Article

Pengaruh Kayambang Untuk Menurunkan Kadar Biological Oxygen Demand (Bod) Air Limbah Di Pengolahan Kelapa Sawit

Source: OAI

ABSTRACT 001000275 Dengan semakin pesatnya perkembangan dan pertumbuhan teknologi, sehingga menyebabkan tingginya tingkat pencemaran, salah satunya yang berasal dari kegiatan industri, akan tetapi pertumbuhan industri tersebut tidak diiringi oleh pengendalian-pengendalian terhadap dampak negatif yang ditimbulkan oleh industri tersebut yaitu berupa limbah. Dimana limbah yang dikeluarkan oleh kegiatan industri tersebut mempunyai parameter yang berdampak terhadap lingkungan, salah satunya adalah Biological Oxygen Demand(BOD). Adapun upaya pengendaliannya adalah dengan cara menurunkan angka BOD itu sendiri sampai dengan baku mutu industri yang diizinkan, yaitu salah satu dengan memanfatakan tumbuhan air jenis Kayambang sebagai salah satu pengolahan limbah secara biologis yaitu dengan cara Biofilter. Penelitian ini bersifat eksperimen yaitu dengan perlakuan Kayambang terhadap air limbah pada pengolahan kelapa sawit (PKS) dengan dosis masing-masing 0,5 kg/15 liter, 1 kg/15 liter, dan 1,5 kg/15 liter serta kontrol dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan dosis yang efektif untuk menurunkan BOD air limbah PKS. Pengamatan dilakukan setelah tiga hari pembiakan kayambang dengan dosis masing-masing tersebut diatas kedalam air limbah. Dimana dari hasil pengamatan menunjukkan bahwaangka BOD Air Limbah PKS (ALPKS) Kebun Rambutan Tebing tinggi, masih belum sesuai dengan baku mutu yang ditentukan untuk jenis industri khususnya Kelapa Sawit. Uji statistik yang digunakan adalah dengan Anova dengan tingkat kemaknaan lima persen, dimana terdapat perbedaan yang bermakna dengan adanya perlakuan kayambang untuk menurunkan BOD ALPKS, degan kata lain bahwa F hitung yaitu 180,73 sedangkan F tabel yaitu 5,14, sehingga Fh > Ft maka Ho ditolak. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan yaitu adanya dosis kayambang yang efektif untuk menurunkan BOD ALPKS. Hal ini terlihat setelah adanya perlakuan kayambang dan kemudian diperiksa di laboratorium Kebun Gunung Para, dengan hasil pengukuran pada dosis 0,5 kg/15 liter BOD rata-rata 936 mg/l, dosis 1 kg/15 liter BOD rata-rata 823 mg/l dan dosis 1,5 kg/15 liter BOD rata-rata 403 mg/l, sedangkan kontrol 1258 mg/l dan BOD sebelum perlakuan kayambang yaitu 1307 mg/l, maka dapat dinyatakan bahwa semua perlakuan dosis kayambang adalah berbeda nyata atau sangat nyata dimana semakin banyak dosis kayambang, maka akan semakin efektif untuk menurunkan BOD air limbah PKS. Dengan demikian dosis yang efektif untuk menurunkan BOD air limbah adalah dosis 1,5 kg/15 liter yaitu menurunkan BOD sampai dengan 70,39 %. Untuk itu diharapkan agar mau memanfaatkan kayambang sebagai biofilter pada kolam-kolam proses pengolahan air limbah, salah satu pada kolam terakhir sebelum dibuang ke badan air yang berguna untuk menurunkan BOD dan parameter lain. Ir. Evinaria M.Kes

7 Bookmarks
 · 
1,030 Views