Article

Pengaruh gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan politeknik negeri Lhokseumawe

01/2008;
Source: OAI

ABSTRACT Perguruan Tinggi merupakan sebuah lembaga pelayanan jasa pendidikan, dalam melaksanakan kegiatannya perguruan tinggi harus didukung oleh Sumber Daya Manusia yang terampil dan handal. Salah satunya adalah karyawan administrasi Politeknik Negeri Lhokseumawe. Untuk meningkatkan kinerja karyawan administrasi Politeknik Negeri Lhokseumawe banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja. Dengan gaya kepemimpinan yang baik dan terpenuhinya kepuasan kerja, maka kinerja karyawan dapat ditingkatkan dan akan berdampak kepada peningkatan kinerja organisasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan Politeknik Negeri Lhokseumawe dan faktor mana yang paling mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan Politeknik Negeri Lhokseumawe. Disamping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi kinerja karyawan Politeknik Negeri Lhokseurnawe. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang pengertian gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja, kinerja, faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja, mengidentifikasi dan mengukur kinerja karyawan dan penilaian kinerja. Penelitian ini bersifat deskriptif explanatory dengan pendekatan studi kasus yang didukung oleh metode survey. Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 60 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian adalah gaya kepemimpinan, kepuasan kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Teknik analisa regresi berganda untuk menguji hipotesis digunakan uji F dan uji t pada tingkat kepercayaan 95%, (1= 5%. Koefisien determinasi (Adjusted R Square) hasil regresi adalah 44,1% menunjukkan bahwa variabel bebas (gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja) dapat menjelaskan sebesar 44,1% terhadap variabel terikat (kinerja karyawan). Berdasarkan nilai standardized coefficient diketahui secara parsial bahwa variabel kepuasan kerja mempunyai pengaruh dominan dibandingkan variabel gaya kepernimpinan. 07000996

11 Bookmarks
 · 
3,495 Views

Full-text

View
268 Downloads
Available from