Article

Peranan Deposito Berjangka Dalam Jaminan Pada Suatu Perjanjian Kredit Bank (Studi Pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Puteri Hijau Medan)

Source: OAI

ABSTRACT Di dalam dunia perdagangan dan perbankan dikenal beberapa macam surat yang pada umumnya dikenal dengan nama surat berharga. Disebut demikian karena surat-surat itu mempunyai nilai uang ataupun dapat ditukarkan dengan sejumlah uang. Jenis surat berharga yang akan dibahas lebih lanjut dalam penulisan skripsi ini adalah surat berharga jenis deposito berjangka. Penghimpunan dana dan pemberian kredit merupakan pelayanan jasa perbankan yang utama dari semua kegiatan lembaga keuangan bank dan bentuk penghimpunan dana dilakukan melalui penerimaan simpanan dalam masyarakat. Bank membutuhkan dana dari masyarakat untuk mendukung perkembangan usahanya, sedangkan masyarakat atau nasabah memerlukan jasa bank untuk meningkatkan taraf hidupnya, kesejahteraan, dan bidang usaha yang dijalaninya. Penggunaan deposito berjangka sebagai jaminan dalam perjanjian kredit seharusnya lebih dimasyarakatkan lagi mengingat proses dalam pemberian kredit dengan jaminan deposito berjangka ini bersifat sangat mudah dan liquid (mudah dicairkan). Dalam membuat metode penulisan hal-hal yang dilakukan dengan mengumpulkan beberapa bahan yang dilakukan dengan melakukan penelitian lapangan ke tempat bank yang bersangkutan. Dalam hal ini bank yang dimaksud adalah Bank Rakyat Indonesia Cabang Puteri Hijau Medan. Selain itu juga dilakukan pengumpulan dan penelitian dari sumber-sumber bacaan atau bahan-bahan tertulis dan data-data seperti dari buku-buku dan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang menyangkut dan berkaitan langsung dengan objek pembahasan yang diangkat dalam skripsi ini. Pada dasarnya hubungan deposito dengan perjanjian kredit terletak pada jaminan atau agunan uang yang digunakan dalam perjanjian kredit tersebut. Namun secara mendasar jaminan dan agunan adalah berbeda. Dalam prakteknya, deposito sebagai jaminan kredit akan dilakukan pengikatan terhadapnya. Jenis pengikatan atas deposito untuk menjamin suatu kredit adalah dengan cara gadai dan penyerahannya secara cessie. Deposito berjangka sebagai jaminan kredit merupakan alternative terbaik bagi nasabah untuk memperoleh kredit dari bank bila dibandingkan dengan jaminan lain. Selain itu bank pada umumnya dalam proses pemberian kredit lebih cepat memberi persetujuan dank karena prosedur penerimaan kredit ini tidak melalui tahap yang berbelit-belit. Dengan demikian yang menjadi hubungan antara deposito berjangka dengan perjanjian kredit adalah bahwa deposito dapat menjadi jaminan atau agunan untuk memperoleh kredit dari bank. Deposito berjangka lebih efektif dan efisien sebagai jaminan kredit dan sangat disarankan kepada bank untuk lebih memasyarakatkan dan lebih memperkenalkan jaminan ini kepada para nasabahnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perkreditan. 010200101

0 0
 · 
9 Bookmarks
 · 
1,315 Views