Article

Pengaruh Faktor Teknikal Terhadap Harga Saham Sektor Perbankan Dan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Source: OAI

ABSTRACT 09E02688 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel teknikal yang terdiri atas indeks harga saham individu (IHSI) dan volume perdagangan terhadap pergerakan harga saham perusahaan sektor perbankan dan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 hingga 2008. Data yang digunakan adalah data sekunder. Penelitian ini menggunakan 8 perusahaan sektor perbankan dan 25 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 hingga 2008 sebagai sampel. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda melalui uji signifikansi simultan, uji signifikansi parsial dan koefisien determinasi. Pada perusahaan sektor perbankan variabel teknikal yang terdiri dari indeks harga saham individu (IHSI) dan volume perdagangan secara serentak terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel bebas (indeks harga saham individu, volume perdagangan) terhadap variabel terikat (harga saham) pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005-2008. Hal ini dapat dilihat dengan menggunakan metode analisis regresi berganda melalui uji simultan (Uji F) dengan Fhitung 11,288 dan signifikansi 0,000. Variabel teknikal yang terdiri dari indeks harga saham individu (IHSI) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005-2008 dengan thitung 3,104 dan signifikansi 0,004. Variabel teknikal yang terdiri dari volume perdagangan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005-2008 dengan thitung -3,979 dan signifikansi 0,000. Pada perusahaan sektor manufaktur variabel teknikal yang terdiri dari indeks harga saham individu (IHSI) dan volume perdagangan secara serentak terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel bebas (indeks harga saham individu, volume perdagangan) terhadap variabel terikat (harga saham) pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005-2008. Hal ini dapat dilihat dengan menggunakan metode analisis regresi berganda melalui uji simultan (Uji F) dengan Fhitung 20,872 dan signifikansi 0,000. Variabel teknikal yang terdiri dari indeks harga saham individu (IHSI) secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005-2008 dengan thitung 0,870 dan signifikansi 0,386. Variabel teknikal yang terdiri dari volume perdagangan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005-2008 dengan thitung 5,873 dan signifikansi 0,000. Drs. Syahyunan, M.Si

6 Bookmarks
 · 
709 Views