Article

Hukum Waris Pada Masyarakat Karo Muslim (Studi Di Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo)

Source: OAI

ABSTRACT 06003281 Masih adanya pluralisme hukum di Indonesia khususnya dalam hukum waris, sehingga bagi golongan penduduk Indonesia Asli yang beragama Islam, dalam hal kewarisan dapat berlaku hukum adatnya atau hukum Islam. Hal tersebut tentu berlaku juga terhadap masyarakat Karo Muslim, yaitu dalam masalah kewarisan bagi masyarakat Karo Muslim tersebut berlaku hukum waris adat Karo atau hukum waris Islam yakni Kompilasi Hokum Islam(KHI). Hukum Waris yang berlaku pada masyarakat Karo Muslim tidak bersifat statis, tetapi dinamis, maka dapat terjadi pergeseran atau perubahan pada hukum waris tersebut. Untuk itu ingin diketahui bagaimana hukum waris yang hidup ditengah-tengah masyarakat Karo Muslim. Penelitian ini mengambil Iokasi di Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo, dengan memilih Kelurahan Tigabinanga dan Desa Simpang Pergendangan sebagai kelurahan/desa sampel. Popu1asi penelitian seluruh masyarakat karo muslim yang pernah menerima warisan di lokasi penelitian. Sampel diambil 30 orang responden secara purposive sampling, karena populasinya homogen. Penelitian ini bersifat deskritif analitis. Penulis menggambarkan gejala dan fakta yang terungkap dari wawancara dengan responden dan nara sumber dengan pendekatan yuridis sosiologis, sehingga dapat diketahui hukum yang hidup ditengah-tengah masyarakat Karo Muslim di lokasi penelitian. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa anak laki-laki dan anak perempuan adalah ahli waris dan berhak memperoleh harta warisan dari orang tuanya. Hukum waris yang hidup di tengah-tengah masyarakat Karo Muslim di lokasi penelitian adalah hukum waris adat Karo yang dalam pembagian harta warisan kepada keturunan pewaris ada kecendrungan kepada hukum kewarisan Islam. There is some pluralism of law in Indonesia especially in inheritance law, therefore for Islamic native Indonesian group, can use their customary law or Islamic law in heritage. 'Of course, that thing also valid for the Moslem Karo community that is in heritage case for the Moslem Karo community can use inheritance law of Karonese Custom or Islamic law that is Islamic Law Compilation (Kompilasi Hukum Islam). The inheritance law which in used in the Moslem Karoaese has no static characteristic, but dynamic, therefore can occur a movement or changing of the inheritance law. For that want to know how inheritance law that living around Moslem Karonese. This research location is Tigabinanga District of Karo Regency; by choose Tigabinanga rural district and Simpang Pergendangen village as sampling rural/village. Research population is all Moslem Karonese who here received inheritance in the research location. 30 respondents are chosen as sample by purposive sampling method that caused of homogeneity population. This is a descriptive analytic research. This writer describe symptom and fact that expressed by interview with respondents and informer with musical sociological approach, so can be known the living law around Moslem Karonese in the research location. The research result show that sons and daughters are inheritor and have right to receive heritage good from their parents. The living inheritance law around Moslem Karonese in the research location is inheritance law of Karonese custom that in legacy portion to the inheritors there is tendency to Islamic inheritance law. Prof. Dr. runtung Sitepu, S.H., M.Hum

5 Bookmarks
 · 
690 Views