Article

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Perum Pegadaian Kantor Wilayah Medan

Source: OAI

ABSTRACT 020503023 Kas merupakan hal yang paling penting dalam setiap transaksi perusahaan. Untuk itu diperlukan suatu sistem informasi akuntansi kas yang mengatur mengenai penerimaan dan pengeluaran kas yang dirancang sedemikian rupa sehingga setiap arus transaksi yang berhubungan dengan kas dapat dicatat dengan baik. Perum Pegadaian Kantor Wilayah Medan sebagai salah satu lembaga keuangan pemerintah tidak terlepas dan transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dimana volume transaksi yang terjadi sangat besar dan cepat. Kas sebagai alat pembayaran yang likuid harus dikelola dengan baik untuk menghindari penyelewengan dan penyimpangan. Penyelewengan dan penyimpangan kas dapat dihindari dengan adanya suatu sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang baik. Dengan adanya sistem informasi dan pengendalian intern yang memuaskan, maka hal-hal yang merugikan perusahaan dapat dihindari dan diminimalisisasi. Hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian di Perum Pegadaian-Kantor Wilayah Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang terdapat di Perum Pegadaian-Kantor Wilayah Medan, dan untuk mengidentifikasi penerapan atas sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang terdapat pada Perum Pegadaian-Kantor Wilayah Medan. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Metode penganalisaan data yang digunakan adalah metode deskriptif dimana data yang telah dikumpulkan, kemudian disusun dan dianalisis sehingga memberikan keterangan bagi pemecahan masalah yang dihadapi. Penulis telah melakukan analisis mengenai struktur organisasi, dan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan, dan mendapatkan beberapa kesimpulan yaitu, sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang dimiliki dan diterapkan oleh perusahaan sudah cukup baik, hal ini ditandai dengan adanya formulir dan dokumen yang dirancang sesuai dengan kegiatan usaha perusahaan dan juga transaksi yang dianggap sah setelah diotorisasi oleh pihak-pihak berwenang. Perusahaan juga telah menerapkan pengendalain intern yang memadai terhadap penerimaan dan pengeluaran kas secara umum. Namun, perusahaan belum melakukan penyetoran harian kas ke bank, dan tidak ada rapat-rapat antar bagian yang dilakukan. Hal ini akan memberi celah terhadap kemungkinan penyelewengan dan penyimpangan atas kas perusahaan. Drs. Irwan Djanahar, MAFIS., Ak.

29 Bookmarks
 · 
3,894 Views