Article

Peranan Agen Asuransi Dalam Bidang Usaha Pemasaran Asuransi Jiwa (Studi Pada asuransi Jiwa Bersama Bumiputra 1912-Medan)

Source: OAI

ABSTRACT Pada hakikatnya kehidupan dan kegiatan manusia mengandung berbagai hal yang menunjukkan sifat ." tidak kekal". Sifat yang tidak kekal merupakan sifat alami yang tidak dapat dipastikan, kepastian tersebut dapat berwujud dalam berbagai bentuk dan peristiwa yang belum tentu menimbulkan rasa tidak aman dalam diri manusia. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi selalu berupaya untuk mengindari risiko yang membuat manusia tersebut merasa tidak aman sehingga dapat menjadi aman. Risiko yang diderita dapat berupa seperti kerusakan kerugian arau kehilangan keuntungan yang diharapkan sehingga menyebabkan timbulnya pikiran manusia berupaya untuk menghindari dan mengalihkan risiko kepada pihak lain yang bersedia menanggungnya, dalam hal ini adalah pihak Asuransi. Penulisan skripsi ini yang menjadi masalah pokok adalah bagaimanakah hubungan antara agen dengan perusahaan asuransi dalam perjanjian keagenan asuransi, bagaimanakah pengajuan klaim apabila terjadi evenemen dikaitkan dengan agen asuransi. bagaimana peranan agen asuransi dalam pemasaran asuransi jiwa. Metode yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah tergolong ke dalam jenis metode penelitian normatif dengan pengumpulan data secara studi pustaka ( library research) vaitu dengan meneliti bahan-bahan pustaka atau data-data sekunder dan juga dengun melakukan studi lapangan (field research ) disertai pengumpulan dan membaca referensi melalui peraturan, koran, majalah, internet kemudian diseleksi data-data yang layak untuk mendukung penulisan. Agen asuransi merupakan perantara dari perusahaan asuransi dengan pihak tertanggung baik dalam penutupan pertanggungan maupun dalam penyelesaian klaim asuransi. Agen bisa suatu badan hukum dan bisa juga orang perseorangan, yang melakukan tugasnya untuk dan atas nama penanggung ( prinsipalnya ) sesuai dengan surat kuasa yang diberikan oleh penanggung kepadanya. Agen asuransi adalah wakil dari penanggung. Dengan demikian apabila agen merupakan perantara dalam penutupan asuransi, maka agen menutup asuransi tersebut bukan untuk namanya sendiri, akan tetapi untuk dan atas nama principalnya. Sebagai balas jasa dari tugasnya melakukan perantara tadi, agen memperoleh komisi dari premi, jumlah mana diperolehnya dari penanggung atau principalnya. Tugas seorang agen asuransi berbeda jauh dengan tugas pekerjaan jasa lainnya. Pekerjaan agen asurunsi sangat unik yaitu harus mampu menjual produk tidak riil ( intangible ). Bentuk transaksinya pun tidak dapat selesai pada saat transaksi itu dilakukan. Tetapi harus menunggu dalam waktu lama dan bahkan seumur hidup. Oleh karena itu, agen asuransi sering juga disebut sebagai penjual janji. Demikian juga agen berkedudukan sebagai wakil perusahaan asuransi dalam mengadakan kontrak asuransi alau pertanggungan yang diatur dalam per:janjian keagenan asuransi. Bila terjadi evenemen terhadap pengambil asuransi tersebut dan polis asli belum berada di tangan nasabah, maka nota penutupan (cover note) yang diberikan oleh agen dapat dijadikan alat bukti tertulis untuk mengklaim ganti kerugian karena nota penutupan ini selain sebagai bukti lelang pernyataan kehendak yaitu penerimaan penawaran dari pihak perusahaan ( pihak asuransi ), juga berlaku sebagai polis sementara yang mempunyai kekuatan hukum yang sama seperti polis asli. Dalam AlB Bumiputera 1912 selain cover note tersebut. Kuitansi Pembayaran Titipan Premi pertama yang dibayarkan nasabah melalui agen juga bisa sebagai bukti tertulis lain sebelum polis asli selesai dibuat. Kesimpulan dalam penulisan skripsi ini, bahwa agen asuransi merupakan ujung tornbak pemasaran produk asuransi sekaligus sebagai logo dan citra perusahaan, sehingga tumbuh atau hancurnya perusahaan asuransi sangat ditentukan oleh kinerja agen asuransi tersebut. Saran terhadap kegiatan perasuransian adalah hendaknva para agen asuransi mengetahui tugas, hak dan kewajiban, larangan dan kode etik yang berlaku bagi agen asuransi serta perusahaan asuransi agar memperhatikan mutu pemberdayaan dan kesejahteraan para agen asuransi. 010200130

18 Bookmarks
 · 
3,691 Views