Article

ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KOTA BANJARMASIN

01/2010;
Source: OAI

ABSTRACT Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap Pemerintah Kota Banjarmasin dengan judul “Analisis Laporan Arus Kas Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Banjarmasin”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengukur kinerja keuangan Pemerintah Kota Banjarmasin jika ditinjau dari analisis laporan arus kas. Alat analisis yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan Pemerintah Kota Banjarmasin adalah dengan time series analisis, yaitu mengevaluasi unsur-unsur laporan keuangan neraca dan laporan arus kas pemerintah selama bebepara beriode (2002 – 2004), dengan cara: analisis common size laporan arus kas dan analisis rasio kinerja keuangan. Dalam analisis common size, komponen-komponen dalam laporan arus kas dinyatakan dengan persentase yang merupakan kontribusi dari total penerimaan kas seluruh aktivitas. Besarnya kontribusi pada tahun yang dievaluasikan, kemudian dibandingkan dengan kontribusi tahun sebelumnya. Sedangkan analisis rasio kinerja keuangan yang diukur adalah tingkat ketergantungan pada berbagai sumber, tingkat kemampuan membayar bunga dan pokok pinjaman jangka panjang, tingkat kecukupan arus kas untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan, tingkat efisiensi, dan tingkat likuiditas. Hasil dari analisis common size memperlihatkan bahwa pada tahun 2002, 2003, dan 2004 yang memberikan kontribusi terbesar terhadap total penerimaan kas adalah arus kas bersih dari aktivitas operasi. Kenaikan kas bersih paling besar serta menunjukkan kinerja keuangan yang paling bagus adalah pada tahun 2003. Sedangkan hasil dari analisis rasio kinerja keuangan memperlihatkan bahwa: (1) tingkat ketergantungan pada berbagai sumber selama tiga tahun tersebut menunjukkan keadaan yang cukup bagus karena, rasio seluruh aktivitas memperlihatkan kenaikan dan penurunan yang cukup stabil, (2) tingkat kemampuan membayar bunga dan pokok pinjaman jangka panjang menunjukkan keadaan yang cukup bagus karena rasionya semakin menurun selama tiga tahun tersebut, (3) tingkat kecukupan arus kas untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan menunjukkan keadaan yang cukup bagus, walaupun rasio reinvestasi mengalami kenaikan selama tiga tahun tersebut, tetapi masih dalam batas yang wajar, (4) tingkat efisiensi menunjukkan keadaan yang kurang bagus karena, rasionya mengalamai penurunan pada tahun 2004, (5) tingkat likuiditas menunjukkan keadaan yang cukup bagus walaupun rasionya tidak tidak mencapai angka 1, artinya belum sepenuhnya dapat menutupi hutang lancarnya, tetapi rasio tersebut mengalami peningkatan selama tiga tahun. Dari hasil analisis common size dan analisis rasio kinerja keuangan, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum kinerja keuangan Pemerintah Kota Banjarmasin sudah cukup bagus. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat memberikan saran bahwa sebaiknya Pemerintah Kota Banjarmasin dapat terus meningkatkan penerimaan kas dari aktivitas operasi karena aktivitas operasi merupakan aktivitas utama pemerintah.

7 Bookmarks
 · 
2,642 Views