Article

Perencanaan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Yang Optimum Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia KIM-Mabar

Source: OAI

ABSTRACT Pokok permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah bagaimana menentukan pemesanan yang optimal untuk setiap bahan baku proses sehingga diperoleh biaya persediaan yang optimum pada PT. Charoen Pokphand Indonesia KIM – Mabar yang merupakan pabrik pakan ternak. Tujuan dalam menentukan ukuran pemesanan tersebut adalah untuk menghindari biaya yang tidak wajar (dalam hal ini biaya sangat besar), tetapi tidak mengurangi tingkat pelayanan kepada konsumen (karena terjadinya stockout). Langkah awal dalam menyelesaian permasalahan tersebut ialah dengan melakukan peramalan permintaan pakan ternak untuk satu tahun kedepan, yaitu permintaan untuk tahun 2009. Peramalan dilakukan dengan dua metode dan kemudian dipilih satu peramalan yang dinilai lebih sesuai dengan melakukan uji F. Hasil peramalan produk jadi kemudian dijabarkan menjadi jumlah permintaan masing-masing bahan baku yaitu : jagung, BKK (bungkil kacang kedelai) dan PKM (palm kernel mill). Dengan diperolehnya jumlah kebutuhan bahan baku tersebut, faktor-faktor yang dipertimbangkan untuk menentukan ukuran pemesanan adalah jumlah permintaan, data biaya persediaan dan leadtime. penentuan jumlah pemesanan yang optimal berdasarkan metode Q atau metode jumlah pemesanan tetap. Melalui metode EOQ ditentukan jumlah pemesanan untuk setiap bahan baku. Setelah itu dilakukan perhitungan mengenai jumlah persediaan pengaman dengan service level sebesar 95%. Hal ini dilakukan karena kemungkinan adanya perubahan permintaan selama leadtime dan/atau terjadinya keterlambatan kedatangan bahan baku yang dipesan tersebut. Total biaya persediaan yang harus dikeluarkan untuk masing-masing bahan baku ialah : Rp. Rp. 23,127,191,- untuk bahan baku jagung, Rp. 26,017,899,- untuk bahan baku BKK dan Rp. 5,382,785,- untuk bahan baku PKM. 020403030

0 Bookmarks
 · 
257 Views