Article

Aplikasi Pestisida dan Analisa Residu Pestisida Golongan Organofosfat Pada Beras di Kecamatan Potibi Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2009

Source: OAI

ABSTRACT Pesticide residu in plant can from the resualt spray at plant, pesticide residu find in all organ plants like...leaf, fruits, and akar, especially in fruits, this residu find in skin and daging from fruits. Portibi is one region the center of rice in Padang Lawas Utara. purpose of research to knows application method and pesticide residu kind organofosfat at rice in kecamatan portibi kabupaten padang lawas utara. This research kind was the research deskriptif survey which function Residu pestisida pada tanaman dapat berasal dari hasil penyemprotan pada tanaman. Residu insektisida terdapat pada semua tubuh tanaman seperti batang, daun, buah, dan juga akar. Khusus pada buah, residu ini terdapat pada permukaan maupun daging dari buah tersebut. Gunung tua merupakan salah satu daerah sentra produksi beras di kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi dan kadar residu pestisida golongan organofosfat pada beras di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini adalah penelitian survei yang bersifat deskriptif yaitu menggambarkan aplikasi dan kadar residu pestisida yang terdapat pada beras yang ada di Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara tahun 2009. Berdasarkan hasil penelitian karakteristik petani diperoleh kelompok umur responden terbanyak di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara adalah kelompok umur 40-49 tahun yaitu sebanyak 4 orang (40%), jenis kelamin perempuan dan laki-laki sama banyaknya yaitu 5 orang (50%), pendidikan yaitu tidak tamat SD dan tidak tamat SMP yaitu masing-masing sebanyak 5 orang (50%). Aplikasi pestisida yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu dosis sewaktu menyemprotkan pestisida adalah 20 ml setiap kali penyemprotan dengan jumlah responden 7 orang (70%), frekuensi penyemprotan selama masa tanam yaitu 1-3 kali penyemprotan yaitu sebanyak 7 responden (70%), penyemprotan terakhir sebelum panan 2 minggu, jenis varietas beras yang paling banyak ditanam adalah jenis beras siherang yaitu 5 sampel (50%), berdasarkan pemeriksaan ditemukan 8 jenis beras yang positif mengandung residu pestisida yaitu 4 jenis beras siherang, dengan nilai Rf residu 0,065, 1 beras jenis IR 64 dengan Rf Residu 0,0455, beras Santana 0,065, Sendang Sri 0,065 dan beras IR 66 sebesar 0,045. Berdasarkan penelitian, disarankan kepada petani untuk memperhatikan tata cara pengaplikasian pestisida yang sesuai untuk menghindari akumulasi pestisida pada beras, kepada Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas Utara untuk lebih berperan aktif lagi dalam mensosialisasikan tata cara pengaplikasian pestisida yang tepat. Residu pestisida pada tanaman dapat berasal dari hasil penyemprotan pada tanaman. Residu insektisida terdapat pada semua tubuh tanaman seperti batang, daun, buah, dan juga akar. Khusus pada buah, residu ini terdapat pada permukaan maupun daging dari buah tersebut. Gunung tua merupakan salah satu daerah sentra produksi beras di kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aplikasi dan kadar residu pestisida golongan organofosfat pada beras di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini adalah penelitian survei yang bersifat deskriptif yaitu menggambarkan aplikasi dan kadar residu pestisida yang terdapat pada beras yang ada di Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara tahun 2009. Berdasarkan hasil penelitian karakteristik petani diperoleh kelompok umur responden terbanyak di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara adalah kelompok umur 40-49 tahun yaitu sebanyak 4 orang (40%), jenis kelamin perempuan dan laki-laki sama banyaknya yaitu 5 orang (50%), pendidikan yaitu tidak tamat SD dan tidak tamat SMP yaitu masing-masing sebanyak 5 orang (50%). Aplikasi pestisida yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu dosis sewaktu menyemprotkan pestisida adalah 20 ml setiap kali penyemprotan dengan jumlah responden 7 orang (70%), frekuensi penyemprotan selama masa tanam yaitu 1-3 kali penyemprotan yaitu sebanyak 7 responden (70%), penyemprotan terakhir sebelum panan 2 minggu, jenis varietas beras yang paling banyak ditanam adalah jenis beras siherang yaitu 5 sampel (50%), berdasarkan pemeriksaan ditemukan 8 jenis beras yang positif mengandung residu pestisida yaitu 4 jenis beras siherang, dengan nilai Rf residu 0,065, 1 beras jenis IR 64 dengan Rf Residu 0,0455, beras Santana 0,065, Sendang Sri 0,065 dan beras IR 66 sebesar 0,045. Berdasarkan penelitian, disarankan kepada petani untuk memperhatikan tata cara pengaplikasian pestisida yang sesuai untuk menghindari akumulasi pestisida pada beras, kepada Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas Utara untuk lebih berperan aktif lagi dalam mensosialisasikan tata cara pengaplikasian pestisida yang tepat. 061000087

0 Bookmarks
 · 
127 Views