Article

Determinan Tindakan Masyarakat Dalam Pencegahan Penyakit Hipertensi Di Kecamatan Belawan

Source: OAI

ABSTRACT 057023011 Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian dan faktor risiko utama kematian akibat penyakit jantung. Puskesmas Kecamatan Medan Belawan merupakan salah satu Puskesmas di Kota Medan yang memiliki penderita hipertensi cukup tinggi dengan jumlah penderita tahun 2007 sebanyak 3.636 penderita. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan penelitian tentang tindakan masyarakat dalam pencegahan hipertensi di Kecamatan Medan Belawan. Rancangan penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 195 orang dengan kriteria laki-laki/ perempuan pada usia > 40 tahun, sampel diambil secara proporsional sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian pada faktor internal menunjukkan 69,7 % responden pada kelompok umur 46-60 tahun, 51,8% jenis kelamin laki-laki, 44,6 % pendidikan tamat SLTP dan 55,4 % berpenghasilan ? UMP Sumut. Hasil uji chi square menunjukkan seluruh faktor internal berhubungan dengan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan penyakit hipertensi (p=0,000). Pada faktor eksternal : 51,8 % peran media massa berada pada kategori baik dan 56,4% peran keluarga dan teman pada kategori baik. Secara statistik seluruh faktor eksternal berhubungan dengan pengetahuan masyarakat (p=0,000). Pengetahuan masyarakat pada kategori baik sebesar 48,2 %, dan secara statistik berhubungan dengan sikap (p=0,000). Tingkat pengetahuan masyarakat (48,2 %) pada kategori baik dan sikap masyarakat (48,7%) pada kategori baik. Secara statistik pengetahuan dan sikap berhubungan dengan tindakan masyarakat dalam pencegahan penyakit hipertensi (p=0,000). Hasil Hasil uji regresi logistik (multivariat)menunjukkan faktor internal berpengaruh terhadap pengetahuan masyarakat dengan nilai Exp(?) untuk umur (51,659), pendidikan (6,017), dan penghasilan (7,307). Faktor eksternal berpengaruh terhadap pengetahuan masyarakat dengan nilai Exp(?) untuk peran media massa (2.834) dan peran keluarga atau teman (3.934) Pengetahuan berpengaruh terhadap sikap tentang hipertensi dengan nilai Exp(?) ( 6.232) Demikian juga dengan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penyakit hipertensi berpengaruh terhadap tindakan masyarakat dalam pencegahan penyakit hipertensi, dengan nilai Exp(?) untuk pengetahuan (16.546 dan sikap (21.620) Diharapkan peningkatan program komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) tentang pencegahan penyakit hipertensi, pelaksanaan pelayanan kesehatan, khususnya kegiatan deteksi dini penyakit hipertensi sehingga dapat dilakukan program penanggulangan secara cepat untuk menghindari hipertensi berat sehingga masyarakat mampu meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi, serta mampu melakukan tindakan pencegahan secara baik dan benar. Masyarakat hendaknya lebih memperhatikan gaya hidup yang sehat, khususnya dalam hal pola makan, aktifitas fisik dan pengendalian stress yang dapat memicu terjadi penyakit hipertensi. Hypertension is one of the causes of death as well as a main risk factor of death caused by heart disease. The Puskesmas (Community Health Center) of Medan Belawan Sub-district is one of the community health centers in Medan which treats a quite big number of patients with hypertension (3.636 patients) in 2007. Based on this condition, it is a need to conduct a study on community action in hypertension control in Medan Belawan Sub-district. This observational analytical with cross sectional design is conducted to examine the action taken by the community to prevent the incident of hypertension with the samples of 195 persons (men and women) of ? 40 years old selected through the proportional sampling technique. Analysis data by chi square test and regression logistic test. The result of the study on the internal factor shows that 69.7% of the respondents belong to the age group of 46 – 60 years old, 51.8% are male, 44.6% are SLTP (Junior High School) graduates, 55.4% with the income ? the provincial minimum wage (UMP) of Sumatera Utara. Statistically by chi square test shows all of the internal factors are related to the knowledge of community in preventing the hypertension (p = 0.000). Of the external factor, 51.8% of the role of mass media is in good category and 56.4% of the role of family and friends is in good category. Statistically, all of the external factors are related to the knowledge of community (p = 0.000). 48.2% of the knowledge of community is in good category and is statistically related to attitude (p = 0.000). The level of the knowledge of community is in good category (48.2%) and the attitude of community is also in good category (48.7%). Statistically, knowledge and attitude are related to the action taken by the community in the prevention of hypertension (p = 0.000). The result of regression logistic test (multivariate) analysis shows that the internal factor has an influence on the knowledge of community with the value of Exp (?) = 51.659 for age, 6.017 for education and 7.307 for earnings/income. The external factor has an influence on the knowledge of community with the value of Exp (?) = 2.834 for mass media and 3.934 for the role of family and friends. Knowledge has an influence on the attitude of community toward hypertension with the value of Exp (?) = 6.232. Knowledge of community with Exp (?) = 16.546 and attitude of community toward hypertension with Exp (?) = 21.620 have an influence on the action taken by community in hypertension prevention. It is expected that the communication, information and education programs on hypertension prevention and the implementation of health service especially the activity of hypertension early detection are improved so that an accurate hypertension control program can be done immediately to prevent severe hypertension in order to enable the community to improve their knowledge on hypertension and capability of taking preventive action well. Also, the community should pay more attention to the healthy life style especially in terms of consumption pattern, physical activity and stress control that can trigger the incident of hypertension. Prof. dr. Sutomo Kasiman, Sp.PD, Sp.JP, drh.Rasmaliah, M.Kes

2 Bookmarks
 · 
827 Views