Article

Potensi Dan Masalah Pengembangan Agrobisnis Dan Agroindustri: Komoditi Unggulan Jagung, Kentang, Jeruk Dan Markisa Di Kabupaten Karo

Source: OAI

ABSTRACT D0200473 Penelitian ini bertujuan untuk menjawab masalah tentang: Bagaimanakah potensi pengembangan agrobisnis dan agroindustri komoditas jagung, kentang, markisa dan jeruk di wilayah Kabupaten Karo dilihat dari aspek produktivitas lahan, teknologi yang tersedia, pemasaran, ketersediaan tenaga kerja terampil dan perkiraan keunggulan komparatif, bagaimanakah keterkaitan antar komoditas tersebut dilihat dari aspek penggunaan lahan dan agroindustri, bagaimanakah keterkaitan kebelakang (backward linkage) dan keterkaitan kedepan (forward linkage) masing-masing komoditas, bagaimanakah pola atau sistem usaha tani untuk masing-masing komoditas, bagaimanakah cara mengoptimalkan pola atau sistem usaha tani masing-masing komoditas, serta masalah-masalah apakah yang dihadapi masing masing komoditas dalam upaya mengembangkan sistem agribisnis masing-masing. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, dilakukan penelitian terhadap 4 (empat) kelompok usaha tani yaitu usaha tani jagung, usaha tani kentang, usaha tani jeruk dan usaha tani markisa yang masing-masing terdiri atas 20 responden. Penelitian juga dilakukan terhadap para pejabat pemerintah, pedagang pupuk dan pedagang hasil-hasil pertanian sebanyak 20 responden. Penelitian ini berlokasi di Desa Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga (untuk kelompok usaha tani jagung), Desa Pertibi Lama, Kecamatan Merek (untuk kelompok usaha tani kentang), Desa Ujungsampun, Kecamatan Tigapanah (untuk usaha tani jeruk) dan Desa Manukmulia, Kecamatan Tigapanah (untuk kelompok usaha tani markisa). Penelitian juga dilaksanakan di kota Berastagi dan Kabanjahe (untuk para pejabat dan pedagang pupuk/pedagang hasil-hasil pertanian). Jumlah responden seeara keseluruhan adalah sebanyak 100 orang yang dijaring dengan teknik purposive-random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif yang mencakup perhitungan R/C Ratio, B/C Ratio, NPV, IRR, ROI untuk analisis usaha tani; Uji-beda rata-rata terhadap Net Income/KK dan Kebutuhan Modal serta analisis tabulasi untuk mengidentifikasi masalah-masalah sistem agrobisnis dan agroindustri. Dengan menggunakan metode tersebut diperoleh hasil-hasil sebagai berikut: 1. Komoditas jagung, kentang, markisa dan jeruk dilihat dari aspek produktivitas lahan, teknologi yang tersedia, pemasaran, ketersediaan tenaga kerja terampil memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai kegiatan agrobisnis dan agroindustri. 2. a.Terdapat hubungan antara komoditas Jagung dan kentang dilihat dari aspek penggunaan lahan. b.Tidak terdapat hubungan antar komoditas dilihat dari aspek agroindustri. 3. Masing-masing komoditas memiliki indeks keterkaitan kebelakang dan kemuka dibawah rata-rata. 4. a. Pola usaha yang optimal untuk komoditas Jagung dan kentang adalah dengan pola tanam rotasi dan multiple cropping. b. Pola usaha yang optimal untuk komoditas jeruk dan markisa adalah monokultur. 5. a. Masalah yang dihadapi dalam rangka pengembangan sistem agribisnis dan agroindustri untuk komoditi jagung, terdapat pada subsistem pemasaran. b. Masalah yang dihadapi dalam rangka pengembangan sistem agribisnis dan agroindustri untuk komoditi kentang terdapat pada subsistem pemasaran. c. Masalah yang dihadapi dalam rangka pengembangan sistem agribisnis dan agroindustri untuk komoditi jeruk terdapat pada subsistem pemasaran yaitu pengembangan pasar. d. Masalah yang dihadapi dalam rangka pengembangan sistem agribisnis dan agroindustri untuk komoditi markisa terdapat pada subsistem produksi dan pengembangan pasar. Dr. Ir. S.B. Simanjuntak, MA.; Prof. Dr. S. Hadibroto, MBA.

28 Bookmarks
 · 
2,689 Views