Article

Penyaluran Dana UKM Melalui Pemberian Kredit Pada PT. Bank Mandiri Cabang Solok Sumbar

Source: OAI

ABSTRACT 09E02082 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan taraf hidup rakyat banyak dan mewujudkan ekonomi pasar bebas, tetapi hal ini terkendala dalam hal penyediaan modal, maka perlu dicari solusi bagaimana sebaiknya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat diberdayakan agar dapat hidup secara wajar, dimana pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan. Namun yang paling penting adalah pengadaan dana ataupun modal guna peningkatan usaha tersebut. Dan sebagian dari dana tersebut diharapkan dari lembaga keuangan seperti lembaga perbankan. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka penulis mencoba mengkaji peranan Bank khususnya PT. Bank Mandiri Cabang Solok Sumbar dalam hal penyaluran dana kredit dalam peningkatan pendapatan dan mutu dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Skripsi ini berupaya menelaah dan mengulas prosedur penyaluran dana UKM pada PT. Bank Mandiri Cabang Solok Sumbar dan jaminan-jaminan yang dapat dijadikan sebagai agunan untuk memperoleh pinjaman kredit UKM, serta hambatan-hambatan yang dihadapi oleh pihak Bank dalam penyaluran kredit UKM, dan upaya hukum yang dapat oleh PT. Bank Mandiri Cabang Solok Sumbar terhadap nasabah debitor macet. Didalam pembahasan terhadap permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian dengan metode penelitian hukum normatif deskriptif dimana tahap awal penulis melakukan penelitian terhadap data sekunder yaitu peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kredit untuk UKM dan tahap selanjutnya penulis melakukan penelitian dengan melakukan teknik wawancara dan mengumpulkan bahan dari narasumber yaitu Bagian Perkreditan pada PT. Bank Mandiri Cabang Solok Sumbar untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penyaluran kredit bagi UKM di Kota Solok Sumbar. Dari penelitian tersebut dapat diketahui bahwa prosedur penyaluran kredit akan disetujui apabila debitor telah memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan oleh pihak bank, dan apabila terjadi kredit macet bank tidak langsung melakukan tindakan hukum yang keras, tetapi kepada debitor telah diusahakan perdamaian dan apabila perdamaian tidak tercapai maka hal ini akan dilimpahkan oleh bank kepada Kantor Piutang Negara dan Lelang (KPNL). Prof. Dr. Bismar Nasution SH., M.H. ; Dr. Sunarmi SH., M.Hum

7 Bookmarks
 · 
930 Views