Article

Pemberian Pupuk Fosfat, Kapur Karbonat dan Kompos Tandan Kosong Pada Typic Kandiudult Untuk Meningkatkan Kadar P-Tersedia dan Menurunkan Nilai pHo

Source: OAI

ABSTRACT Tanah mineral masam di daerah tropika yang tidak subur merupakan faktor pembatas utama terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Untuk menyatakan ketidaks suburan tanah ini umumnya dapat diamati dari adanya masalah defisiensi unsur hara, terutama fosfat yang disebabkan besarnya jumlah fosfat yang terfiksasi di permukaan koloid-koloid liat. Di antara beberapa kendala yang ada pada tanah Ultisol, kekahatan P merupakan kendala yang penting dan utama, Kekahatan P tidak hanya disebabkan oleh kandungan P tanah yang rendah akan tetapi juga karena sebagian besar P terikat oleh unsur-unsur logam seperti Al dan Fe sehingga P tidak tersedia di dalam tanah untuk pertumbuhan tanaman. Kendala lain yang tidak kalah pentingnya adalah rendahnya kandungan bahan organik dan muatan-muatan negatif yang rendah pada tanah Ultisol. Usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan P tanah Ultisol adalah dengan cara merubah bentuk P dari bentuk-bentuk P yang terikat kepada fase padat menjadi bentuk P tersedia yang dapat tersedia di dalam tanah dengan cara menaikkan pH tanah, meningkatkan muatan-muatan negatif pada permukaan koloid-koloid tanah dan mineralisasi bahan-bahan organik yang menghasilkan asam-asam organik. Untuk itu dicoba melalui pendekatan peningkatan ketersediaan P dengan eara pemberian pupuk fosfat, kapur karbonat dan kompos tandan kosong kelapa sawit yang diharapkan dapat mengurangi masalah kesuburan tanah mineral masam Ultisol terutama dalam hal peningkatan P-tersedia tanah. Tujuan penelitian adalah (1) untuk menetapkan besaran kadar P-tersedia dan menurunkan nilai pHo pada tanah Ultisol melalui pemberian pupuk fosfat, kapur karbonat dan kompos tandan kosong kelapa sawit serta interaksinya dan (2) menjajaki mekanisme peningkatan ketersediaan P tanah melalui pemupukan P dan pemberian bahan amelirisasi kapur karbonat dan kompos tandan kosong kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Fakultas Pertanian USU Medan. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Kimia / Kesuburan Tanah USU dan Laboratorium Kesuburan Tanah Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. Penelitian berlangsung dari bulan Februari 2001 sampai dengan September 2001. Penelitian ini menggunakan Rancangan Aeak Lengkap (RAL) Faktorial dengan tiga ulangan, Perlakuan disusun seeara faktorial 3 x 2 x 2. Faktor perlakuannya adalah sebagai berikut : Faktor pupuk fosfat terdiri dari P1= 0,92 gram SP-36/polybag (368 kg SP-36/ha atau 28,75 ppm P), Pz= 1,83 gram SP-36/polybag (732 kg SP-36/ha atau 57,50 ppm P) dan P3 = 2,75 gram SP-36/polybag (1,10 ton kg SP-36/ha atau 86,25 ppm P). Faktor kapur karbonat terdiri dari K0 = 0 gram CaC03/polybag dan KJ = 3,83 gram CaC03/polybag (1,532 ton CaC03/ha). Faktor kompos TKS terdiri dari T0 = 0 gram kompos TKS/polybag (0 ton kompos TKS/ha) dan T1 = 75 gram kompos TKS/polybag (30 ton kompos TKS/ha). Interaksi pemberian perlakuan pupuk fosfat, kapur karbonat dan kompos tandan kosong kelapa sawit menunjukkan bahwa ketiga perlakuan memberikan pengaruh nyata dalam meningkatkan Pstersedia tanah. Peningkatan kandungan P-tersedia yang dipengaruhi oleh pH CaCI2, 0,01 M, pH CaCI2 0,1 M, KTK dan pH0 tanah menunjukkan korelasi yang positif dan relatif lebih tinggi dalam membantu pembebasan bentuk-bentuk fosfat yang terfiksasi hingga berada dalam keadaan bebas di dalam tanah, Pemberian pupuk fosfat, kapur karbonat dan kompos tandan kosong kelapa sawit menyebabkan terjadinya peningkatan sejumlah muatan negatif pada permukaan koloid-koloid tanah sehingga meningkatkan pH tanah Ultisol dan P-tersedia tanah. Hasil penelitian yang dilakukan dengan melakukan inkubasi tanah dan pemberian 3 jenis perlakuan selama 30 hari sudah diperoleh indikasi dari korelasi yang nyata akibat pemberian perlakuan pupuk fosfat, kapur karbonat dan kompos tandan kosong kelapa sawit yang ditunjukkan oleh peningkatan ketersediaan P dan terjadinya peningkatan nilai titik muatan nol (PH0) pada Typic Kandiudult yang berasal dari Kebun Percobaan Tambunan A. 02012718

5 Bookmarks
 · 
1,085 Views