan metode angket. Data yang dikumpulkan berupa pengamatan aktivitas bermain peran siswa selama proses pembelajaran serta tanggapan siswa. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa aktivitas bermain peran pada tiap-tiap siklus mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh rata-rata 67,11%, siklus II rata-rata 81,42%, dan pada siklus III rata-rata 94,75%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain peran dalam pembelajaran Biologi dapat meningkatkan aktivitas bermain peran siswa.

5 Bookmarks
 · 
803 Views

Full-text

View
26 Downloads
Available from