Article

Penyelesaian Kredit Macet Melalui Penjualan Dibawah Tangan Benda Jaminan Yang Diikat Dengan Hak Tanggungan (Studi Kasus Terhadap Praktek Perbankan Di Kota Medan)

Source: OAI

ABSTRACT 04015342 Salah satu ciri hak tanggungan adalah mudah dan pasti dalam pelaksanaan eksekusinya pada saat debitur cidera janji. Berdasarkan Undang-undang, penjualan obyek hak tanggungan dapat dilakukan di bawah tangan. Namun penjualan obyek hak tanggungan di bawah tangan baru dapat dilaksanakan setelah dipenuhinya syarat-syarat tertentu, yaitu jika dengan penjualan di bawah tangan tersebut akan dapat diperoleh harga tertinggi yang menguntungkan semua pihak. Dalam praktek perbankan yang pertama kali dilakukan untuk menyelesaikan terjadinya kredit macet dengan obyek hak tanggungan adalah dengan melakukan penjualan obyek hak tanggungan secara di bawah tangan, Setelah upaya ini tidak membuahkan hasil, barulah ditempuh dengan upaya lain yaitu melakukan pelelangan melalui BUPLN / PUPN atau melalui gugatan perdata ke Pengadilan. Untuk mengetahui pelaksanaan penjualan obyek hak tanggungan secara di bawah tangan sebagai upaya dalam penyelesaian kredit macet dikaitkan dengan peraturan perbankan serta membuat ulasan tentang penyelesaian kredit macet melalui penjualan obyek hak tanggungan di bawah tangan dikaitkan dengan peraturan perbankan, sehingga dapat diperoleh gambaran yang menyeluruh dan sistematis tentang penyelesaian kredit macet melalui penjualan benda jaminan yang diikat dengan hak tanggungan dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis sosiologis. Berdasarkan hasil penelitian terhadap penyelesaian kredit macet melalui penjualan di bawah tangan benda jaminan yang diikat dengan hak tanggungan pada Bank Mandiri Cabang Imam Bonjol dan Bank Danamon Cabang Iskandar Muda Medan, baik pihak bank sebagai kreditur dan nasabah sebagai debitur dalam menyelesaikan kredit macet dengan obyek hak tanggungan menghendaki untuk melakukan penjualan di bawah tangan obyek hak tanggungan tersebut sebagai upaya penyelesaian kredit macet dengan pertimbangan bahwa penjualan di bawah tangan benda jaminan yang diikat dengan hak tanggungan itu nama baik debitur akan terlindungi, prosedurnya tidak rumit, benda jaminan cepat terjual dan hemat biaya. Dan dalam prakteknya penjualan di bawah tangan obyek hak tanggungan tersebut sebagian besar memperoleh harga tertinggi. Hasil penjualan dipergunakan untuk membayar seluruh hutang debitur kepada Bank, kemudian bagi pihak ketiga yang membeli benda jaminan tersebut langsung dibuat akta jual belinya untuk keperluan perlindungan hukum terhadap pembeli, penjualan tersebut diikuti dengan balik nama pada sertifikat tanahnya sehingga sertifikat tanah tersebut sudah atas nama pembeli. Disarankan kepada pihak Bank sebagai pemberi kredit untuk bertindak lebih profesional untuk menetapkan prinsip-prinsip perkreditan yang sehat serta analisis kredit yang lebih mendalam, kemudian dilakukan pengawasan dan penyuluhan tentang peranan dari pemberian kredit yang bermanfaat. One of the guaranteed right characteristic is easy and sure in doing the execution when the time of promise defective. Base on the Regulation, selling the object of guaranteed right could do under the hand. But the selling of guaranteed right under the hand would hold after fulfilled the certain requirements, if with the selling under the hand will get the highest cost that give the advantages to each direction. In the banking practical as the first time done to finish the stuck credit with the, guaranteed right by doing the selling object of guaranteed right under the hand. After this is not result, will continue with the other effort by doing auction by BUPLNIPUPN or by data claim to Judge. To know the held of selling object guaranteed right under the hand as the effort in finishing the stuck credit related to the banking regulation and make the explanation about the settlement of stuck credit by selling object of guaranteed right under the hand related to the banking regulation, so that would get the description for all and systematic about the finishing of stuck credit by selling the things of guarantees that related to the guaranteed by using the yuridis normative approach and yuridis sociologist. Base on the analysis result to the settlement of stuck credit by selling under the hand of guaranteed things that related to the guaranteed right to Bank Mandiri Branch of Medan Jalan Imam Bonjol and Bank Danarnon Branch of Iskandar Muda Medan, event to the bank as the creditor and the consumers as the debitur in doing the stuck credit with the object of guaranteed right would do the selling under the hand of the object of guaranteed right as the effort to finishing the stuck credit that the selling under the hand of guaranteed thing related to the guaranteed even the name of debitur will protect, the procedure is easy, the guaranteed thing will soon sold and did not waste the cost. And in the selling practical of selling under the hand of object guaranteed things as the almost of them getting the highest cost. The result of selling use to pay all the debitur debt to the bank, then divide by the third person that bough the guarantee things directly make the official document of sell and buy to the need of law protection toward the buyer, the selling followed by reverse name to the land certificate so that the land certificate have been with the name of the buyer. It's suggested to the bank as the credit giver to act professionally to determine the principles of credit that health and the credit analysis doing the controlling and investigated about the roles from the credit giving as good and profitable. Prof.Dr. Mustafa Siregar, S.H

6 Bookmarks
 · 
3,143 Views