Article

Tindak Pidana Penipuan Di Bidang Asuransi ( Studi kasus No. 3861 / Pid. B / 2007 / PN. MDN )

Source: OAI

ABSTRACT 09E00875 Masalah penipuan banyak terjadi di berbagai peristiwa hukum. Penipuan yang dilakukan sering terjadi dengan bermoduskan asuransi sebagai objek penjaminan setiap peristiwa hukum terebut. Penggunaan asuransi sebagai penjaminan untuk mencegah timbulnya kerugian, justru digunakan sebagai alat untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain. Kurangnya pengetahuan masyarakat dan aparat penegak hukum mengenai asuransi digunakan pihak-pihak yang ingin menguntungkan dirinya sendiri, sehigga menimbulkan ketidakjelasan kepastian hukum dalan pengaturan dan pertanggungjawaban dalam asuransi. Skripsi yang berjudul “Tindak Pidana Penipuan di Bidang asuransi (Studi putusan No. 3861/Pid. B/2007/PN. MDN)” menguraikan penjelasan tentang pengaturan dan pertanggungjawaban pidana terhadap tindak pidana di bidang asuransi terkait dengan kasus yang ada (putusan No. 3861/Pid. B/2007/PN. MDN). Kompleksnya peraturan-peraturan yang ada tentang kejahatn penipuan di bidang asuransi ini tidak menjamin terciptanya dengan baik suatu pertanggungjawaban pidana yang sesuai dengan pengaturannya. Metode penelitia yang dilakukan dalam penulisan skripsi ini adalah metode yuridis normative. Pada tahap awal penelitian dilakukan dengan mempelajari berbagai literature dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan permasalahan dalam skripsi ini. Penulis melakukan analisis terhadap permasalahan melalui pendekatan terhadap asas-asas hukum serta mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan, dimana pengumpulan data dilakukan dengan metode library research (penelitian kepustakaan) yakni melakukan penelitian dengan menggunakan data dari berbagai sumber bacaan seperti peraturan perundang-undangan, buku-buku, majalah, dan internet yang dinilai relevan dengan permasalahan yang akan dibahas penulis dalam skripsi ini. Di tahap selanjutnya penulis melakukan penelitian terhadap putusan hakim No. 3861/Pid. B/2007/PN. MDN terhadap pengaturan serta pertanggungjawaban pidana yang terjadi dalam hukum positif Indonesia. Berdasarkan penelitian tersebut diketahui bahwa pengaturan tindak pidana di bidang asuransi berpedoman kepada Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dimana secara pokok penipuan diatur dalam Pasal 378 KUHP, serta penipuan di bidang asuransi dalam Pasal 381 dan 382 KUHP. Selain itu tindak pidana penipuan di bidang asuransi juga diatur dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian, dalam undang-undang ini menjelaskan kepada pelaksanaan penipuan di bidang asuransi, terkait dengan tindak pidana penggelapan premi asuransi dan tindak pidana pemalsuan dokumen asuransi. Dimana kedua tindak pidana ini sering dilakukan sebagai modus kejahatan penipuan di bidang asuransi. Hukum pidana belum berfungsi maksimal terhadap kasus tindak pidana penipuan di bidang asuransi, dengan melakukan tindak pidana penggelapan premi asuransi dan pemalsuan dokumen asuransi (Putusan No. 3861/Pid. B/2007/PN. MDN), disebabkan masiha kurangnya pegetahuan masyarakat serta aparat penegak hukum tentang tindak pidana-tindak pidana di bidang asuransi. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap pentingnya adanya pegaturan tindak pidana penipuan di bidang asuransi dapat mewujudkan suatu pertanggungjawaban pidana yang baik. Syafruddin, S.H., M.Hum., D.F.N; Dr. Marlina, S.H., M. Hum

18 Bookmarks
 · 
2,582 Views

Full-text

Download
462 Downloads
Available from
May 15, 2014