Article

Pembunuhan Yang Dilakukan Oleh Seorang Ibu Terhadap Anak Yang Baru Dilahirkan Ditinjau Dari Segi Psikologi Kriminil (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Medan)

Source: OAI

ABSTRACT 000200176 Ada berbagai macam kejahatan yang terjadi di bumi ini, mulai dari yang berskala besar seperti pembunuhan massal (genocide) hingga yang berskala kecil seperti pencurian, penipuan, penggelapan, perampokan, pemerkosaan dan lain sebagainya. Sejumlah kejahatan dapat terjadi seketika seperti pembunuhan tidak berencana dan semacamnya. Sementara itu, terdapat banyak bentuk kejahatan yang sudah direncanakan sebelumnya, bahkan disiapkan secara cukup matang. Dalam Pembunuhan anak terdapat unsur-unsur : a. Unsur khusus: seorang anak yang baru dilahirkan atau tidak berapa lama setelah dilahirkan b. Unsur umum: perbuatan itu merupakan perbuatan pembunuhan yang harus dilakukan dengan sengaja. c. Perbuatan itu harus dilakukan oleh seorang ibu. d. Perbuatan itu harus dilakukan oleh seorang ibu terhadap anaknya yang sedang atau tidak berapa lama setelah dilahirkan sendiri. e. Perbuatan pembunuhan itu harus dilakukan berdasarkan suatu motif yaitu si ibu didorong oleh perasaan takut akan diketahui bahwa ia melahirkan anak. Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah studi dokumen, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap dokumen-dokumen yang erat kaitannya dengan kejahatan pembunuhan anak yang dilakukan oleh ibunya guna mendapatkan landasan teoritis dan memperoleh informasi dalam bentuk hokum formal dan data melalui naskah resmi yang ada. Selain itu penulis juga melakukan penelitian lapangan dengan teknik wawancara, yaitu kegiatan tanya jawab yang dilakukan untuk memperoleh data primer secara langsung dengan responden yang terlibat Iangsung dalam penanganan kejahatan pembunuhan anak oleh ibunya. Berdasarkan penelitihan yang penulis lakukan dasar disimpulkan bahwa : Penerapan Hukum Pidana terhadap pembunuhan anak yang baru dilahirkan di Indonesia yaitu berdasarkan Pasal 341 dan Pasal 342 KUH Pidana, berdasarkan Pasal 476 ROO KUH Pidana, dan ketentuan di luar KUH Pidana seperti : Pasal 53 ayat (1) dan Pasal 58.00 No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan Pasal 4, Pasal 13, Pasal 15 dan Pasal 16 UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pembunuhan yang dilakukan ibu terhadap anak yang baru dilahirkannya yaitu adalah Faktor Internal seperti adanya perasaan malu dan untuk menjaga nama baik keluarga dan Faktor Eksternal seperti adanya celaan dari masyarakat, minimnya pengetahuan agama, faktor ekonomi dan faktor teknologi. Upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulanggi terjadinya pernbunuhan yang dilakukan ibu terhadap anak yang baru dilahirkan yaitu dengan upaya preventif (upaya untuk mencegah terjadinya kejahatan sebelum kejahatan itu terjadi dengan cara moralistik dan cara abolisionistik); upaya represif (upaya, kebijaksanaan atau tindakan yang diambil setelah terjadinya kejahatan agar kejahatan itu tidak terulang kembali) serta Upaya rehabilitatif (suatu upaya untuk memperbaiki dan membentuk para narapidana menjadi anggota masyarakat yang baik kembali). - Liza Erwina, SH, M.Hum.; Abdul Khair, SH, M.Hum.

5 Bookmarks
 · 
2,082 Views