Article

Efek Samping Terapi Radiasi Pada Rongga Mulut

Source: OAI

ABSTRACT 990600021 Terapi radiasi adalah pengobatan yang dilakukan pada jaringan hidup dengan memanfaatkan kerja dari pancaran ionisasi untuk meredakan tumor parah secara lokal. Tujuannya agar terjadi penyembuhan dengan membunuh sel-sel ganas dan mempertahankan jaringan normal sebanyak mungkin. Jenis-jenis radiasi yang ada dibagi menjadi radiasi ionisasi dan radiasi non ionisasi. Radiasi ionisasi, yaitu radiasi yang menghasilkan ion, terdiri dari radiasi sinar X, sinar gamma, radiasi sinar beta (elektron), radiasi sinar alfa, radiasi netron dan proton. Radiasi non ionisasi yaitu radiasi yang tidak menghasilkan ion, terdiri atas radiasi sinar ultra violet, sinar infra merah dan sinar ultra short wave (gelombang pendek). Terapi radiasi yang diberikan, baik itu sebagai pengobatan penyakit-penyakit keganasan tidak terlepas dari efek samping yang ditimbulkannya. Pengaruh umum radiasi pada jaringan dapat berupa kondisi yang menurun, kenaikan temperalur, rasa mual dan mau muntah. Selain itu, efek yang ditimbulkan pada kulit memperlihatkan kerusakan awal atau lanjut berupa eritema, ulserasi, perubahan pigmentasi dan epilasi. Efek-efek yang timbul pada rongga mulut dapat berupa mukositis, xerostomia atau mulut kering, karies radiasi dan komplikasi yang paling ditakuti yaitu osteoradionekrosis, Semua efek samping yang terjadi tergantung dan pemberian dosis penyinaran, jenis radiasi dan kerentanan dari tiap individu. Wilda Hafni Lubis,drg.,MSi

10 Bookmarks
 · 
636 Views