Article

Analisis Pengakuan Beban Asuransi Kerugian Menurut PSAK No. 28 pada PT. Asuransi Ramayana Tbk Cabang Medan

Source: OAI

ABSTRACT 030503131 Salah satu bagian yang penting dalam proses akuntansi adalah pengakuan pendapatan dan beban serta transaksi ekonomi yang berhubungan dengan pendapatan dan beban perusahaan. Adapun tujuan penelitian adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang pengakuan beban asuransi kerugian pada PT Asuransi Ramayana Tbk Cabang Medan dan untuk memperoleh gambaran pengakuan beban pada PT Asuransi Ramayana Tbk Cabang Medan apakah telah mengacu pada Pemyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 28 (Revisi 1996). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dimana data dikumpulkan, disusun, diinterpretasikan, dan dianalisa sehingga memberikan keterangan yang lengkap bagi pemecahan masalah. Berdasarkan hasil penelitian, PT. Asuransi Ramayana Tbk Cabang Medan memiliki kebijakan Akuntansi Keuangan sesuai Surat Keputusan Direksi No. SK 025IDMAl1992 tanggal 31 Desember 1992 dan Pemyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 28. Perusahaan mengakui beban klaim menggunakan metode accrual basis, yaitu pada saat Laporan Kerugian Pasti terbit. Namun, ada perbedaan untuk asuransi fire (kebakaran) dimana pengakuan beban klaim pada saat diterimanya Surat Perintah Pembayaran oleh kantor cabang. Pengakuan beban klaim untuk asuransi fire (kebakaran) belum mengacu pada Pemyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 28 (Revisi 1996). Adanya perbedaan pencatatan mengakibatkan jumlah beban klaim yang diakui untuk periode tahun betjalan akan terlalu besar dan akan turut mempengaruhi laba perusahaan. Drs. Arifin Akhmad, M.Si, Ak

14 Bookmarks
 · 
910 Views