Article

PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN (Studi di Desa Ketanggung Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan)

01/2010;
Source: OAI

ABSTRACT Pelaksanaan pembangunan nasional akan terwujud apabila didukung oleh situasi dan kondisi yang tertib dalam menyelenggarakan pemerintahan baik dipusat maupun di daerah termasuk di tingkat desa dan kelurahan. Dan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan menurut UU No. 5 Tahun 1979 diarahkan agar mampu melayani dan mengayomi masyarakat, mampu menggerakan prakarsa dan partisipasi masyarakat, dalam pembangunan. Pembangunan desa akan berhasil baik apabila didukung oleh partisipasi seluruh warga masyarakat. Dan optimalisasi pembangunan sangat dipengaruhi oleh bagaimana fungsi yang dijalankan oleh pihak pemerintah sebagai koordinator pelaksanaan pembangunan. Dalam hal ini pemerintah harus mampu mengkoordinasikan berbagai unit dalam pemerintahan agar dapat mendayagunakan fungsi mereka dengan baik dan memberikan kontribusi yang nyata bagi proses pembangunan. Tujuan penelitian ini yaitu (1) ingin mengetahui peran kepala desa dalam pelaksanaan pembangunan masyarakat di wilayah desa Ketanggung, (2) ingin mengetahui faktor penunjang dan penghambat dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah desa Ketanggung, (3) ingin mengetahui partisipasi masyarakat terhadap pembangunan desa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif dengan analisa kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di desa Ketanggung Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yang diperoleh dari kepala desa berserta staf dan sumber data sekunder diperoleh dari dokumen atau arsip yang ada kaitannya dengan permasalahan yang diteliti, untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan teknik dokumentasi. Sedangkan instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri. Pengecekan keabsahan data menggunakan triagulasi sumber. Analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data dari berbagai sumber, kemudian mengadakan reduksi data, pemeriksaan keabsahan data, penafsiran data menjadi teori substantif dengan menggunakan metode tertentu. Tahapan penelitian dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan terakhir tahap pelaporan. Hasil penelitian meliputi (1) kepala desa telah berperan aktif dalam setiap pelaksanaan pembangunan yang diadakan yaitu memimpin pelaksanaan pembangunan, mengkoordinasikan, pemantau dan pengevaluasi pelaksanaan pembangunan dan juga kepala desa tidak segan-segan turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi proyek pembangunan serta memberikan motivasi untuk meningkatkan kerja dalam kegiatan pembangunan, (2) faktor penunjang dan penghambat pelaksanaan pembangunan. Faktor penunjang dalam kegiatan ini adalah adanya bantuan dari pemerintah, kerja sama yang baik, dan adanya tingkat partisipasi masyarakat yang cukup baik. Sedangkan faktor penghambat adalah adanya kesalahpahaman dari sebagian anggota masyrakat terhadap alokasi dana dari pemerintah, (3) data tentang partisipasi masyarakat. Masyarakat telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembangunan berupa swadaya masyarakat dan bantuan secara gotong royong.

9 Bookmarks
 · 
5,740 Views