Article

Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Pada Media Tumbuh Sub Soil Dengan Aplikasi Kompos Limbah Pertanian Dan Pupuk Anorganik

Source: OAI

ABSTRACT ERJANITA ROTUA TAMBUNAN. Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L..) Pada Media Tanam Sub Soil Dengan Aplikasi Kompos Limbah Pertanian Dan Pupuk Anorganik. Penelitian bertujuan untuk menentukan komposisi media tanam sub soil dan kompos limbah pertanian yang terbaik untuk menggantikan fungsi top soil sebagai media tanam pada pembibitan kakao. Penelitian dilaksanakan di rumah kasa Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara pada November 2008 sampai April 2009. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Petak-Petak Terbagi (RPPT) faktorial dengan tiga faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk anorganik dengan dua faktor (dipupuk sesuai rekomendasi dan tanpa dipupuk) sebagai petak utama. Faktor kedua adalah kompos limbah pertanian dengan lima taraf (tanpa kompos, kompos tandan kosong kelapa sawit, kompos jerami padi, kompos sabut kelapa, dan kompos kulit buah kakao) sebagai anak petak. Faktor ketiga adalah media tanah sub soil dengan empat taraf (sub soil, sub soil : top soil = 3 : 1, sub soil : top soil = 2 : 2, top soil) sebagai anak-anak petak. Percobaan diulang tiga kali. Tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, bobot kering akar, bobot kering tanaman, laju assimilasi bersih dan serapan N merupakan parameter pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pupuk anorganik nyata meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, bobot kering akar, bobot kering tanaman dan serapan N tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap luas daun, laju asimilasi bersih dan laju tumbuh relatif. Pengaruh perlakuan kompos limbah pertanian dan perlakuan media tanah nyata meningkatkan seluruh parameter pengamatan seperti tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, berat kering akar, berat kering tanaman, laju asimilasi bersih, laju tumbuh relatif dan serapan N. Interaksi pupuk anorganik dan media tanah berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, bobot kering tanaman dan serapan N. Interaksi kompos limbah pertanian dan media tanah berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, bobot kering akar, bobot kering tanaman dan serapan N. Interaksi tiga perlakuan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan bobot kering tanaman. Pertumbuhan tanaman yang terbaik terdapat pada perlakuan sub soil : top soil (2:2), dengan aplikasi kompos tandan kosong kelapa sawit dan pupuk anorganik. 09E01924

11 Bookmarks
 · 
992 Views