Article

Eksplorasi Bakteri Kitinolitik: Keragaman Genetik Gen Penyandi Kitinase Pada Berbagai Jenis Bakteri

Source: OAI

ABSTRACT 06000437 Penelitian tahun I mempunyai tujuan: memperoleh data keragaman bakteri kitinolitik baik keragaman morfologi, biokimia, dan genetik; mengetahui aktifitas kitinase dari bakteri yang diisolasi; dan mengetahui indikasi awal kemampuan menghambat pertumbuhan beberapa jamur patogen tanaman dari bakteri yang diisolasi, oleh Dwi Suryanto

4 Bookmarks
 · 
228 Views
  • Source
    [Show abstract] [Hide abstract]
    ABSTRACT: Sebagai salah satu negara yang memiliki biodiversitas sangat besar, Indonesia menyediakan banyak sumberdaya alam hayati yang tak ternilai harganya, dari bakteri hingga jamur, tumbuhan, dan hewan. Pencarian isolat dan jenis organisme yang potensial untuk digunakan dalam bidang industri, pertanian, dan kesehatan merupakan pekerjaan yang harus terus dilakukan. Potensi yang tersimpan ini dapat diangkat untuk tujuan pengembangan industri dalam negeri. Sesuai dengan bidang yang saya tekuni, saya memilih bekerja dengan strain-strain bakteri yang diisolasi terutama dari daerah Sumatera Utara untuk melihat pemanfaatannya sebagai sel atau produk sel seperti protein dan enzim. Telaah-telaah yang dilakukan pada gilirannya diharapkan memberikan informasi tentang potensi (bioprospecting) sumberdaya hayati yang ada di Indonesia, khususnya Sumatera sebagai model bagi upaya pengelolaan dan pelestarian sumberdaya hayati. Disebabkan oleh karena tidak glamour dan kesulitan mengakses, orang awam tidak mengetahui nilai penting keanekaragaman mikroba. Banyak dari kita menyangka bahwa semua bakteri menyebabkan penyakit. Sesungguhnya hanya sebagian kecil saja yang memiliki potensi patogen, selebihnya dapat dimanfaatkan untuk tujuan kesejahteraan manusia. Pengetahuan tentang keanekaragaman biologi mikroba berhubungan dengan kekayaan jenis, distribusi lokal dan global, dan fungsi dalam ekosistem terlihat belum lengkap (Bull et al 2000). Berapa sesungguhnya jumlah jenis mikroba sampai saat ini belum diketahui. Dalam forum-forum resmi keanekaragaman mikroba sering terabaikan (Bull & Hardman 1991), padahal mikroba mengkatalisis transformasi unik dan murah dalam siklus biogeokimia dalam biosfer, memproduksi komponen-komponen penting dalam atmosfer bumi, dan mewakili bagian yang besar dari keanekaragaman genetik organisme (Whitman et al 1998). Disamping itu secara khusus mikroba telah digunakan untuk tujuan lain misalnya sebagai agen pengendali hama dan penyakit, agen bioremediasi dan biodegaradasi bahan pencemar, agen penghasil protein dan enzim-enzim penting yang telah dimanfaatkan dunia, agen-agen dalam bioteknologi modern, dan digunakan untuk menguak rahasia kehidupan bumi dan jagad raya. Karena nilai penting yang berhubungan langsung sebagai sumber utama dalam pengembangan bioteknologi, pelestarian microbial gene pools merupakan hal yang sangat mendesak untuk dikerjakan (Bull & Hardman 1991).