Article

Evaluasi Distribusi Pupuk Bersubsidi Dengan Konsep Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok Pada Petani Padi Sawah Di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang

Source: OAI

ABSTRACT 10E00029 Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mekanisme pendistribusian pupuk bersubsidi dengan konsep RDKK, mengidentifikasi fungsi dan peranan setiap lembaga yang terlibat didalam proses penyampaian pupuk bersubsidi, dan mengidentifikasi faktor penghambat dalam praktek pelaksanaan pendistribusian pupuk bersubsidi dengan konsep RDKK. Metode penentuan sampel dilakukan dengan cara prastudi. Pengambilan sampel secara prastudi dilakukan yaitu dengan melakukan pengambilan data dan pengamatan langsung ke daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pendistribusian pupuk bersubsidi di Kecamatan Pancur Batu hanya ada satu jenis saluran pemasaran yaitu dimulai dari PT. Petrokimia Gresik dan PPD SUMUT yang menerima pupuk subsidi dari PT. PUSRI, kemudian ke distributor resmi yaitu PT. Pertani dan CV. Karo Jambi, lalu dilanjutkan ke pedagang pengecer yang ada di Kecamatan Pancur Batu, dan selanjutnya pedagang pengecer menjual langsung pupuk subsidi tersebut ke petani yang telah mengajukan RDKK sebagai konsumen akhir. Lembaga pemasaran produsen yaitu PT. PUSRI dan PT. Petrokimia Gresik melakukan 6 (enam) jenis fungsi pemasaran yaitu penjualan, penyimpanan, transportasi, pembiayaan, penanggungan resiko dan informasi pasar. Sedangkan distributor yaitu CV. Karo Jambi dan PT. Pertani melakukan 7 (tujuh) jenis fungsi pemasaran yaitu pembelian, penjualan, penyimpanan, transportasi, pembiayaan, penanggungan resiko dan informasi pasar. Dan pedagang pengecer melakukan 5 (lima) jenis fungsi pemasaran yaitu pembelian, penjualan, pembiayaan, penanggungan resiko dan informasi pasar. Masalah yang sering terjadi dalm pendistribusian pupuk bersubsidi yang sering menyebabkan terjadinya kelangkaan pupuk di tingkat petani adalah kurangnya ketersediaan pupuk dari produsen, pupuk yang diterima petani tidak tepat waktu, banyaknya pungutan liar saat pendistribusian pupuk berlangsung. Ir. Luhut Sihombing, MP.; Ir. Iskandarini, MM

5 Bookmarks
 · 
333 Views