Article

Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Ibu Bekerja Dan Ibu Tidak Bekerja Tentang Imunisasi

01/2008;
Source: OAI

ABSTRACT D0300563 Imunisasi telah menunjukkan keberhasilan luar biasa dan merupakan usaha yang sangat hemat biaya dalam mencegah penyakit menular. Peran ibu dalam program imunisasi sangat penting, dan salah satu alasan rendahnya angka cakupan imunisasi adalah kurangnya partisipasi ibu, Krisis ekonomi telah membuat ibu-ibu lebih banyak mempergunakan waktu dan memfokuskan perhatian mereka untuk bekerja. Keadaan ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi pengetahuan, sikap dan perilaku mereka terhadap aspek-aspek kesehatan termasuk imunisasi, Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan membandingkan pengetahuan, sikap dan perilaku tentang imunisasi pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja. Telah dilakukan suatu studi sekat lintang pada tanggall8-23 Februari 2002 di PT.Olagafood Industri, suatu pabrik pengasil mi instan, Populasi penelitian adalah wanita pekerja dan istri karyawan pria yang tidak bekerja di luar rumah. Terhadap responden terseleksi dilakukan wawancara dengan suatu kuisioner terancang. Besar sample untuk masing-masing kelompok adalah 38. Derajat pengetahuan, sikap dan perilaku tentang imunisasi ditentukan dengan tiga kriteria : baik, kurang dan buruk Penelitian ini mendapatkan distribusi usia ibu bekerja dan ibu tidak bekerja masing-masing 19-43 tahun ( mean 25,82, SD 5,82) dan 20-42 tahun (mean 26,84, SD 5,13). Proporsi terbanyak masing-rnasing kelompok adalah usia 20-35 tahun. Tidak dijumpai perbedaan bermakna pada usia ibu, usia anak dan tingkat pendidikan ibu pada kedua kelompok. Pengetahuan baik tentang imunisasi pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja masing-masing 26% dan 21%. Perbedaan ini tidak bermakna secara statistik.(p > 0,05). Sikap baik tentang imunisasi pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja masing-masing 32% dan 66%. Secara statistik perbedaan ini bermakna.(p < 0,05) Hasil yang sama didapati pada perilaku ibu tentang imunisasi. Penelitian ini juga mendapatkan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu-ibu tentang imunisasi dengan tingkat pendidikan, Usia ibu mempunyai hubungan dengan tingkat pengetahuan dan perilaku, tetapi tidak berhubungan dengan sikap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pengetahuan tentang imunisasi antara ibu bekerja dan ibu tidak bekerja, namun perbedaan itu didapati pada sikap dan perilaku. Immunization represent a remarkably succesful and very cost-effective means of preventing infectious diseases, saving both lives and money. Mother's role in immunization program is very important, and one reason of low immunization coverage is low partisipasion of mothers. Economic crisis lead mothers to spend their time to work and focused their attention on it. This condition is worried influenzed their knowledge, attitude, and practice on immunization. The aim of this study is to know and compare knowledge, attitude, and practice on immunization between working mother and not working mother. A cross sectional study was conducted from February 18th – 23nd 2002 in PT.Olagafood Industri, a noodle manufacturing, Tj.Morawa, Medan. Respondends were female workers (having under five child) representative as working mother and wife of male workers (with similar inclusion criteria) representative as not-working mother. Selected respondens were interviewed with a designed questionnaire. Sample size for each group was 38. Degree of knowledge, attitude, and practice on immmunization established with three criterias;good, less, and bad The age distribution of working mother was 19-43 yr old ( mean 25,82; SD 5,82) and not-working mother was 20-42 yr old (mean 26,84; SD 5,13). The most common proportion for each group was age group 20-35 yr old. There were no differences in mother's age, child's age and education level between groups. Goodknowledge on immunization in working mother and not-working mother were 26% and 22%, respectively. No difference in all groups ( p > 0,05). Good attitude on immunization for working mother and not-working mother were 32% and 66%, respectively. This difference was statistically significant ( p Dr. H. Iskandar Z. Lubis

5 Bookmarks
 · 
749 Views

Full-text

View
41 Downloads
Available from