Article

Novel Karya Bokor Hutasuhut: Pendekatan Hermeneutika Historis

Source: OAI

ABSTRACT 09E01732 Penelitian yang menggunakan teori semiotik dan strukturalisme genetik ini merupakan bagian dari pendekatan hermeneutika hitoris, khususnya menemukan homologi peristiwa dalam karya sastra dengan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Batak Toba. Dengan demikian, tergambar ikon, indeks, dan simbol yang ikut menentukan segenap kejadian dalam kehidupan masyarakat tersebut. Tiga buah novel karya Bokor Hutasuhut menjadi sampel penelitian melalui uji teks dengan uji kepustakaan. Setiap teks diidentifikasi atas struktur novel, fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia yang dijadikan landasan hidup tokoh cerita. Hasil identifikasi yang terpisah dalam tiga teks dihomologikan kepada nilai budaya yang dijadikan pedoman hidup masyarakat Batak Toba. Dari pelacakan terhadap realitas fiksi dan realitas faktual tersebut dirumuskan pandangan dunia Batak Toba terhadap kekerabatan, religi, hagabeon, hukum, kemajuan, konflik, hamoraon, hasangapon, dan pengayoman dalam kehidupan zaman perang antarmarga, penjajahan Jepang, agresi militer Belanda, dan keadaan masyarakat pada masa Orde Lama. Masyarakat Batak Toba dapat melaksanakan sebagian dari pandangan dunia yang terkandung dari nilai budaya Batak Toba karena ketentuan Mulajadi Na Bolon, Tuhan yang Maha Esa, bahwa tetap ada krisis keluarga, peperangan, bencana alam, bahkan pengkhianatan yang mengganggu realisasi pandangan dunia Batak Toba secara paripurna. The use of semiotic and genetic structuralism theories in this research is part of historical hermeneutic approach, espesially in finding homology event of literature in relation to the daily life of Batak Toba society. Therefore, icon, index, and symbol which determined the whole events in the life of that society are depicted. Three novels by Bokor Hutasuhut become the samples of this research are through text and literature tests. Every text is identified on a novel structure, hermeneutical facts, collective subject, and world view which are applied as life foundation for story figures. The identification results are devided into three texts and are homologized to the cultural values which are applied as the philosophy of Batak Toba society life. The observation through the fiction and the factual realities are formulated world view of Batak Toba on the relationship, religion, hagabeon, law, improvement, conflicts, hamoraon, hasangapon, and protection in the area of civil war, and Japanese colonization, Netherland military agression, and the sociopolitical of old order period. Batak Toba society could perform a part of world view which is contained in the values of Batak Toba culture because of the Mulajadi Na Bolon’s provisions, the Almighty God, that there are always family crisis, war, natural disaster, even the betrayal which completely disturb the realization of Batak Toba word view. Prof. Amrin Saragih, M.A., Ph.D; Dr. Ikhwanuddin Nasution, M.Si

0 Bookmarks
 · 
389 Views

Full-text

View
5 Downloads
Available from