Article

Ketahanan Papan Komposit Dari Limbah Batang Kelapa Sawit (Elaeis guinensis Jacq) dan Plastik Polipropilena Terhadap Cuaca

Source: OAI

ABSTRACT The oil palm stems is one of the waste oil palm oil manufacturing industry, the while polypropylene plastics is one of the house-waste that come from the bottle mineral water. Both of these waste can be used as a basic materials in producing plastics composite board. This product is one of the alternative to substitute solid wood. The purpose of this research is to know the endurance of composite board toward the weather in purpose using of high quality exterior, economic, and good environment. The board sample target density was 0,8 g/cm3. The treatment between oil palm oil stems particle among polypropylene (PP) plastics (pure and recycled) and the additing a maleated additive polypropylene (MAPP) with the trial of outdoor exprosure in theree month. The number of MAPP that addited is 5% from PP weight. The pressing temperature that used is 1800C, pressing time is five minutes and melting time is five minutes and. The results of this research are : (1). Generally, physical properties from the composite boards that fulfill the JIS A 5908-2003. (2). The mechanical properties this composite boards before and after blench-field in theree month, as fulfiil JIS A 5908-2003, except MOE. Batang Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan salah satu limbah indusri kelapa sawit sedangkan Plastik Polipropilena (Murni dan Daur Ulang) adalah salah satu limbah rumah tangga yang berasal dari botol kemasan air mineral. Kedua limbah tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan papan komposit plastik. Produk ini merupakan salah satu alternatif pengganti kayu solid. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketahanan papan komposit terhadap cuaca untuk tujuan penggunaan eksterior yang berkualitas tinggi, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kerapatan sasaran papan komposit adalah 0.80 g/cm3. Komposisi bahan antara partikel batang sawit dengan plastik polipropilena (muri dan daur ulang) dengan penambahan aditif MAPP dengan pengujian pemaparan di lingkungan luar selama tiga bulan. Banyaknya MAPP yang ditambahkan adalah 5% dari berat PP. Suhu kempa yang digunakan adalah 1800C, waktu kempa (pressing time) adalah selama 5 menit dan waktu pelunakan (melting time) adalah 5 menit. Hasil dari penelitian ini adalah : (1). Secara umum, sifat fisis dari papan komposit yang dihasilkan memenuhi standar JIS A 5908-2003. (2). Sifat mekanis papan komposit juga memenuhi standar JIS A 5908-2003, kecuali MOE. 051203019

0 Bookmarks
 · 
201 Views