Article

Pengaruh Pengetahuan Dan Motivasi Perawat Terhadap Kelengkapan Pengisian Dokumentasi Asuhan Keperawatan Pada Rekam Medis Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Haji Medan

Source: OAI

ABSTRACT Quality health services can not be separated from the role of medical personnel and non-medical, one of them is nurse. The problems in Haji Hospital Medan in nurse’s care in the medical record were still low. Based on a preliminary survey by taking the 50 files of medical records at July 2009 showed that the percentage of completeness only 55%. The low level of completeness of nurse’s care documentation of at the medical records allegedly associated with the knowledge and motivation factors nurses. The purpose of this study is to analyze the influence of knowledge and the motivation nurse on the completeness of nurse’s care documentation at medical records in Haji Hospital Medan. Type of survey research was explanatory. The population of this study were all of the 149 nurses and 138 of them were selected to be sample. The data for this study were obtained through questionnaire based interviews and observation. The data obtained were analyzed through multiple regression test at α = 5%. The results of this study showed that statistically the knowledge variable (filling procedures and legal aspects of medical records) and the motivation intrinsic or extrinsic (responsibilities, accomplishments, awards, salaries, working conditions) nurses had significantly influenced on the completeness of nurse’s care documentation at medical records (p<0.05), while the variables of personal relationships did not have any influenced (p>0.05). Completeness of filling of nurse’s care documentation in medical records (30.4%) at enough complete category. Variable salary had the most dominant influenced on the completeness of filling of nursing care documentation in medical records. The management of Haji Hospital Medan is suggested to: 1) Establish a special officer to the completeness of filling of nurse’s care documentation at medical records, 2) The hospital management can make policy rewards and punishment provision, 3) Increased knowledge about procedure and application procedures for evaluation of the items on the medical records in accordance with the regulation of health minister 269/Menkes/PER/III/2008 about medical record. Pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak terlepas dari peran tenaga medis dan non medis, salah satu di antaranya adalah tenaga perawat. Permasalahan di Rumah Sakit Haji Medan adalah rendahnya kelengkapan asuhan keperawatan. Survei pendahuluan terhadap 50 berkas rekam medis bulan Juli Tahun 2009, bahwa persentase dokumentasi asuhan keperawatan yang lengkap hanya 55%. Rendahnya tingkat kelengkapan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan pada rekam medis tersebut diduga terkait dengan faktor pengetahuan dan motivasi perawat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pengetahuan dan motivasi perawat terhadap kelengkapan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan pada rekam medis di ruang rawat inap Rumah Sakit Haji Medan. Jenis penelitian survei explanatory. Populasi dalam penelitian seluruh perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Haji Medan sebanyak 149 orang dan sampel sebanyak 138 orang perawat yang terlibat langsung mengisi rekam medis. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner dan melakukan observasi tentang kelengkapan pengisan dokumentasi asuhan keperawatan pada rekam medis, dianalisis dengan regresi berganda α=0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik variabel pengetahuan (tata cara pengisian dan aspek hukum rekam medis) dan motivasi intrinsik maupun ekstrinsik (tanggung jawab, prestasi, penghargaan, gaji, kondisi kerja) perawat berpengaruh signifikan terhadap kelengkapan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan pada rekam medis (p<0,05), sedangkan variabel hubungan antar pribadi tidak berpengaruh (p>0,05). Kelengkapan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan pada rekam medis (30,4%) kategori cukup lengkap. Variabel gaji memberikan pengaruh yang paling dominan terhadap kelengkapan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan pada rekam medis. Disarankan kepada manajemen rumah sakit Haji Medan untuk:1) Menetapkan petugas khusus yang bertugas untuk melakukan pengisian rekam medis, 2) Pihak manajemen rumah sakit dapat membuat kebijakan pemberian reward dan punishment, 3) Meningkatkan pengetahuan perawat tentang tata cara pengisian rekam medis dan aspek hukum rekam medis, serta perlu ketegasan SOP tata cara dan penerapan evaluasi sesuai dengan Permenkes Nomor 269/Menkes/PER/III/2008 tentang rekam medis. 077013020

1 Bookmark
 · 
384 Views