Article

PENGARUH PENAMBAHAN ASAM PROPIONAT PADA PATI TAPIOKA MODIFIKASI

01/2010;
Source: OAI

ABSTRACT Singkong (Manthot utilissima) disebut juga ubi kayu atau ketela pohon, mempunyai kandungan karbohidrat cukup tinggi yaitu sebanyak 32.4 dan kalori 567.0 dalam 100 gram singkong. Dengan demikian singkong dapat dipakai sebagai pengganti beras. Aneka olahan dan bahan baku singkong cukup beragam mulai dari makanan tradisional seperti makanan getuk, timus, keripik, gemblong, dan lain-lain. Sampai membuat bahan yang memerlukan proses teknologi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi penambahan asam propionat terhadap pati tapioka termodifikasi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium THP dan Kimia Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) sederhana dengan dua kali ulangan dengan prosentase asam propionat 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, 10% dan 12%. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa ada pengaruh pada persen (%) propil tertinggi ditunjukkan P6 (Konsentrasi Asam Propionat 12%) sebanyak 15,62%, jumlah derajat substitusi yang tertinggi terdapat pada perlakuan P6 sebanyak 0,69%. Untuk perlakuan yang menunjukkan kekuatan tertinggi yaitu P6 (Konsentrasi asam propionat 12 %) , yaitu 771,76%. Dengan metode Medalf dan Gilles (1965), kadar amilosa pati modofikasi tertinggi diperoleh pada perlakuan P64 (konsentrasi asam propionat 0%), yaitu 26,44%. Retrogadasi tertinggi pada modifkasi pati terdapat pada perlakuan P6 yaitu sebesar 16,13%, kadar air pati modifikasi pati tapioka tertinggi terdapat pada perlakuan P5 (konsentrasi asam propionat 10%) yaitu 10,35%. Kandungan mineral pada pati modifikasi pati diukur dengan kadar abu bahan, kadar abu tertinggi diperoleh pada perlakuan P6 (konsentrasi asam propionat 12%). Nilai pH yang diperoleh dalam modifikasi pati cenderung fluktuatif, dengan pH meter dapat diperoleh nilai pH tertinggi pada perlakuan P5 (konsentrasi asam propionat 10%) yaitu 6,35.

0 Bookmarks
 · 
325 Views