Article

Implementasi Deklarasi Stockholm Tahun 1972 Terhadap UU No.23 Tahun 1997 Ditinjau Dari Segi Hukum Internasional

Source: OAI

ABSTRACT 010222119 Dewasa ini seiring dengan perkembangan zaman, pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah, serta kemajuan teknologi menyebabkan dampak negative yang menyebabkan rusaknya ekosistem dan pencemaran lingkungan yang dampaknya sulit untuk diatasi. Dengan keluarnya Undang-Undang NO. 23 tahun 1997 tentang ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup, yang mana Undang-undang tersebut sebagai pengganti Undang-undang No.4 tahun 1982 sebelumnya. Deklarasi Lingkungan Hidup Manusia 1972 yang dimulai dari pembangunan hukum lingkungan moderen, pembangunan hukum Nasional dan Internasional serta peningkatan pembangunan hukum lingkungan. Adapun salah satu resolusi Konferensi STOCKHOLM 1972 yang sangat menarik perhatian, adalah ditetapkannya tanggal 5 Juni setiap tahunnya sebagai hari Lingkungan Hidup Sedunia, atau World Environment Day, sebagai sarana dalam meningkatkan kesadaran umat manusia terhadap masalah lingkungan. Undang-undang No. 23 tahun 1997 didasarkan atas konsepsi lingkungan yang modern. Karenanya ia harus berperan sebagai pelopor bagi pembangunan dan pembinaan hukum Lingkungan Nasional. Di dalam Undang - undang No. 23 tahun 1997 mengenai hukum lingkungan nasional Undang-Undang NO. 23 tahun 1997 tentang ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup, terdapat beberapa ketentuan di dalamnya yang mempunyai aspek hukum lnternasional berkaitan dengan Deklarasi Lingkungan Hidup Intenasional. Namun realisasi dari pelaksanaan Undang-undang masih dilakukan secara tidak konsekuen. Dengan adanya Undang-undang No. 23 tahun 1997 pemerintah agar lebih waspada menangani dan menanggulangi masalah dampak lingkungan tersebut. - Prof. Syamsul Arifin, SH. MH; Prof. DR. Suhaidi, SH. M.Hum.

22 Followers
 · 
1,932 Views