Article

Over Kapasitas Di Lembaga Pemasyarakatan Faktor Penyebab Dan Upaya Penanggulangannya (Studi di LP Kelas I Tanjung Gusta Medan)

Source: OAI

ABSTRACT 09E01129 Penempatan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan untuk menjalani hukuman berdasarkan putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap bertujuan untuk membina pelaku tindak pidana agar menyadari kesalahannya, memperbaiki diri sehingga tidak lagi melakukan tindak pidana dan setelah menjalani masa pidananya dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri tanpa melakukan tindak pidana serta diterima kembali oleh masyarakat. Dalam kenyataannya, pelaksanaan pembinaan narapidana tersebut terdapat banyak masalah, diantaranya terjadinya kerusuhan, narapidana yang melarikan diri, meninggalnya narapidana selama menjalani masa hukumannya, sarana dan prasarana LP yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, terjadinya over kapasitas dan banyak masalah lainnya. Diantara berbagai masalah tersebut, masalah over kapasitas yang tejadi di Lembaga Pemasyarakatan hampir dialami oleh LP di seluruh Indonesia, dimana jumlah narapidana yang menjalani pembinaan di LP tersebut melebihi kapasitas (daya tampung) yang telah tersedia. Dalam skripsi yang berjudul “Over Kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan Faktor Penyebab dan Upaya Penanggulangannya” (Studi di LP Kelas I LP Tanjung Gusta Medan) ini dibahas dua permasalahan, yaitu: faktor-faktor apakah yang menjadi penyebab terjadinya over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia dan upaya-upaya apa sajakah yang dapat dilakukan untuk menanggulangi terjadinya over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan. Metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan-permasalahan tersebut di atas adalah dengan penelitian yuridis normatif dengan melakukan studi kepustakaan dan penelitian yuridis empiris dengan melakukan penelitian lapangan di LP Kelas I Tanjung Gusta Medan. Data-data yang dipergunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuisioner, serta menggunakan data sekunder yang berasal dari buku-buku, peraturan perundang-undangan dan literatur lainnya. Keseluruhan data yang telah diperoleh kemudian dianalisa secara kualitatif. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan, bahwa faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya over kapasitas di LP adalah tingginya tingkat kejahatan, pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana serta koordinasi antara sub-sub sistem dalam sistem peradilan pidana, sedangkan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi terjadinya over kapasitas di LP adalah, secara penal melalui alternatif penjatuhan pidana, yaitu pidana tutupan, pidana pengawasan, pidana denda, pidana kerja sosial, dan program pemberian bebas bersyarat, secara non penal dapat dilakukan dengan penerapan konsep diversi dan restorative justice. Persoalan over kapasitas perlu segera ditangani, apabila persoalan ini terus berlarut-larut maka proses pembinaan terhadap narapidana tidak dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya sehingga tujuan dari pemasyarakatan narapidana tidak memberikan hasil yang maksimal. Prof. Warsani, S.H. ; Dr. Marlina, S.H.,M.Hum

6 Bookmarks
 · 
1,161 Views